AL-HUJURAAT : 6-

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

TERJEMAH :

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

TAFSIR :

Hai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta mengerjakan syariat-Nya. Jika orang fasik datang kepada kalian dengan membawa suatu berita, maka periksalah kebenaran beritanya sebelum mempercayainya, karena dikhawatirkan kalian akan menimpakan kepada suatu kaum yang tidak bersalah dengan tindak kejahatan dari kalian sehingga menyebabkan kalian menyesal atas perbuatan itu.

AL-HUJURAAT : 7-

وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِّنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُوْلَئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ

TERJEMAH :

Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu ‘cinta’ kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,

TAFSIR :

Ketahuilah bahwa di tengah kalian ada Rasulullah, maka beretikalah bersamanya; sesungguhnya ia lebih tahu daripada kalian tentang apa yang bermaslahat bagi kalian, karena ia menginginkan kebaikan pada kalian. Sementara kalian mungkin menghendaki keburukan dan kemudharatan bagi diri kalian yang tidak tidak disetujui oleh Rasul. Sekiranya ia menuruti kemauan kalian dalam banyak urusan yang kalian pilih, niscaya hal itu menyebabkan kesusahan kalian. Tetapi Allah menjadikan kalian cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hati kalian lalu kalian beriman. Dan Dia menjadikan kamu benci kekafiran kepada Allah, keluar dari ketaatan-Nya, dan bermaksiat kepada-Nya. Orang-orang yang mensifatkan dengan sifat-sifat ini, mereak itulah orang-orang yang lurus yang meniti jalan kebenaran.

AL-HUJURAAT : 8-

فَضْلًا مِّنَ اللَّهِ وَنِعْمَةً وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

TERJEMAH :

sebagai karunia dan ni’mat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

TAFSIR :

Kebaikan yang mereka peroleh ini sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui siapa yang mensyukuri nikmat-Nya, lagi Maha Bijaksana dalam mengatur urusan makhluk-Nya.

AL-HUJURAAT : 9-

وَإِن طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِن بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ فَإِن فَاءتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

TERJEMAH :

Dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu damaikan antara keduanya! Tapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

TAFSIR :

Jika ada dua golongan dari kaum yang beriman berperang, maka damaikanlah, wahai orang-orang yang beriman, di antara keduanya, dengan menyeru keduanya supaya bertahkim (berhukum) kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nyaﷺ, serta ridha dengan hukum keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya dan menolak memenuhi seruan itu, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu hingga kembali kepada hukum Allah dan Rasul-Nya. Jika golongan itu telah kembali, makadamaikanlah di antara keduanya dengan adil, dan berlaku adillah dalam keputusan kalian, yaitu keputusan kalian tidak melanggar hukum Allah dan hukum Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang adil dalam keputusan hukum mereak, lagi memutuskan perkara diantara makhluk-Nya dengan  adil. Ayat ini berisikan penetapan sifat mahabbah (mencintai) bagi Allah berdasarkan hakikatnya, sebagaimana yang pantas menurut keagungan-Nya.

ASBABUN NUZUL

“Dan kalau ada dua golongandari mereka yang beiman itu berperang..” Ayat 9. Said bin Mansur dan Ibnu Jarir meriwayatkan dari Abu Malik berekata, “Ada dua laki-laki dari kaum muslimin berselisih maka kaum masing-masing orang marah membela kawannya, mereka saling pukul dengan tangan dan sandal, maka Allah menurunkan ayat, “Dankalau ada dua golongan …..” ayat 9.

AL-HUJURAAT : 10-

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

TERJEMAH :

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu saudara seagama, maka damaikanlah di antara kedua saudara kalian, jika keduanya saling berperang. Dan takutlah kepada Allah dalam segala urusan kalian, supaya kalian mendapatkan rahmat.

TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-HUJURAAT 6-10
share

Tinggalkan Balasan

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*