AL-HUJURAAT : 11-

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَومٌ مِّن قَوْمٍ عَسَى أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاء مِّن نِّسَاء عَسَى أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الاِسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

TERJEMAH :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri [1410] dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman [1411] dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.


[1410] “Jangan mencela dirimu sendiri” maksudnya ialah mencela antara sesama mu’min karana orang-orang mu’min seperti satu tubuh.
[1411] Panggilan yang buruk ialah gelar yang tidak disukai oleh orang yang digelari, seperti panggilan kepada orang yang sudah beriman, dengan panggilan seperti: hai fasik, hai kafir dan sebagainya.

TAFSIR :

Hai orang-orang yang mempercayai Allah dan Rasul-Nya serta melaksanakan syariat-Nya. Janganlah suatu kaum beriman mengolok-olokkan kaum yang beriman lainnya,karena boleh jadi mereka yang diolok-olok itu lebih baik daripada mereka yang mengolok-olok. Jangan pula wanita-wanita Mukminat mengolok-olok wanita-wanita mukminat lainnya, karena boleh jadi wanita-wanita yang diolok-olok itu lebih baik dari pada wanita-wanita yang mengolok-olok. Janganlah sebagian dari kalian dari kalian mencela sebagian yang lainnya, dan janganlah sebagian dari kalian memanggil sebagian yang lain dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk sifat dan nama adalah kefasikan, yaitu mengolok-olok, mencela dan panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk, sesudah kalian masuk islam dan memahaminya. Barangsiapa tidak bertaubat dari perbuatan mengolok-olok, mencela, panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk, dan kefasikan, maka mereka itulah orang-orang dzhalim terhadap diri mereka dengan melakukan larangan-larangan ini.

ASBABUN NUZUL :

 “Dan jangan memanggil dengam gelar yang mengandung ejekan.” Ayat 11. Ashabus Sunan yang empat meriwayatkan dari Abu Jarir bin ad-Dhahhak berkata, “seorang laki-laki dari kami mempunyai dua atau tiga nama, maka dipanggil dengan salah satu namanya, bisa jadi dia membencinya, maka turun ayat, “Dan jangan memanggil dengan gelar yang mengandung ejekan…” Ayat 11.

AL-HUJURAAT : 12-

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

TERJEMAH :

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

TAFSIR :

Hai orang-orang yang mempercayai Allah dan Rasul-Nya. Jauhilah banyak prasangka buruk kepada orang-orang yang beriman; sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Janganlah mencari-cari rahasia orang-orang muslim, dan janganlah sebagian dari kalian membicarakan sebagian yang lain apa yang tidak disukainya saat ia tidak ada (yakni menggunjingnya). Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentulah kalian tidak menyukainya. Dan takutlah pada Allah berkenan dengan apa yang Dia perintahkan kepadakalian dengannya dan apa yang dilarang-Nya terhadap kalian. Sesungguhnya Allah Maha menerima taubat para hamba-Nya yang beriman, lagi Maha Penyayang kepada mereka.

ASBABUN NUZUL :

Firman Allah ta’ala, “Dan janganlah menggunjing satu sama lain..” Ayat 12.

Ibnul Mundzir neriwayatkan dari Ibnu Juraij berkata, “Mereka mengklaim bahwa ia turun peda Salman al-Farisi. Dia makan lalu tidur lalu mendengkur, maka seorang laki-laki menyebut makannya dan tidurnya, lalu ayat12 ini turun.

AL-HUJURAAT : 13-

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

TERJEMAH :

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

TAFSIR :

Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kalian satu bapak, yaitu Adam, dan dari satu ibu, yaitu Hawa, sehingga tidak ada perbedaan keutamaan di antara kalian dalam hal nasab. Dan kami menjadikan kalain, lewat proses reproduksi, mernjadi berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kalian saling mengenal satu sama lain. sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa lagi Maha Mengenal mereka.

ASBABUN NUZUL :

“Hai manusia….” ayat 13. Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari Ibnu Abu Mulaikah berkata, “Pada hari Fathu Makkah Bilal naik ke punggung Ka’bah, dia beradzan, maka sebagian orang berkata, “Apakah hamba sahaya hitam ini yang beradzan di atas Ka’bah ?” Sebagian dari mereka berkata, “Jika Allah tidak menyukai ini maka Dia akan merubahnya.” Maka Allah menurunkan ayat, “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan….” Ayat 13.

AL-HUJURAAT : 14-

قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا قُل لَّمْ تُؤْمِنُوا وَلَكِن قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ وَإِن تُطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَا يَلِتْكُم مِّنْ أَعْمَالِكُمْ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

TERJEMAH :

Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman”. Katakanlah: “Kamu belum beriman, tapi katakanlah ‘kami telah tunduk’, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

TAFSIR :

Orang-orang Arab Badui itu berkata, “Kami telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan keimana yang sempurna. “Katakanlah kepada mereka, wahai Nabi, “Janganlah kalian mengklaim diri kalian memiliki keimanan yang sempurna, tetapi katakanlah, “kami telah tunduk,” karena iman belum masuk ke dalam hati kalian. Dan jika kalian menaati Allah dan Rasul-Nya, maka Dia tidak akan mengurangi sedikitpun dari pahala amalan kalian. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun terhadap orang yang bertubat dari dosa-dosanya, lagi Maha Penyayang kepadanya. Ayat ini berisikan hardikan terhadap orang yang menampakkan keimana dan mengikuti sunnah, sementara perbuatannya terbukti menyelisihi hal itu.

AL-HUJURAAT : 15-

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang mempercayai Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariat-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dalam keimana mereka, dan mereka memberikan harta mereka yang berharga dan jiwa mereka untuk berjihad di jalan Allah, mentaati-Nya dan mencari keridhaan-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar dalam keimanan mereka.

TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-HUJURAAT 11-15
share

Tinggalkan Balasan

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*