AL-FATH : 21-

وَأُخْرَى لَمْ تَقْدِرُوا عَلَيْهَا قَدْ أَحَاطَ اللَّهُ بِهَا وَكَانَ اللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرًا

TERJEMAH :

Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya [1403]. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


[1403] Maksudnya: Allah telah menjanjikan kepada kaum muslimin untuk menaklukkan negeri-negeri yang lain yang di waktu itu mereka belum dapat menaklukkannya; tetapi negeri-negeri itu telah dipastikan Allah untuk ditaklukkan oleh kaum Muslimin dan dijaga-Nya dari penaklukan-penaklukan orang-orang lain. Janji Allah ini telah terbukti dengan ditaklukkannya negeri-negeri Persia dan Rumawi oleh kaum Muslimin.

TAFSIR :

Dan telah menjanjikan pula kepada kalian harta rampasan lainnya yang belum dapat kalian kuasai, tapi Allah ta’ala Mahakuasa atas hal itu. Ia ada dalam pengaturan dan kekuasaan-Nya. Namun Dia telah menjanjikannya kepada kalian, dan apa yang dijanjikan-Nya pasti terjadi. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang melemahkan-Nya.

AL-FATH : 22-

وَلَوْ قَاتَلَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوَلَّوُا الْأَدْبَارَ ثُمَّ لَا يَجِدُونَ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا

TERJEMAH :

Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.

TAFSIR :

Sekiranya orang-orang kafir Quraisy di Makkah memerangi kalian, pastilah mereka kalah dari kalian, sebagaimana yang dilakaukan oleh orang yang kalah dalam peperangan. Kemudian mereka tiada memperoleh dari selain Allah pelindung yang dapat melindungi mereka dari serbuan kalain, dan tidak pula penolong yang menolong mereka untuk memerangi kalain.

AL-FATH : 23-

سُنَّةَ اللَّهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلُ وَلَن تَجِدَ لِسُنَّةِ اللَّهِ تَبْدِيلًا

TERJEMAH :

Sebagai suatu sunnatullah [1404] yang telah berlaku sejak dahulu,kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.


[1404] ” Sunnatullah ” yaitu hukum Allah yang telah ditetapkanNya.

TAFSIR :

sebagai sunnatullah yang telah ditetapkan Allah bagi makhluk-Nya yang telah berlaku sejak dahulu, yaitu dengan memenangkan tentara-Nya dan mengalahkan musuh-Nya. Dan kamu –wahai Nabi- sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.

AL-FATH : 24-

وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُم بِبَطْنِ مَكَّةَ مِن بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا

TERJEMAH :

Dan dia-lah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka, dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

TAFSIR :

Dia-lah yang menahan tangan orang-orang musyrik dari kalian, dan menahan kalain dari mereka di tengah kota Makkah sesudah kalain menguasai mereka, lalu mereka beada di bawah kekuasaan kalian. Orang-orang musyrik itulah orang-orang yang menyerang pasukan Rasulullah ﷺ di Hudaibiyah, lalu kaum muslimin menangkap mereka, kemudian membiarkan mereka dan tidak membunuh mereka. Mereka berjumlah sekitar 80 orang. Dan Allah Maha Melihat amal-amal kalian, tidak ada satupun yang luput dari-Nya.

AL-FATH : 25-

هُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْهَدْيَ مَعْكُوفًا أَن يَبْلُغَ مَحِلَّهُ وَلَوْلَا رِجَالٌ مُّؤْمِنُونَ وَنِسَاء مُّؤْمِنَاتٌ لَّمْ تَعْلَمُوهُمْ أَن تَطَؤُوهُمْ فَتُصِيبَكُم مِّنْهُم مَّعَرَّةٌ بِغَيْرِ عِلْمٍ لِيُدْخِلَ اللَّهُ فِي رَحْمَتِهِ مَن يَشَاء لَوْ تَزَيَّلُوا لَعَذَّبْنَا الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

TERJEMAH :

Merekalah orang-orang yang kafir yang menghalangi kamu dari (masuk) Masjidil Haram dan menghalangi hewan korban sampai ke tempat (penyembelihan)nya. Dan kalau tidaklah karena laki-laki yang mu’min dan perempuan-perempuan yang mu’min yang tiada kamu ketahui, bahwa kamu akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu ditimpa kesusahan tanpa pengetahuanmu (tentulah Allah tidak akan menahan tanganmu dari membinasakan mereka). Supaya Allah memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Sekiranya mereka tidak bercampur-baur, tentulah Kami akan mengazab orang-orang yag kafir di antara mereka dengan azab yang pedih.

TAFSIR :

Kaum kafir Quraisy, merekalah orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Allah, menghalangi kalian pada peristiwa Hudaibiyah dari masuk masjidil Haram, dan menghalangi hewan korban (hadyu) serta menahannya sampai ke tempat penyembelihannya, yaitu al-Haram. Seandainya bukan karena kaum laki-laki Mukmin yang lemah dan perempuan-perempuan mukminah yang ada di tengah kaum kafir tersebut di Makkah, yang menyembunyikan keimanan mereka karena kekhawatiran diri mereka, yang tiada kalian ketahui; karena kekhawatiran kalian menyerang mereka dengan pasukan kalian lalu membunuh mereka sehingga kalian mendapatkan dosa, aib dan tanggungan dengan tanpa pengetahuan, tentulah Allah telah menguasakan kalian atas mereka; supaya Allah memasukkan ke dalam rahmat-Nya siapa yang Dikehendaki-Nya, lalu Dia menganugerahkan kepda mereka keimanan setelah kekafiran. Sekirangya orang-orang mukmin baik laki-laki maupun perempuan, bisa dibedakan dari orang-orang musyrik Makkah dan mereka keluar dari tengah-tengah mereka, tentulah Kami telah telah mengadzab orang-orang kafir dan mendustakan di antara mereka dengan adzab yang menyakitkan pedih.

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Fath 21-25
share

Tinggalkan Balasan

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*