Tafsir Al-Muyasar Surat Muhammad 1-5

MUHAMMAD: 1-

الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَن سَبِيلِ اللَّهِ أَضَلَّ أَعْمَالَهُمْ

TERJEMAH :

Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka. [1392]


[1392] Maksudnya: Semua amal perbuatan mereka tidak mendapat bimbingan dari Allah, tidak dihargai dan tidak mendapat pahala.

TAFSIR :

Orang-orang yang mengingkari bahwa Allah, Dia-lah Ilah yang haq semata tiada sekutu bagi-Nya, dan menghalang-halangi manusia dari agama-Nya, maka Allah menghapus amal-amal mereka, dan mencelakakan mereka karenanya.

MUHAMMAD: 2-

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَآمَنُوا بِمَا نُزِّلَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَهُوَ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَأَصْلَحَ بَالَهُمْ

TERJEMAH :

Dan orang-orang mu’min dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.

TAFSIR :

Orang-orang yang berimankepada Allah, mengikuti syari’at-Nya, dan membenarkan kitab yang diturunkan kepada Muhammad ﷺ dan itulah yang haq dari Rabb mereka tiada kereguan padanya, maka Allah menghapus dan menutupi kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan, sehingga Dia tidak menghukum mereka karenanya, dan memperbaiki keadaan mereka di dunia dan akhirat.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firman Allah, “Orang-orang kafir dan menghalang-halangi jalan Allah, Allah menghapus amal-amal mereka,” Ayat 1. dia berkata, “mereka adalah penduduk Makkah. Dan firman Allah ta’ala, “Dan orang-orang Mukmin dan beramal shalih…” Ayat 2, Dia berekata, “Mereka adalah orang-orang Anshor.”

MUHAMMAD: 3-

ذَلِكَ بِأَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا اتَّبَعُوا الْبَاطِلَ وَأَنَّ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّبَعُوا الْحَقَّ مِن رَّبِّهِمْ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ لِلنَّاسِ أَمْثَالَهُمْ

TERJEMAH :

Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang bathil dan sesungguhnya orang-orang mu’min mengikuti yang haq dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka.

TAFSIR :

Disesatkan atau diberi petunjuk itu sebabnya adalah karena orang-orang kafir mengikuti setan lalu mentaatinya, sedangkan orang-prang yang beriman mengikuti Rasul ﷺ dan apa yang dibawanya berupa cahaya dan petunjuk. Sebagaimana Allah telah menjelaskan apa yang telah diperbuat-Nya terhadap dua golongan, kaum kafir dan kaum beriman, sesuai apa yang menjadi hak keduanya, Dia membuat untuk manusia permisalan-permisalan mereka, lalu masing-masing kaum dikategorikan dengan apa yang sesuai dengannya dari perumpamaan-perumpamaan dan bentuk-bentuk itu.

MUHAMMAD: 4-

فَإِذا لَقِيتُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا فَضَرْبَ الرِّقَابِ حَتَّى إِذَا أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا الْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَاء حَتَّى تَضَعَ الْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ذَلِكَ وَلَوْ يَشَاء اللَّهُ لَانتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَكِن لِّيَبْلُوَ بَعْضَكُم بِبَعْضٍ وَالَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَالَهُمْ

TERJEMAH :

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

TAFSIR :

Apabila kalian, wahai orang-orang Mukmin, bertemu dengan orang-orang kafir di medan perang, maka perangilah mereka dengan sebenarnya, maka pancunglah batang leher mereka. Hingga apabila kalian telah melemahkan mereka dengan banyak pembunuhan, dan kalian telah mematahkan kekuatan mereka, maka tawanlah mereka. Sesuadah itu kalian boleh memilih sejumlah pilihan, kalian membebaskan mereka dengan tanpa imbalan atau mereka menebus diri mereka dengan harta atau selainnya, atau mereka dijadikan sebagai budak, atau mereka dibunuh. Teruskanlah hal itu sampai perang berhenti. Hukum yang  disebutkan itu tentang diujinya kaum beriman dengan orang-orang kafir dan dipergilirkannya hari-hari (kejayaan) diantara mereka. Seandainya Allah menghendaki niscaya Dia akan menolong orang-orang yang beriman atas orang-orang kafir dengan tanpa peperangan, tetapi Allah mengadzab mereka lewat tangan-tangan kalian. Karenanya, disyariatkan  jihad, untuk menguji kalian dengan mereka dan untuk menolong agama-Nya lewat kalian. Dan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah dari kalangan kaum beriman, Allah tidak akan membatalkan pahala amal-amal mereka.

Asbabun Nuzul :

Dia meriwayatkan dari Qotadah, “Dan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah…” ayat 4. Dia berkata, “Dikatakan kepada kami, bahwa ayat ini turun pada hari Uhud sementara Rasulullah ﷺ sedang di sebuah celah bukit di Uhud dan mereka mendapatkan luka-luka dan banyak terbunuh. Orang-orang musyrik berseru, “Hubal mahatinggi.” Kaum muslimin menjawab, “Allah lebih Tinggi dan Mulia.” Orang-orang musyrik berseru, “Kita mempunyai Uzza dan kalian tidak.” Rasulullah ﷺ bersabdda kepada kaum muslimin, “Katakan Allah penolong kami dan kalian tidak mempunyai penolong.”

MUHAMMAD: 5-

سَيَهْدِيهِمْ وَيُصْلِحُ بَالَهُمْ

TERJEMAH :

Allah akan memberi pimpinan kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,

TAFSIR :

Dia akan memberikan mereka taufik semasa hidup mereka kepada ketaatan pada-Nya dan mencari keridhaan-Nya, memperbaiki keadaan dan urusan mereka, memberi pahala kepada mereka di dunia dan akhirat,

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*