FUSHSHILAT : 46-

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ أَسَاء فَعَلَيْهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ

TERJEMAH :

Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hambaNya.

TAFSIR :

Barangsiapa melakukan amal shalih, lalu menaati Allah dan Rasul-Nya, maka pahala amal  apa pun bagi perbuatannya untuk dirinya sendiri. Barangsiapa yang melakukan perbuatan buruk dengan mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka akibat perbuatannya atas dirinya sendiri. Dan Rabbmu tidak menzhalimi hamba-hamba-Nya dengan mengurangi kebaikan mereka atau menambah keburukan mereka.

FUSHSHILAT : 47-

إِلَيْهِ يُرَدُّ عِلْمُ السَّاعَةِ وَمَا تَخْرُجُ مِن ثَمَرَاتٍ مِّنْ أَكْمَامِهَا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنثَى وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ أَيْنَ شُرَكَائِي قَالُوا آذَنَّاكَ مَا مِنَّا مِن شَهِيدٍ

TERJEMAH :

Kepada-Nyalah dikembalikan pengetahuan tentang hari Kiamat [1336]. Dan tidak ada buah-buahan keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Pada hari Tuhan memanggil mereka: “Dimanakah sekutu-sekutu-Ku itu?” [1337], mereka menjawab: “Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak ada seorangpun di antara kami yang memberi kesaksian (bahwa Engkau punya sekutu)”.


[1336] Maksudnya: Hanya Allah-lah yang mengetahui kapan datangnya hari Kiamat itu.
[1337] Yang dimaksud “sekutu-sekutuKu” ialah berhala-berhala yang mereka anggapa sebagai sekutu Tuhan.

TAFSIR :

Hanya kepada Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya ilmu tentang Kiamat dikembalikan, karena tidak seorang pun selain Allah yang mengetahui kapan saatnya tiba. Tidak ada buah yang keluar dari tangkai-tangkainya dan apa yang dikandung oleh wanita hamil atau yang dilahirkan melainkan atas pengetahuan Allah, tidak ada sesuatu pun yang samar bagi Allah. Di Hari Kiamat Allah memanggil orang-orang musyrikin, menjelekkan mereka dan memperlihatkan kebohongan mereka : Di mana sekutu-sekutu yang kalian sembah bersama-Ku?? Mereka menjawab : Sekarang kami mengatakan kepada-Mu bahwa tidak seorang pun dari kami yang bersaksi bahwa Engkau memiliki sekutu.

FUSHSHILAT : 48-

وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَدْعُونَ مِن قَبْلُ وَظَنُّوا مَا لَهُم مِّن مَّحِيصٍ

TERJEMAH :

Dan hilang lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka sembah dahulu, dan mereka yakin bahwa tidak ada bagi mereka satu jalan keluarpun.

TAFSIR :

Orang-orang musyrikin itu ditinggalkan  oleh sekutu-sekutu mereka yang dulu mereka sembah di dunia selain Allah. Sekutu-sekutu itu tidak berguna apa pun bagi mereka, dan mereka pun meyakini bahwa tidak ada tempat berlari untuk bisa selamat dari siksa Allah.

FUSHSHILAT : 49-

لَا يَسْأَمُ الْإِنسَانُ مِن دُعَاء الْخَيْرِ وَإِن مَّسَّهُ الشَّرُّ فَيَؤُوسٌ قَنُوطٌ

TERJEMAH :

Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.

TAFSIR :

Manusia tidak merasa bosan untuk selalu berdoa kepada Rabbnya meminta kebaikan dunia. Namun bila dia ditimpa kemiskinan dan kesulitan, maka dia berputus asa dari rahmat Allah, berputus harapan dengan berburuk sangka kepada Rabbnya.

FUSHSHILAT : 50-

وَلَئِنْ أَذَقْنَاهُ رَحْمَةً مِّنَّا مِن بَعْدِ ضَرَّاء مَسَّتْهُ لَيَقُولَنَّ هَذَا لِي وَمَا أَظُنُّ السَّاعَةَ قَائِمَةً وَلَئِن رُّجِعْتُ إِلَى رَبِّي إِنَّ لِي عِندَهُ لَلْحُسْنَى فَلَنُنَبِّئَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِمَا عَمِلُوا وَلَنُذِيقَنَّهُم مِّنْ عَذَابٍ غَلِيظٍ

TERJEMAH :

Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: “Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari Kiamat itu akan datang. Dan jika aku dikembalikan kepada Tuhanku maka sesungguhnya aku akan memperoleh kebaikan pada sisiNya.” Maka Kami benar-benar akan memberitakan kepada orang-orang kafir apa yang telah mereka kerjakan dan akan Kami rasakan kepada mereka azab yang keras.

TAFSIR :

Bila Kami memberikan kenikmatan kepada manusia setelah sebelumnya dia ditimpa kesulitan dan ujian, maka dia tidak bersyukur kepada Allah. Sebaliknya dia bertindak melampaui batas dan berkata : Ini semuanya milikku karena aku memang berhak atasnya, dan aku tidak yakin Kiamat akan datang. (Ini adalah pengingkaran darinya terhadap kebangkitan). Kalaupun Kiamat tetap datang dan sesungguhnya aku akan kembali kepada Rabbku, maka aku tetap akan mendapatkan surga. Di Hari Kiamat nanti Kami akan mengabarkan kepada orang-orang kafir tentang keburukan-keburukan yang mereka kerjakan, dan Kami akan membuat mereka merasakan adzab yang keras.

Tafsir Al-Muyasar Surat Fushshilat Ayat 46-50
share

Tinggalkan Balasan

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*