ATH-THUUR : 46-

يَوْمَ لَا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ

TERJEMAH :

(yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikitpun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong.

TAFSIR :

Pada hari itu tipu daya mereka tidak bisa menghalangi mereka dari adzab Allah sedikit pun, dan tidak ada seorang pun yang akan menolong mereka dari adzab Allah.

ATH-THUUR : 47-

وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَلِكَ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain daripada itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui [1428].


[1428] Yang dimaksud azab yang lain ialah adanya musim kemarau, kelaparan malapetaka yang menimpa mereka, azab kubur dan lain-lain.

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang yang dzalim tersebut akan mendapatkan adzab yang mereka terima di dunia sebelum adzab pada Hari Kiamat, yaitu dibunuh, dijadikan sebagai budak, adzab barzakh (kubur) dan selainnya. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui hal itu.

ATH-THUUR : 48-

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ

TERJEMAH :

Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri [1429],


[1429] Maksudnya hendaklah bertasbih ketika kamu bangun dari tidur atau bangun meninggalkan majlis, atau ketika berdiri hendak shalat.

TAFSIR :

Dan bersabarlah, -wahai Rasul- terhadap hukum dan ketetapan Rabb-mu berkenaan dengan risalah yang diembankan-Nya kepadamu, dan terhadap gangguan kaummu yang sampai kepadamu. Karena sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan, penjagaan dan perhatian Kami.

Ayat ini berisikan penetapan sifat dan Mata bagi Allah yang sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk-Nya atau menanyakan hakikat dzat-Nya yang Mahasuci dan segala puji bagi-Nya, sebagaimana hal itu ditetapkan oleh sunnah dan telah menjadi ijma’ salaf umat ini. Lafal ini disebutkan di sini dengan shighat (kata) jama’ sebagai bentuk pengagungan.

ATH-THUUR : 49-

وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

TERJEMAH :

dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar).

TAFSIR :

Dan bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu, ketika kamu hendak mengerjakan shalat, dan ketika bangun dari tidurmu. Dan pada sebagian malam, bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu, agungkanlah, dan kerjakan shalat karena-Nya. Lakukanlah hal itu ketika shalat di waktu bintang-bintang terbenam.

TAFSIR AL-MUYASAR SURAT ATH-THUUR 46-49
share

Tinggalkan Balasan

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*