TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-QIYAMAH AYAT 16-19

AL-QIYAMAH : 16-19

لَا تُحَرِّكْ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهٖۗ اِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهٗ وَقُرْاٰنَهٗ ۚ فَاِذَا قَرَأْنٰهُ فَاتَّبِعْ قُرْاٰنَهٗ ۚ ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهٗ ۗ

TERJEMAHAN :

Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur’an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya [1533]. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.

[1533] Lihat not no. 947

TAFSIR :

Janganlah kamu, wahai Nabi, menggerakkan lidahmu, ketika wahyu turun, karena terburu-buru menghafalkannya karena khawatir luput darimu. Sesungguhnya tanggungan Kamilah mengumpulkannya dalam dadamu, kemudian kamu membacanya dengan lisanmu kapan saja engkau suka. Apabila utusan Kami, Jibril membacakannya untukmu, maka dengarkanlah bacaannya dan diamlah, kemudian bacalah sebagaimana ia membacakannya kepadamu. Kemudian, tanggungan Kamilah untuk menjelaskan apa yang sulit bagimu untuk memahaminya, yaitu makna dan hukumnya.

ASBABUN NUZUL :

Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata, “Jika turun wahyu Rasulullah menggerakkan lidahnya hendak menghafalnya. Maka Allah menurunkan ayat, “Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) al-Qur’an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.” Al-Qiyaamah: 16.

Scroll to Top