TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-QIYAMAH AYAT 26-30

AL-QIYAMAH : 26-30

كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَۙ وَقِيْلَ مَنْ ۜرَاقٍۙ وَّظَنَّ اَنَّهُ الْفِرَاقُۙ وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ ۙاِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمَسَاقُ ۗ ࣖ

TERJEMAHAN :

Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan, dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”,dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan) [1534], kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

[1534] Karena hebatnya penderitaan di saat akan mati dan ketakutan akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat.

TAFSIR :

Sungguh, apabila ruh telah mencapai ke kerongkongan, dan sebagian orang yang hadir mengatakan kepada sebagian yang lain, “Adakah seseorang yang bisa meruqyahnya dan menyembuhkannya dari apa yang dialaminya?” Sementara orang yang sedang sekarat itu yakin bahwa apa yang dialaminya itu adalah perpisahan dengan dunia (kematian), karena ia melihat Malaikat maut, dan kesusahan akhir kehidupan dunia bersambung dengan awal kesusahan akhirat. Kepada Allahlah para hamba digiring pada Hari Kiamat ke surga atau ke neraka.

Bagikan

PPDB ONLINE

VIDEO PROFIL IBNU UMAR

TAFSIR AL- MUYASSAR

Tafsir As-Sa’di Surat Al-Baqarah ayat 128

Al-Baqarah (2:128) رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ Terjemah:Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami,

Selengkapnya »

Tafsir As-Sa’di Surat Al-Baqarah ayat 127

Al-Baqarah (2:127) وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ Terjemah:Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Tafsir: (127) Maknanya, ingatlah saat Nabi Ibrahim عليه السلام dan

Selengkapnya »
Scroll to Top