TAFSIR AL-MUYASAR SURAT AL-GHAASIYAH AYAT 8-16

AL-GHAASIYAH : 8-16

وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاعِمَةٌ ۙ لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ ۙ فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ لَّا تَسْمَعُ فِيْهَا لَاغِيَةً ۗ فِيْهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌ ۘ فِيْهَا سُرُرٌ مَّرْفُوْعَةٌ ۙ وَّاَكْوَابٌ مَّوْضُوْعَةٌ ۙ وَّنَمَارِقُ مَصْفُوْفَةٌ ۙ وَّزَرَابِيُّ مَبْثُوْثَةٌ

TERJEMAHAN :

Banyak muka pada hari itu berseri-seri, merasa senang karena usahanya,dalam syurga yang tinggi,tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.Di dalamnya ada mata air yang mengalir.Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan,dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,dan permadani-permadani yang terhampar.

TAFSIR :

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas- gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

Bagikan

PPDB ONLINE

VIDEO PROFIL IBNU UMAR

TAFSIR AL- MUYASSAR

Tafsir As-Sa’di Surat Al-Baqarah ayat 128

Al-Baqarah (2:128) رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ Terjemah:Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami,

Selengkapnya »

Tafsir As-Sa’di Surat Al-Baqarah ayat 127

Al-Baqarah (2:127) وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ Terjemah:Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Tafsir: (127) Maknanya, ingatlah saat Nabi Ibrahim عليه السلام dan

Selengkapnya »
Scroll to Top