Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ahqaaf 16-20

AL-AHQAAF: 16-

أُوْلَئِكَ الَّذِينَ نَتَقَبَّلُ عَنْهُمْ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا وَنَتَجاوَزُ عَن سَيِّئَاتِهِمْ فِي أَصْحَابِ الْجَنَّةِ وَعْدَ الصِّدْقِ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ

TERJEMAH :

Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan- kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.

TAFSIR :

Mereka itulah orang-oang yang kami terima dari mereka sebaik-baik apa yang mereka lakukan berupa amal-amal shalih, dan kami bebaskan kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga. Janji yang telah kami janjikan ini adalah janji yang benar yang tidak diragukan lagi.

Continue reading
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ahqaaf 11-15

AL-AHQAAF: 11-

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا لَوْ كَانَ خَيْرًا مَّا سَبَقُونَا إِلَيْهِ وَإِذْ لَمْ يَهْتَدُوا بِهِ فَسَيَقُولُونَ هَذَا إِفْكٌ قَدِيمٌ

TERJEMAH :

Dan orang-orang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: “Kalau sekiranya di (Al Qur’an) adalah suatu yang baik, tentulah mereka tiada mendahului kami (beriman) kepadanya [1388]. Dan karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya maka mereka akan berkata: “Ini adalah dusta yang lama”.


[1388] Maksud ayat ini ialah bahwa orang-orang kafir itu mengejek orang-orang Islam dengan mengatakan: “Kalau sekiranya Al Qur’an ini benar tentu kami lebih dahulu beriman kepadanya daripada mereka orang-orang miskin dan lemah itu seperti Bilal, ‘Ammar, Suhaib, Habbab.

TAFSIR :

orang-orang yang mengingkari kenabian Muhammad ﷺ berkata kepada orang-orang yang beriman, “seandainya keimanan kalian kepada Muhammad atas ajaran yang dibawanya itu adalah suatu yang baik, tentulah kalian tidak mendahului kami beriman kepadanya. Ketika mereka tidak mendapat petunjuk dengan al-Qur’an dan tidak bisa mengambil mannfaat dari kebenaran yang terdapat didalamnya, niscaya mereka berkata, “ini adalah kedustaan, yang diambil dari orang-orang terdahulu.”

Asbabun Nuzul

                Dia juga meriwayatkan dari Qatadah berkata, “Beberapa orang musyrik berkata, “kami lebih mulia, kami dan kami. Kalau ia baik niscaya kami tidak akan didahului oleh fulan dan fulan.” Maka turun ayat, “Dan orang-orang kafir berkata…” Ayat 11.

Continue reading
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Ahqaaf 6-10

AL-AHQAAF: 6-

وَإِذَا حُشِرَ النَّاسُ كَانُوا لَهُمْ أَعْدَاء وَكَانُوا بِعِبَادَتِهِمْ كَافِرِينَ

TERJEMAH :

Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat) niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.

TAFSIR :

apabila manusia dikumpulkan pada hari kiamat untuk dihisab dan diberi balasan, niscaya sembahan-sembahan yang dulu mereka sembah di dunia itu menjadi musuh bagi mereka berlepas diri dari mereka, dan mengingkari penyembahan mereka kepadanya.

Continue reading
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al- Jaatsiyah Ayat 31-37

AL-JAATSIYAH : 31-

وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا أَفَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَى عَلَيْكُمْ فَاسْتَكْبَرْتُمْ وَكُنتُمْ قَوْمًا مُّجْرِمِينَ

TERJEMAH :

Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan): “Maka apakah belum ada ayat-ayat Ku yang dibacakan kepadamu lalu kamu menyombongkan diri dan kamu jadi kaum yang berbuat dosa?”

TAFSIR :

Adapun orang-orang yang mengingkari bahwa Allah adalah Illah yang haq, mendustakan utusan-utusan-Nya dan tidak mengamalkan syariat-Nya, maka dikatakan kepada mereka sebagai pengingkaran dan perendahan : Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepada kalian di dunia, lalu kalian menyombongkan diri sehingga kalian tidak mendengarnya dan tidak mau beriman kepadanya, dan kalian adalah kaum yang musyrik yang melakukan kemaksiatan-kemaksiatan dan tidak beriman kepada pahala dan hukuman??

Continue reading
bagikan ini

Tafsir Al-Muyasar Surat Al- Jaatsiyah Ayat 26-30

AL-JAATSIYAH : 26-

قُلِ اللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيبَ فِيهِ وَلَكِنَّ أَكَثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Allah-lah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

TAFSIR :

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrikin yang mendustakan kebangkitan : Allah telah menghidupkan kalian di dunia dengan kehidupan yang dikehendaki-Nya, kemudian Dia mematikan kalian padanya, kemudian mengumpulkan kalian semuanya dalam keadaan hidup di Hari Kiamat yang tidak diragukan. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui kodrat Allah untuk mematikan mereka, kemudian membangkitkan mereka di Hari Kiamat.

Continue reading
bagikan ini