Teruslah Belajar Wahai Anak-Anak ku

Ketika mata mulai rabun
Ketika tulang mulai bergemeretak
Ketika persendian mulai mengilu
Ketika otak mulai tumpul
Ketika lidah mulai kelu
Ketika segala penyakit telah menyapa

Maka ilmu mulai sukar didapat
Dia menghindar
Bagai burung liar

Mulai ilmu sangat susah dituntut
Bagai memahat
Diatas air

Kalau masa muda itu boleh ditebus
Dengan emas sebesar gunung
Niscaya si pandir tapi kaya
Telah menebusnya

Benarlah sebuah pepatah
Waktu bagai pedang
Jika kita tidak menebaskan untuk
Memanfaatkannya
Maka waktu itulah yang
Menebas segala kesempatan
Yang uput dari kita

Maka dengarlah penyesalan orang tua
Sungguh kata-katanya adalah
Pelajaran

Camkan nasehatnya
Karna dia telah menelan asam garam
Kehidupan

Maka belajarlah wahai anak-anakku
Tututlah ilmu setinggi langit
Niscaya kan kau petik bintang gemerlap

Tuntutlah ilmu sedalam samudra
Niscaya kan kau gapai
Mutiara indah

Pelajarilah Imam-Imam Ahlu Sunnah
Imam Ahmad, Imam Syafi’i, Imam Bukhari
Syeikhiul Islam Ibnu Taymiyyah serta lainnya
Rahimahumullah

Kegigihan, kesabaran, semangat, kecintaan, keberanian
ketabahan, ketekunan, kecerdasan, pengorbanan, keikhlasan.. dimasa muda..dalam menggapai ilmu Dinul Islam…sungguh mengagumkan..

Bacalah, pelajarilah, ambil manfaatnya
Tirulah serta amalkan nasehat mereka
Niscaya kesuksesan di depan mata
Sakinah selalu menyelimuti
Kemuliaan jadi jubah
Dan manusia hampir
Menjadi budak
Di hadapan para ahli ilmu
Walau diantara mereka
Ada seorang raja…
Ahli ilmu menjadi
Penasehat raja…

Belajarlah wahai anak-anak ku
Jangan biarkan penyesalan
Menjadi hiasan
Di hari tua
Seperti si pandir
Ayah mu ini

Ciputat

18 shafar 1436/10 Desember

Akhukum Fillah

Abdurrahim Ayyub

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*