Tafsir Al-Muyasar Surat Yunus 91-100

YUNUS : 91

آلآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ
Terjemah :
Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.
Tafsir :
Apakah baru sekarang (hai Fira”aun) ketika kematian mendatangimu, engkau mengikrarkan diri untuk menyembah Allah, sedangkan sejak dulu engkau telah durhaka dari sebelum datangnya siksa Allah kepadamu. Engkau termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan dan menghalangi orang-orang dari jalan Allah!! Maka taubatmu saat engkau sekarat dan menyaksikan kematian dan adzab mendatangimu itu tidaklah berguna.

YUNUS : 92

فَالْيَوْمَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ لِمَنْ خَلْفَكَ آيَةً وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ النَّاسِ عَنْ آيَاتِنَا لَغَافِلُونَ
Terjemah :
Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu [704] supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.

[704] Yang diselamatkan Allah ialah tubuh kasarnya, menurut sejarah, setelah Fir”aun itu tenggelam mayatnya terdampar di pantai diketemukan oleh orang-orang Mesir lalu dibalsem, sehingga utuh sampai sekarang dan dapat dilihat di musium Mesir, selanjutnya lihat not. 47.
Tafsir :
Maka pada hari ini, Kami angkat jasadmu dari bumi, orang yang mendustakan kehancuranmu bisa melihatmu, agar orang-orang sesudahmu mengambil pelajaran dari kehancuranmu. Sesungguhnya kebanyakan manusia melupakan dalil-dalil dan tanda-tanda kekuasaan Kami. Mereka tidak merenungkan dan mengambil pelajaran darinya.

YUNUS : 93

وَلَقَدْ بَوَّأْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مُبَوَّأَ صِدْقٍ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ فَمَا اخْتَلَفُواْ حَتَّى جَاءهُمُ الْعِلْمُ إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُواْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
Terjemah :
Dan sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israil di ternpat kediaman yang bagus [705] dan Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik. Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (yang tersebut dalam Taurat). Sesungguhnya Tuhan kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu.

[705] Maksudnya: Negeri Mesir dan negeri Syam.
Tafsir :
Dan sesungguhnya Kami telah tempatkan Bani Israil di tempat tinggal yang baik dan terpilih, yaitu negeri Syam dan Mesir. Dan telah Kami beri mereka rizki yang halal dan baik dari dalam bumi yang penuh berkah. Mereka tidak berselisih mengenai urusan agama kecuali setelah datang pengetahuan yang membawa pada persatuan dan kesatuan mereka. Diantaranya adalah pengetahuan mengenai berita kenabian Muhammad صلی الله عليه وسلم yang terdapat didalam Taurat. Sesungguhnya Rabbmu (wahai Rasul) akan memutuskan diantara mereka pada Hari Kiamat kelak tentang perselisihan mereka mengenai dirimu. Maka orang-orang yang mendustakan akan dimasukkan ke dalam neraka, dan mereka yang beriman akan dimasukkan ke dalam surga.

YUNUS : 94

فَإِن كُنتَ فِي شَكٍّ مِّمَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ فَاسْأَلِ الَّذِينَ يَقْرَؤُونَ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكَ لَقَدْ جَاءكَ الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلاَ تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ
Terjemah :
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.
Tafsir :
Maka jika engkau (wahai Rasul) ragu-ragu mengenai kebenaran berita yang Kami turunkan kepadamu, bertanyalah untuk meyakinkan kepada orang-orang yang membaca Kitab sebelum kamu, yaitu mereka para Ahli Kitab Taurat dan Injil. Sesungguhnya berita itu telah ada dalam kitab-kitab mereka. Telah datang kebenaran yang meyakinkan kepadamu dari Rabbmu bahwa engkau adalah Rasulullah, utusan Allah. Orang-orang Yahudi dan Nasrani telah mengetahui kebenaran itu. Mereka melihat bahwa sifat-sifat engkau ada dalam kitab-kitab mereka, tetapi mereka mengingkarinya, meskipun mereka tahu bahwa itu adalah benar. Maka janganlah sekali-kali engkau ragu akan kebenaran dan hakikat hal itu. Maksud dari ayat ini adalah untuk membenarkan hujjah (argumen) kepada orang-orang musyrik dengan kesaksian Ahli Kitab Yahudi dan Nasrani, sehingga mereka (orang musyrik) tidak memiliki alasan lagi mengingkari kenabian Muhammad صلی الله عليه وسلم.

YUNUS : 95

وَلاَ تَكُونَنَّ مِنَ الَّذِينَ كَذَّبُواْ بِآيَاتِ اللّهِ فَتَكُونَ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Terjemah :
Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang rugi.
Tafsir :
Dan janganlah sekali-kali engkau (wahai Nabi) termasuk orang yang mendustakan hujjah Allah dan ayat-ayat-Nya, maka Engkau termasuk orang yang merugi yang dimurkai Allah dan mendapatkan siksa-Nya.

YUNUS : 96

إِنَّ الَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ رَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ
Terjemah :
Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman [706],

[706] Kalimat di sini berarti “ketetapan”. Maksud ayat ini ialah orang-orang yang telah ditetapkan Allah dalam Lauh Mahfuzh bahwa mereka akan mati dalam kekafiran; selamanya tidak akan beriman,
Tafsir :
Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti ketentuan Allah terhadap mereka (wahai Rasul) yaitu orang-orang yang dijauhkan dari rahmat-Nya dan mendapat siksa-Nya, mereka tidak akan mempercayai hujjah-hujjah Allah, juga tidak akan mengakui keesaan-Nya dan tidak akan menjalankan syariat-Nya.

YUNUS : 97

وَلَوْ جَاءتْهُمْ كُلُّ آيَةٍ حَتَّى يَرَوُاْ الْعَذَابَ الأَلِيمَ
Terjemah :
meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih.
Tafsir :
Meskipun telah datang kepada mereka berbagai peringatan dan pelajaran hingga mereka menyaksikan sendiri adzab yang sangat pedih, barulah mereka beriman. Namun keimanan mereka tidaklah berguna.

YUNUS : 98

فَلَوْلاَ كَانَتْ قَرْيَةٌ آمَنَتْ فَنَفَعَهَا إِيمَانُهَا إِلاَّ قَوْمَ يُونُسَ لَمَّآ آمَنُواْ كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الخِزْيِ فِي الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ
Terjemah :
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.
Tafsir :
Tidaklah ada penduduk satu kota (suatu kaum) yang beriman ketika menyaksikan adzab dan keimanan mereka berguna pada waktu itu, kecuali kaum Yunus bin Matta. Tatkala mereka yakin bahwa adzab Allah akan diturunkan kepada mereka, mereka bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Ketika jelas bahwa mereka itu benar-benar bertaubat, Allah menghilangkan adzab yang menghinakan yang telah mendekat itu dari mereka. Maka tinggallah mereka di dunia untuk merasakan kenikmatan dan bersenang-senang di dalamnya sampai habis ajal mereka.

YUNUS : 99

وَلَوْ شَاء رَبُّكَ لآمَنَ مَن فِي الأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا أَفَأَنتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتَّى يَكُونُواْ مُؤْمِنِينَ
Terjemah :
Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?
Tafsir :
Dan jika Rabbmu menghendaki (wahai Rasul) agar seluruh penduduk bumi ini beriman, tentulah mereka semua akan beriman terhadap risalah yang engkau bawa. Akan tetapi terdapat hikmah di dalamnya. Sesungguhnya Allah memberikan hidayah kepada orang yang di kehendaki-Nya dan menyesatkan orang yang dikehendaki-Nya. Semua itu sesuai dengan hikmah-Nya. Engkau tidak akan mampu memaksa orang agar beriman.

YUNUS : 100

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تُؤْمِنَ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لاَ يَعْقِلُونَ
Terjemah :
Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.
Tafsir :
Dan tidak ada seorang pun yang akan beriman kecuali dengan izin Allah dan taufik-Nya. Maka janganlah engkau memaksakan diri akan hal itu (agar mereka beriman), karena urusan mereka semuanya kembali kepada Allah. Dan Allah akan menimpakan adzab dan kehinaan kepada orang-orang yang tidak mau mempergunakan akalnya untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*