Tafsir Al-Muyasar Surat Yunus 41-50

YUNUS : 41

وَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل لِّي عَمَلِي وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ أَنتُمْ بَرِيئُونَ مِمَّا أَعْمَلُ وَأَنَاْ بَرِيءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
Terjemah :
Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan”.
Tafsir :
Dan jika orang-orang musyrik itu mendustakanmu (wahai Rasul) katakanlah kepada mereka : Bagiku agamaku dan perbuatanku, dan bagi kalian agama kalian dan perbuatan kalian. Kalia tidak akan dituntut (dihukum) atas apa yang aku kerjakan, dan aku pun tidak akan dituntut (dihukum) atas apa yang kalian kerjakan.

YUNUS : 42

وَمِنْهُم مَّن يَسْتَمِعُونَ إِلَيْكَ أَفَأَنتَ تُسْمِعُ الصُّمَّ وَلَوْ كَانُواْ لاَ يَعْقِلُونَ
Terjemah :
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu [692]. Apakah kamu dapat menjadikan orang-orang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak mengerti.

[692] Artinya: mereka pada lahirnya memperhatikan apa yang dibaca oleh Rasulullah dan apa yang diajarkannya, sedangkan hati mereka tidak menerimanya.
Tafsir :
Dan diantara orangorang kafir itu ada yang mendengarkan perkataanmu yang hak dan bacaan al-Qur”anmu, tetapi mereka tidak mendapat petunjuk. Apakah engkau mampu menjadikan orang tuli itu bisa mendengar?? Demikian pula engkau tidak bisa memberikan hidayah kepada orang-orang kecuali Allah berkehendak memberikan hidayah kepada mereka, karena mereka tuli dari mendengar kebenaran dan tidak mau memikirkannya.

YUNUS : 43

وَمِنهُم مَّن يَنظُرُ إِلَيْكَ أَفَأَنتَ تَهْدِي الْعُمْيَ وَلَوْ كَانُواْ لاَ يُبْصِرُونَ
Terjemah :
Dan di antara mereka ada orang yang melihat kepadamu [693], apakah dapat kamu memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta, walaupun mereka tidak dapat memperhatikan.

[693] Artinya: menyaksikan tanda-tanda kenabianmu, akan tetapi mereka tidak mengakuinya.
Tafsir :
Dan di antara orang-orang kafir itu ada yang melihatmu dan melihat tanda-tanda kenabianmu yang benar, tetapi dia tidak melihat cahaya keimanan yang diberikan Allah kepadamu. Apakah engkau (wahai Rasul) mampu menciptakan penglihatan bagi orang buta sehingga dia bisa melihat petunjuk?? Maka demikian pula engkau tidak bisa memberi petunjuk kepada mereka jika mereka kehilangan pandangannya. Sesngguhnya semua itu hanya kembali kepada Allah Yang Esa.

YUNUS : 44

إِنَّ اللّهَ لاَ يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَـكِنَّ النَّاسَ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Terjemah :
Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.
Tafsir :
Sesungguhnya Allah tidak sedikit pun menzhalimi manusia, dengan menambah keburukannya atau mengurangi kebaikannya. Manusialah yang menzhalimi diri mereka sendiri dengan kekafiran, maksiat, dan melanggar perintah Allah serta larangan-Nya.

YUNUS : 45

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ كَأَن لَّمْ يَلْبَثُواْ إِلاَّ سَاعَةً مِّنَ النَّهَارِ يَتَعَارَفُونَ بَيْنَهُمْ قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ كَذَّبُواْ بِلِقَاء اللّهِ وَمَا كَانُواْ مُهْتَدِينَ
Terjemah :
Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat di siang hari, (di waktu itu) mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk
Tafsir :
Dan pada hari Allah mengumpulkan orang-orang musyrik, yaitu pada Hari Kebangkitan dan perhitungan, seakan-akan mereka tidak pernah tinggal di dunia melainkan hanya sebentar pada waktu siang hari. Mereka mengenal satu sama lainnya sebagaimana di duia dahulu, kemudian hilanglah perkenalan mereka itu dan habislah waktunya. Maka orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan Allah, pahala dan siksa-Nya itu benar-benar merasakan penyesalan. Dan mereka tidak diberi taufik untuk mendapatkan petunjuk atas apa yang mereka perbuat.

YUNUS : 46

وَإِمَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ الَّذِي نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ اللّهُ شَهِيدٌ عَلَى مَا يَفْعَلُونَ
Terjemah :
Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka, (tentulah kamu akan melihatnya) atau (jika) Kami wafatkan kamu (sebelum itu), maka kepada Kami jualah mereka kembali [694], dan Allah menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan.

[694] Maksudnya: Namun di akhirat kelak Allah akan memperlihatkan juga azab itu kepada Nabi Muhammad r
Tafsir :
Dan jika Kami perlihatkan kepadamu (wahai Rasul) dalam hidupmu sebagian dari siksa yang telah Kami ancamkan kepada mereka di dunia, atau Kami wafatkan engkau sebelum engkau melihat siksa itu atas mereka. Maka hanya kepada Kamilah dikembalikan urusan mereka dalam dua keadaan tersebut. Kemudian Allah-lah yang menjadi saksi atas perbuatan yang mereka kerjakan di dunia, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya. Maka mereka akan dibalas sesuai dengan perbuatan yang mereka kerjakan.

YUNUS : 47

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولٌ فَإِذَا جَاء رَسُولُهُمْ قُضِيَ بَيْنَهُم بِالْقِسْطِ وَهُمْ لاَ يُظْلَمُونَ
Terjemah :
Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka [695] dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.

[695] Maksudnya: antara rasul dan kaumnya yang mendustakannya.
Tafsir :
Dan kepada tiap umat sebelum kalian (hai manusia) telah Kami utus seorang Rasul, sebagaimana Kami mengutus Muhammad kepada kalian yang menyeru kepada agama Allah dan ketaatan kepada-Nya. Maka ketika datang Rasul mereka di akhirat, diputuskanlah diantara mereka dengan adil dan mereka tidak sedikitpun dizhalimi mengenai balasan amal perbuatan mereka.

YUNUS : 48

وَيَقُولُونَ مَتَى هَـذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Terjemah :
Mereka mengatakan: “Bilakah (datangnya) ancaman itu, jika memang kamu orang-orang yang benar?”
Tafsir :
Orang-orang musyrik dari kaummu (wahai Rasul) berkata : Kapankah Kiamat itu terjadi jika memang kamu dan pengikutmu benar terhadap apa yang kalian ancamkan kepada kami??

YUNUS : 49

قُل لاَّ أَمْلِكُ لِنَفْسِي ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا إِلاَّ مَا شَاء اللّهُ لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ إِذَا جَاء أَجَلُهُمْ فَلاَ يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ
Terjemah :
Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah”. Tiap-tiap umat mempunyai ajal [696]. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya).

[696] Yang dimaksud dengan ajal ialah, masa keruntuhannya.
Tafsir :
Katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka : Aku tidak kuasa menolak kemudharatan dan mendatangkan kemanfaatan kepada diriku sendiri, kecuali apa yang Allah kehendaki untuk menolak mudharat dariku dan mendatangkan manfaat buatku. Setiap kaum memiliki waktu akan masa dan ajalnya, maka ketika sampai ajalnya dan habis usianya, mereka tidak bisa memundurkan atau menundanya sesaat pun, juga tidak bisa mempercepatnya.

YUNUS : 50

قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُهُ بَيَاتًا أَوْ نَهَارًا مَّاذَا يَسْتَعْجِلُ مِنْهُ الْمُجْرِمُونَ
Terjemah :
Katakanlah: “Terangkan kepadaku, jika datang kepada kamu sekalian sikaaan-Nya di waktu malam atau di siang hari, apakah orang-orang yang berdosa itu meminta disegerakan juga ?”
Tafsir :
Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrik itu : Beritahukan padaku jika datang siksa Allah kepada kalian, baik pada waktu malam maupun siang, apa alasan kalian (hai orang-orang yang berdosa) meminta disegerakan turunnya siksa??

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*