Tafsir Al-Muyasar Surat Yunus 11-20

YUNUS : 11

وَلَوْ يُعَجِّلُ اللّهُ لِلنَّاسِ الشَّرَّ اسْتِعْجَالَهُم بِالْخَيْرِ لَقُضِيَ إِلَيْهِمْ أَجَلُهُمْ فَنَذَرُ الَّذِينَ لاَ يَرْجُونَ لِقَاءنَا فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ
Terjemah :
Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan kejahatan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pastilah diakhiri umur mereka. Maka Kami biarkan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, bergelimangan di dalam kesesatan mereka.
Tafsir :
seandainya Allah segera mengabulkan doa-doa manusia yang meminta kejelekan, sebagaimana Allah menyegerakan mengabulkan doa-doa mereka yang meminta kebaikan, niscaya mereka akan musnah. maka dari itu, Kami akan membiarkan orang-orang yang tidak takut akan hukuman Kami dan tidak mempercayai Hari Kebangkitan dan Kiamat dalam kesombongan dan kecongkakannya. mereka pun akan terus berada dalam kesesatan dan kebimbangan.

YUNUS : 12

وَإِذَا مَسَّ الإِنسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَآئِمًا فَلَمَّا كَشَفْنَا عَنْهُ ضُرَّهُ مَرَّ كَأَن لَّمْ يَدْعُنَا إِلَى ضُرٍّ مَّسَّهُ كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْمُسْرِفِينَ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
Terjemah :
Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.
Tafsir :
dan apabila manusia ditimpa kesusahan, dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk, ataupun berdiri, sesuai dengan keadaannya ketika kesusahan menimpanya. akan tetapi, setelah Kami hilangkan kesusahan itu darinya, dia kembali ke jalan sebelum ditimpa kesusahan dan melupakan cobaan dan musibah yang ia terima serta tidak mau bersyukur kepada Rabbnya yang telah menghilangkan musibah yang menimpanya. dia terus memusuhi dan berbuat jahat setelah Allah menghilangkan musibahnya, sebagaimana orang-orang yang melampaui batas dalam mendustakan Allah dan para Nabi-Nya. mereka selalu berbuat maksiat kepada Allah dan menyekutukan-Nya.

YUNUS : 13

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ مِن قَبْلِكُمْ لَمَّا ظَلَمُواْ وَجَاءتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَاتِ وَمَا كَانُواْ لِيُؤْمِنُواْ كَذَلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ
Terjemah :
Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.
Tafsir :
dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat yang mendustakan para utusan Allah sebelum kalian (hai orang-orang yang menyekutukan Rabbnya) ketika mereka berbuat syirik. padahal telah datang para Rasul dari sisi Allah kepada mereka dengan membawa mukjizat dan keterangan-keterangan yang nyata dan telah jelas kejujuran orang yang membawanya (para Rasul itu). akan tetapi umat-umat yang Kami binasakan ini tidak mempercayai dan membenarkan para Rasul itu sehingga mereka berhak mendapatkan kehancuran. demikianlah, kebinasaan seperti itu akan Kami timpakan kepada orang-orang yang berbuat dosa dan melanggar aturan-aturan Allah.

YUNUS : 14

ثُمَّ جَعَلْنَاكُمْ خَلاَئِفَ فِي الأَرْضِ مِن بَعْدِهِم لِنَنظُرَ كَيْفَ تَعْمَلُونَ
Terjemah :
Kemudian Kami jadikan kamu pengganti-pengganti (mereka) di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memperhatikan bagaimana kamu berbuat.
Tafsir :
kemudian Kami jadikan kalian (hai manusia) di bumi ini sebagai pengganti umat-umat terdahulu yang telah Kami binasakan itu, agar Kami dapat melihat apa yang kalian kerjakan; baik ataukah buruk. Kami pun akan membalasnya sesuai perbuatan kalian.

YUNUS : 15

وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالَ الَّذِينَ لاَ يَرْجُونَ لِقَاءنَا ائْتِ بِقُرْآنٍ غَيْرِ هَـذَا أَوْ بَدِّلْهُ قُلْ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أُبَدِّلَهُ مِن تِلْقَاء نَفْسِي إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَا يُوحَى إِلَيَّ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
Terjemah :
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata, orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: “Datangkanlah Al Quran yang lain dari ini [675] atau gantilah dia [676]”. Katakanlah: “Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku sendiri. Aku tidak mengikut kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai Tuhanku kepada siksa hari yang besar (kiamat)”.
________________________________________
[675] Maksudnya: datangkanlah kitab yang baru untuk kami baca yang tidak ada di dalamnya hal-hal kebangkitan kubur, hidup sesudah mati dan sebagainya.
[676] Maksudnya: gantilah ayat-ayat yang menerangkan siksa dengan ayat-ayat yang menerangkan rahmat, dan yang mencela tuhan-tuhan kami dengan yang memujinya dan sebagainya.
Tafsir :
dan apabila dibacakan kepada orang-orang musyrik ayat-ayat Allah yang telah Kami turunkan kepada kamu (wahai Rasul) dengan jelas, orang-orang yang tidak takut akan hari perhitungan amal baik dan buruk, yang tidak mengharapkan pahala, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Hari Kebangkitan dan Kiamat, mereka berkata : Datangkanlah al-Qur an yang selain ini atau gantilah al-Qur an ini, dengan mengubah yang halal itu menjadi haram, atau yang haram menjadi halal, atau janji menjadi peringatan dan peringatan menjadi janji, dan dengan menghilangkan ayat yang mencela sesembahan-sesembahan kami dan mengolok-olok mimpi-mimpi kami. katakanlah kepada mereka (wahai Rasul) : Sesungguhnya itu bukanlah kehendak dan kuasaku. aku hanyalah mengikuti segala apa yang diperintahkan kepada kalian dan dilarang atas kalian. aku tidak mengikuti kecuali apa yang telah diwahyukan dan diperintahkan kepadaku. sesungguhnya aku takut kepada Allah jika aku melanggar perintah-Nya akan mendapat siksa pada hari yang besar, yaitu Hari Kiamat.

YUNUS : 16

قُل لَّوْ شَاء اللّهُ مَا تَلَوْتُهُ عَلَيْكُمْ وَلاَ أَدْرَاكُم بِهِ فَقَدْ لَبِثْتُ فِيكُمْ عُمُرًا مِّن قَبْلِهِ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ
Terjemah :
Katakanlah: “Jikalau Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu”. Sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya [677]. Maka apakah kamu tidak memikirkannya?
________________________________________
[677] Maksudnya: sebelum Al Quran diturunkan
Tafsir :
katakanlah olehmu (wahai Rasul) kepada mereka : Jika Allah menghendaki, aku tidak akan membacakan al-Qur an ini kepada kalian, dan Allah tidak pula memberitahukannya kepada kalian. ketahuilah bahwa ini adalah kebenaran dari Allah. kalian pun tahu bahwa aku telah tinggal untuk waktu yang lama bersama kalian sebelum Rabbku memberiku wahyu, dan sebelum aku membacakan ayat-ayat-Nya kepada kalian. apakah kalian tidak menggunakan akal kalian untuk memikirkan dan merenungkannya??

YUNUS : 17

فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ إِنَّهُ لاَ يُفْلِحُ الْمُجْرِمُونَ
Terjemah :
Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan ayat- ayatNya? Sesungguhnya, tiadalah beruntung orang-orang yang berbuat dosa.
Tafsir :
tidak ada yang lebih zhalim dari pada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya. sesungguhnya orang-orang yang mendustakan para Nabi dan Rasul Allah tidak akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan.

YUNUS : 18

وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللّهِ مَا لاَ يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَـؤُلاء شُفَعَاؤُنَا عِندَ اللّهِ قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللّهَ بِمَا لاَ يَعْلَمُ فِي السَّمَاوَاتِ وَلاَ فِي الأَرْضِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ
Terjemah :
Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah”. Katakanlah: “Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) dibumi [678]?” Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu).
________________________________________
[678] Kalimat ini adalah ejekan terhadap orang-orang yang menyembah berhala, yang menyangka bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat Allah.
Tafsir :
dan orang-orang musyrik itu menyembah kepada selain Allah, yaitu kepada benda yang tidak dapat memberikan mudharat sedikit pun juga tidak memberikan manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. mereka berkata : Sesungguhnya kami menyembah mereka agar mereka dapat memberikan syafaat kepada kami di sisi Allah. katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka : Apakah kalian hendak memberitahu Allah sesuatu yang tidak diketahui-Nya di langit dan di bumi, yaitu mengenai para pemberi syafaat kalian itu? Sesungguhnya jika ada dilangit dan di bumi pemberi syafaat yang dapat memberikan syafaat kepada kalian di sisi Allah, niscaya Allah-lah yang lebih mengetahui dari kalian. sesungguhnya Allah Mahasuci dari apa yang diperbuat oleh orang-orang musyrik itu, yaitu dengan kemusyrikan mereka dalam menyembah sesuatu yang tidak bisa memberikan mudharat maupun manfaat.

YUNUS : 19

وَمَا كَانَ النَّاسُ إِلاَّ أُمَّةً وَاحِدَةً فَاخْتَلَفُواْ وَلَوْلاَ كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ فِيمَا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
Terjemah :
Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih [679]. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu [680], pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, [681] tentang apa yang mereka perselisihkan itu.
________________________________________
[679] Maksudnya: manusia pada mulanya hidup rukun, bersatu dalam satu agama, sebagai satu keluarga. Tetapi setelah mereka berkembang biak dan setelah kepentingan mereka berlain-lain, timbullah berbagai kepercayaan yang menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu Allah mengutus rasul yang membawa wahyu dan untuk memberi petunjuk kepada mereka. Baca ayat 213 surat Al-Baqarah.
[680] Ketetapan Allah itu ialah bahwa, perselisihan manusia di dunia itu akan diputuskan di akhirat.
[681] Maksudnya: diberi keputusan di dunia.
Tafsir :
manusia dahulunya berada dalam agama yang sama, yaitu Islam. kemudian mereka berselisih, sebagian dari mereka kafir dan sebagian lagi tetap berada di dalam kebenaran. kalau tidak karena ketetapan Allah terdahulu, yaitu dengan membiarkan orang-orang yang berbuat maksiat dan dengan tidak menyegerakan balasan atas dosa-dosa mereka, niscaya telah diputuskan atas mereka dengan membinasakan orang-orang yang durhaka di antara mereka dan menyelamatkan orang-orang yang tetap dalam kebenaran.

YUNUS : 20

وَيَقُولُونَ لَوْلاَ أُنزِلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِّن رَّبِّهِ فَقُلْ إِنَّمَا الْغَيْبُ لِلّهِ فَانْتَظِرُواْ إِنِّي مَعَكُم مِّنَ الْمُنتَظِرِينَ
Terjemah :
Dan mereka berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mujizat) dari Tuhannya?” Maka katakanlah: “Sesungguhnya yang ghaib itu [682] kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang menunggu.
________________________________________
[682] Yang dimaksud dengan “yang ghaib” di sini ialah mujizat.
Tafsir :
orang-orang kafir yang keras kepala itu berkata : Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad suatu ilmu dan keterangan serta bukti nyata dari Rabbnya yang kami ketahui bahwa itu adalah bukti dan kebenaran ucapannya?? Katakanlah (hai Muhammad) kepada mereka : Tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah. apabila Dia menghendaki, Dia akan berbuat dan apabila tidak maka tidak akan berbuat. maka tunggulah oleh kalian apa yang akan Allah putuskan antara kami dan kalian, yaitu dengan menyegerakan hukuman bagi orang yang berbuat kebatilan di antara kita dan menyelamatkan orang yang benar. dan Aku pun termasuk orang yang menunggu.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*