Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 66-70

YAASIIN : 66-

وَلَوْ نَشَاء لَطَمَسْنَا عَلَى أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّى يُبْصِرُونَ

TERJEMAH :

Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya).

TAFSIR :

Kalau Kami berkehendak niscaya Kami menghapus mata-mata mereka dengan menghilangkan penglihatan mereka sebagaimana Kami telah menutup mulut mereka, selanjutnya mereka akan berbondong-bondong menuju titian untuk melintasinya, mana mungkin mereka bisa melewatinya sementara penglihatan mereka telah diambil??

YAASIIN : 67-

وَلَوْ نَشَاء لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَى مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ

TERJEMAH :

Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami rubah mereka di tempat mereka berada; maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.

TAFSIR :

Kalau Kami berkenan maka Kami akan merubah penciptaan mereka dan Kami dudukan mereka di tempat-tempat mereka, sehingga mereka tidak bisa berjalan ke depan dan tidak pula kembali ke belakang.

YAASIIN : 68-

وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ أَفَلَا يَعْقِلُونَ

TERJEMAH :

Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya)[1272]. Maka apakah mereka tidak memikirkan?

[1272] Maksudnya: kembali menjadi lemah dan kurang akal.

TAFSIR :

Barangsiapa yang dipanjangkan usianya sehingga dia tua renta, maka dia akan dikembalikan kepada keadaannya semula saat akalnya lemah dan jasadnya juga lemah. Apakah mereka tidak mau berpikir bahwa Allah yang mampu melakukan ini juga pasti  mampu untuk membangkitkan mereka??

YAASIIN : 69-

وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنبَغِي لَهُ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ

TERJEMAH :

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quraan itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.

TAFSIR :

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepada hamba Kami Muhammad, dan tidak patut baginya untuk menjadi penyair. Apa yang dai bawa adalah dzikir (peringatan)dimana orang-orang yang berakal mengambil nasihat darinya. Dan Al-Qur’an membedakan dengan terang antara yang haq dengan yang batil, hukum-hukumnya jelas, hikmah-hikmah dan nasihat-nasihatnya juga jelas,

YAASIIN : 70-

لِيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ

TERJEMAH :

supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.

TAFSIR :

Agar dia memberi peringatan kepada orang yang hatinya hidup dan bashirahnya bercahaya. Sedangkan adzab berhak dipikul oleh orang-orang yang ingkar kepada Allah, karena al-Qur’an telah menegakkan hujjah Allah yanh mendalam atas mereka.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*