Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 45-50

YAASIIN : 46-

وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ آيَةٍ مِّنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ

TERJEMAH :

Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.

TAFSIR :

Orang-orang musyrik itu tidak didatangi sebuah bukti yang nyata dari sisi Rabb mereka untuk membimbing mereka kepada kebenaran dan membuktikan kebenaran Rasul, kecuali mereka berpaling darinya dan tidak mengambil manfaat darinya.

YAASIIN : 47-

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمْ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَاء اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

TERJEMAH :

Dan apabila dikatakakan kepada mereka: “Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu”, maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: “Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata”.

TAFSIR :

Bila dikatakan kepada orang-orang kafir : Infakkanlah sebagian rizki yang telah Allah berikan kepada kalian, mereka berkata membela diri di depan orang-orang Mukmin : Apakah kami harus memberi makan kepada orang-orang yang bila Allah berkehendak maka Dia yang akan memberi mereka makan?? Kalian (wahai orang-orang Mukmin) benar-benar dalam kejauhan yang sangat jauh dari kebenaran, manakala kalian memerintahkan hal itu kepada kami.

YAASIIN : 48-

وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

TERJEMAH :

Dan mereka berkata: “Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?”.

TAFSIR :

Orang-orang kafir itu berkata dalam rangka mendustakan dan meminta disegerakannya adzab : Kapan kiranya kebangkitan bila kalian adalah orang-orang yang benar dalam apa yang kalian utarakan??

YAASIIN : 49-

مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ

TERJEMAH :

Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja [1270] yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.

[1270] Maksudnya: suara tiupan sangkalala yang pertama yang menghancurkan bumi ini.

TAFSIR :

Orang-orang musyrikin yang berharap disegerakannya ancaman Allah tersebut kepada mereka tidak menunggu kecuali tiupan faza’ saat Kiamat tiba, yang mematikan mereka secara tiba-tiba, dan saat itu mereka sedang sibuk dengan urusan hidup mereka.

YAASIIN : 50-

فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَا إِلَى أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ

TERJEMAH :

lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.

TAFSIR :

Pada saat sangkakala ditiup, orang-orang musyrikin itu tidak lagi mampu mewasiatkan sesuatu kepada saudaranya dan tidak mampu kembali kepada keluarganya. Sebaliknya mereka pun mati di pasar-pasar dan di tempat-tempat mereka berada.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*