Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 31-35

YAASIIN : 31-

أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنْ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لاَ يَرْجِعُونَ

TERJEMAH :

Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka [1267].

[1267] Maksudnya mereka itu tidak kembali kedunia.

TAFSIR :

Apakah orang-orang yang memperolok-olok itu tidak melihat lalu mengambil pelajaran dari orang-orang sebelum mereka dari abad-abad yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak lagi bisa kembali ke dunia ini??

YAASIIN : 32-

وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ

TERJEMAH :

Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami.

TAFSIR :

Semua umat di abad-abad yang telah berlalu dan selain mereka, semuanya akan dihadirkan di sisi Kami pada Hari Kiamat untuk menghadapi hisab dan pembalasan amal.

YAASIIN : 33-

وَآيَةٌ لَّهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ

TERJEMAH :

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan.

TAFSIR :

Dan petunjuk kepada orang-orang musyrikin atas kodrat Allah dalam membangkitkan dan mengumpulkan adalah bumi yang mati ini yang kosong dari tanaman, lalu Kami menghidupkannya dengan menurunkan hujan, dan darinya Kami mengeluarkan berbagai macam bentuk tanaman yang dimakan oleh manusia dan hewan-hewan. Siapa yang menghidupkan bumi dengan tumbuhan, Dia-lah yang menghidupkan manusia setelah kematian.

YAASIIN : 34-

وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنْ الْعُيُونِ

TERJEMAH :

Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

TAFSIR :

Dan Kami menumbuhkan di bumi ini kebun-kebun dari kurma dan anggur, dan Kami mengalirkan mata air yang menyiraminya.

YAASIIN : 35-

لِيَأْكُلُوا مِن ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

TERJEMAH :

supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

TAFSIR :

Semua itu agar manusia makan dari buahnya. Hal itu hanyalah semata rahmat Allah kepada mereka, bukan karena usaha dan upaya mereka, bukan pula karena kekuatan dan daya mereka. Mengapa mereka tetap tidak mau bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya yang Dia limpahkan kepada mereka yang tidak terhitung dan terhingga??

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*