Tafsir Al-Muyasar Surat Yaasiin 6-10

YAASIIN : 6-

لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أُنذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ

TERJEMAH :

Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. Kebanyakan orang kafir pasti mendapat azab karena tidak mengindahkan peringatan Allah.

TAFSIR :

Kami menurunkan al-Qur’an kepadamu (wahai Rasul) agar kamu memperingatkan dengannya suatu kaum yang nenek moyang mereka sebelummu belum diberi peringatan, yaitu orang-orang Arab. Mereka adalah orang-orang yang lalai dari iman dan istiqomah di atas amal shalih. Setiap umat yang mana peringatan terhadapnya terputus, maka mereka akan terjatuh ke dalam kelalaian. Hal ini merupakan dalil diwajibkannya dakwah dan memberi peringatan atas para ulama yang mengetahui Allah dan syariat-Nya, untuk membangunkan kaum muslimin dari kelalaian mereka.

YAASIIN : 7-

لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلَى أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman.

TAFSIR :

Sungguh adzab memang patut ditimpakan atas kebanyakan orang-orang kafir tersebut setelah kebenaran disampaikan kepada mereka namun mereka menolaknya. Mereka tidak membenarkan Allah dan Rasul-Nya, serta tidak mengamalkan syariat-Nya.

YAASIIN : 8-

إِنَّا جَعَلْنَا فِي أَعْنَاقِهِمْ أَغْلاَلاً فَهِيَ إِلَى الأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.

TAFSIR :

Sesungguhnya Kami menjadikan orang-orang kafir di mana kebenaran telah disampaikan kepada mereka namun mereka bersikukuh di atas kekufuran daripada iman, seperti orang yang dibelenggu lehernya dengan rantai, lalu tangan dan leher mereka disatukan di bawah dagu mereka, sehingga mereka terpaksa mendongakkan kepala ke langit. Mereka terbelenggu dari segala macam kebaikan, mereka tidak melihat kebenaran dan tidak mengetahui jalannya.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Jarir meriwayatkan dari Ikrimah berkata : Abu Jahal berkata : Kalau aku melihat Muhammad maka aku akan melakukan ini dan ini, maka Allah menurunkan ayat 8 dan 9. Mereka berkata : Ini Muhammad. Sementara dia berkata : Di mana dia?? Di mana dia?? Dia tidak melihatnya.

YAASIIN : 9-

وَجَعَلْنَا مِن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لاَ يُبْصِرُونَ

TERJEMAH :

Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

TAFSIR :

Dan Kami meletakkan dinding penghalang di depan orang-orang kafir dan juga di belakang mereka. Mereka seperti orang yang dihalang-halangi jalannya di depan kedua matanya dan di belakangnya. Lalu Kami membutakan penglihatan mereka disebabkan oleh kekufuran dan kesombongan mereka. Mereka tidak melihat jalan lurus dan tidak mendapatkan petunjuk kepadanya. Siapa pun yang berpaling dari dakwah Islam dan menentangnya, maka dia layak di adzab.

YAASIIN : 10-

وَسَوَاء عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لاَ يُؤْمِنُونَ

TERJEMAH :

Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.

TAFSIR :

Sama saja bagi orang-orang kafir yang menentang itu, apakah kamu (wahai Rasul) memperingatkan mereka atau tidak memperingatkan, mereka tetap tidak akan membenarkan dan tidak akan beramal.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*