Tafsir Al-Muyasar Surat Thaha 86-90

THAHA :  86-

فَرَجَعَ مُوسَى إِلَى قَوْمِهِ غَضْبَانَ أَسِفًا قَالَ يَا قَوْمِ أَلَمْ يَعِدْكُمْ رَبُّكُمْ وَعْدًا حَسَنًا أَفَطَالَ عَلَيْكُمُ الْعَهْدُ أَمْ أَرَدتُّمْ أَن يَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبٌ مِّن رَّبِّكُمْ فَأَخْلَفْتُم مَّوْعِدِي

TERJEMAH :

Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: “Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, dan kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?”.

TAFSIR :

Lalu Musa kembali kepada kaumnya dalam keadaan marah terhadap mereka lagi bersedih Dia berkata kepada mereka : Hai kaumku, bukankah Rabb kalian telah menjanjikan kepada kalian janji yang baik, dengan diturunkannya kitab Taurat?? Apakah janji itu sudah terasa lama bagi kalian dan kalian menganggap lambat janji tersebut, ataukah kalian ingin melakukan suatu perbuatan yang menyebabkan kalian ditimpa kemurkaan dari Rabb kalian, sehingga kalian melanggar perjanjian kalian denganku, menyembah patung anak sapi, dan tidak komitmen dengan perintah-perintahku??

THAHA :  87-

قَالُوا مَا أَخْلَفْنَا مَوْعِدَكَ بِمَلْكِنَا وَلَكِنَّا حُمِّلْنَا أَوْزَارًا مِّن زِينَةِ الْقَوْمِ فَقَذَفْنَاهَا فَكَذَلِكَ أَلْقَى السَّامِرِيُّ

TERJEMAH :

Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya [939]“,

[939] Maksudnya: mereka disuruh membawa perhiasan dari emas kepunyaan orang-orang Mesir. lalu oleh Samiri dianjurkan agar perhiasan itu dilemparkan ke dalam api yang telah dinyalakannya dalam suatu lobang untuk dijadikan patung berbentuk anak lembu. Kemudian mereka melemparkannya dan diikuti pula oleh Samiri. Lihat selanjutnya Not. 570.

TAFSIR :

Mereka berkata : Wahai Musa, kami tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami dibebani dengan beban-beban dari perhiasan kaum Fir’aun, maka kami melemparkannya ke dalam lubang yang terdapat api dengan perintah Samiri. Demikian pula Samiri melemparkan apa yang dibawanya berupa tanah bekas kaki kuda Jibril.

THAHA :  88-

فَأَخْرَجَ لَهُمْ عِجْلًا جَسَدًا لَهُ خُوَارٌ فَقَالُوا هَذَا إِلَهُكُمْ وَإِلَهُ مُوسَى فَنَسِيَ

TERJEMAH :

kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara [940], maka mereka berkata: “Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa”.

[940] Lihat not 570.

TAFSIR :

Kemudian Samiri membuatkan untuk Bani Israil dari emas itu anak lembu bertubuh yang memiliki suara lembu. Maka orang-orang yang tergoda dengannya di antara mereka berkata kepada yang lain : Inilah sembahan kalian dan sembahan Musa, tetapi Musa telah melupakannya.

THAHA :  89-

أَفَلَا يَرَوْنَ أَلَّا يَرْجِعُ إِلَيْهِمْ قَوْلًا وَلَا يَمْلِكُ لَهُمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا

TERJEMAH :

Maka apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak dapat memberi kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan?

TAFSIR :

Apakah orang-orang yang menyembah anak sapi itu tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat berinisiatif untuk berbicara dengan mereka, tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak pula mampu menolak mudharat dari mereka dan mendatangkan kemanfaatan bagi mereka??

THAHA :  90-

وَلَقَدْ قَالَ لَهُمْ هَارُونُ مِن قَبْلُ يَا قَوْمِ إِنَّمَا فُتِنتُم بِهِ وَإِنَّ رَبَّكُمُ الرَّحْمَنُ فَاتَّبِعُونِي وَأَطِيعُوا أَمْرِي

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka sebelumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengan anak lembu. itu dan sesungguhnya Tuhanmu ialah (Tuhan) Yang Maha Pemurah, maka ikutilah aku dan ta’atilah perintahku”.

TAFSIR :

Sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka sebelum Musa kembali kepada mereka : Hai kaumku, kalian hanyalah diberi cobaan dengan anak lembu ini; agar tampak jelas siapa yang beriman di antara kalian dan siapa yang kafir. Sesungguhnya Rabb kalian adalah ar-Rahman (Yang Maha Pemurah), bukan selain-Nya, maka ikutilah apa yang aku serukan kepada kalian berupa beribadah kepada Allah, dan taatilah perintahku untuk mengikuti syariat-Nya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*