Tafsir Al-Muyasar Surat Thaha 36-40

THAHA : 36-

قَالَ    قَدْ    أُوتِيتَ    سُؤْلَكَ    يٰمُوسَىٰ    ﴿طه:٣٦

TERJEMAH :

Allah berfirman: “Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa”.

TAFSIR :

Allah berfirman : Sesungguhnya Aku telah memberikan semua permintaanmu, wahai Musa.

THAHA : 37-

وَلَقَدْ    مَنَنَّا    عَلَيْكَ    مَرَّةً    أُخْرَىٰٓ    ﴿طه:٣٧

TERJEMAH :
Dan sesungguhnya Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kali yang lain,

TAFSIR :

Sesungguhnya Kami telah menganugerahkan kepadamu, wahai Musa, nikmat yang lainnya sebelum nikmat ini. Ketika kamu masih bayi yang disusui, Kami menyelamatkanmu dari keganasan Fir’aun.

THAHA : 38-

إِذْ    أَوْحَيْنَآ    إِلَىٰٓ    أُمِّكَ    مَا    يُوحَىٰٓ    ﴿طه:٣٨

TERJEMAH :

yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu suatu yang diilhamkan,

TAFSIR :

Yaitu, ketika Kami ilhamkan kepada ibumu :

THAHA : 39-

أَنِ    اقْذِفِيهِ    فِى    التَّابُوتِ    فَاقْذِفِيهِ    فِى    الْيَمِّ    فَلْيُلْقِهِ    الْيَمُّ    بِالسَّاحِلِ    يَأْخُذْهُ    عَدُوٌّ    لِّى    وَعَدُوٌّ    لَّهُۥ    ۚ    وَأَلْقَيْتُ    عَلَيْكَ    مَحَبَّةً    مِّنِّى    وَلِتُصْنَعَ    عَلَىٰ    عَيْنِىٓ    ﴿طه:٣٩

TERJEMAH :

Yaitu: “Letakkanlah ia (Musa) didalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir’aun) musuh-Ku dan musuhnya. Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku,

TAFSIR :

Taruhlah anakmu Musa setelah dilahirkan, di dalam peti, kemudian lemparkanlah di sungai Nil, maka pasti Nil itu akan membawanya ke tepi, lalu akan di ambil Fir’aun, musuh-Ku dan musuhnya. Aku telah memasukkan padamu kecintaan dari-Ku, sehingga dengan hal itu kamu menjadi dicintai di tengah manusia, dan agar kamu diasuh di bawah pengawasan dan perlindungan-Ku. Ayat ini berisikan penetapan sifat ‘Ain (mata) bagi Allah sebagaimana yang pantas dengan kebesaran dan kesempurnaan-Nya.

THAHA : 40-

إِذْ    تَمْشِىٓ    أُخْتُكَ    فَتَقُولُ    هَلْ    أَدُلُّكُمْ    عَلَىٰ    مَن    يَكْفُلُهُۥ    ۖ    فَرَجَعْنٰكَ    إِلَىٰٓ    أُمِّكَ    كَىْ    تَقَرَّ    عَيْنُهَا    وَلَا    تَحْزَنَ    ۚ    وَقَتَلْتَ    نَفْسًا    فَنَجَّيْنٰكَ    مِنَ    الْغَمِّ    وَفَتَنّٰكَ    فُتُونًا    ۚ    فَلَبِثْتَ    سِنِينَ    فِىٓ    أَهْلِ    مَدْيَنَ    ثُمَّ    جِئْتَ    عَلَىٰ    قَدَرٍ    يٰمُوسَىٰ    ﴿طه:٤۰

TERJEMAH :

(yaitu) ketika saudaramu yang perempuan berjalan, lalu ia berkata kepada (keluarga Fir’aun): “Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?” Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak berduka cita. Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu Kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan; maka kamu tinggal beberapa tahun diantara penduduk Madyan, kemudian kamu datang menurut waktu yang ditetapkan hai Musa,

TAFSIR :

Kami telah anugerahkan kepadamu, ketika saudara perempuanmu berjalan mengikutimu, kemudian ia berkata kepada orang-orang yang mengambilmu : Maukah kalian aku tunjukkan kepada orang yang bisa merawatnya dan menyusuinya untuk kalian?? Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, setelah kamu berada di tangan fir’aun, agar hatinya senang karena kamu selamat dari tenggelam dan pembunuhan, serta tidak bersedih atas kehilanganmu. Kamu pernah membunuh laki-laki Qibthi (Mesir) tanpa sengaja membunuhnya, lalu Kami menyelamatkanmu dari kesusahan perbuatanmu dan takut dibunuh. Kami telah mengujimu, lalu kamu keluar dalam keadaan ketakutan ke penduduk Madyan, lalu kamu berdiam di tengah mereka beberapa tahun lamanya. Kemudian, kamu datang dari Madyan pada waktu yang telah Kami tetapkan untuk mengutusmu, yaitu kedatangan yang selaras dengan ketetapan dan kehendak Allah. Urusan itu seluruhnya kepunyaan Allah Tabaraka wa Ta’ala.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*