Tafsir Al-Muyasar Surat Thaha 116-120

THAHA : 116-

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَى

TERJEMAH :

Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang.

TAFSIR :

Ingatlah, wahai Rasul, ketika Kami berkata kepada malaikat : Sujudlah kepada Adam, sujud penghormatan dan pemuliaan. Maka mereka taat dan sujud, tetapi Iblis menolak bersujud.

THAHA : 117-

فَقُلْنَا يَا آدَمُ إِنَّ هَذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَى

TERJEMAH :

Maka Kami berkata: “Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.

TAFSIR :

Kami katakan : Hai Adam, sesungguhnya Iblis ini adalah musuh bagimu dan bagi istrimu, maka hati-hatilah terhadapnya dan jangan menaatinya dengan bermaksiat kepadaku, lalu ia mengeluarkan kalian dari surga. Akibatnya kamu celaka, jika kamu dikeluarkan darinya.

THAHA : 118-

إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعْرَى

TERJEMAH :

Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang,

TAFSIR :

Sesungguhnya kamu wahai Adam, di surga ini akan selalu makan sehingga tidak akan kelaparan di dalamnya, dan kamu selalu berpakaian sehingga tidak akan telanjang.

THAHA : 119-

وَأَنَّكَ لَا تَظْمَأُ فِيهَا وَلَا تَضْحَى

TERJEMAH :

dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya”.

TAFSIR :

Sesungguhnya kamu tidak akan kehausan di surga ini dan kamu tidak akan ditimpa panas matahari.

THAHA : 120-

فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ الشَّيْطَانُ قَالَ يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَى شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلَى

TERJEMAH :

Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon [949] dan kerajaan yang tidak akan binasa?”

[949] Pohon itu dinamakan “Syajaratulkhuldi” (Pohon kekekalan), karena menurut syaitan, orang yang memakan buahnya akan kekal, tidak akan mati, selanjutnya not. 37.

TAFSIR :

Setan membisikkan kepada Adam dan mengatakan kepadanya : Maukah kamu aku tunjukkan pada sebuah pohon yang jika kamu memakannya, kamu akan abadi tidak akan pernah mati, dan kamu memiliki kerajaan yang tidak akan habis dan tiada putus-putusnya??

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*