Tafsir Al-Muyasar Surat Shaad 26-30

SHAAD : 26-

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

TERJEMAH :

Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

TAFSIR :

Wahai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikanmu berkuasa dan memiliki kerajaan di muka bumi. Maka tetapkanlah hukum diantara manusia dengan keadilan dan objektif, jangan mengikuti hawa nafsu dalam menetapkan hukum, akibatnya hal itu akan menyesatkanmu dari agama dan syariat Allah. Sesungguhnya orang-orang yang tersesat dari jalan Allah akan mendapatkan siksa yang pedih di dalam api neraka, karena kelalaian mereka terhadap hari pembalasan dan hisab.

Hal ini mengandung pesan kepada ulil Amri agar mereka menetapkan hukum dengan berpijak kepada kebenaran yang diturunkan dari Allah, tidak menyimpang darinya karena hal itu akan menyesatkan mereka dari jalan-Nya.

SHAAD : 27-

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاء وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ذَلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ

TERJEMAH :

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.

TAFSIR :

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya hanya untuk sekedar main-main dan iseng. Itulah dugaan orang-orang kafir, maka celaka mereka, mereka akan masuk ke dalam api neraka di Hari Kiamat, karena dugaan batil mereka dan kekufuran mereka kepada Allah.

SHAAD : 28-

أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ

TERJEMAH :

Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang- orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat ma’siat?

TAFSIR :

Apakah Kami menjadikan orang-orang beriman dan beramal shalih seperti orang-orang yang membuat kerusakan di bumi, atau Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa lagi beriman seperti para pelaku dosa yang kafir?? Penyamaan ini tidak layak di sisi Allah, karena Allah akan membalas orang-orang Mukmin yang bertakwa dan menghukum orang-orang yang merusak lagi sengsara.

SHAAD : 29-

كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ

TERJEMAH :

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.

TAFSIR :

Apa yang diwahyukan kepadamu ini (wahai Rasul) adalah sebuah kitab yang penuh berkah yang Kami turunkan kepadamu agar kalian merenungkan ayat-ayatnya, dan mengamalkan kandungan dan hidayahnya, agar orang-orang yang memiliki akal yang lurus merenungkan apa yang Allah bebankan atas mereka.

SHAAD : 30-

وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ

TERJEMAH :

Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik- baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta’at (kepada Tuhannya),

TAFSIR :

Dan Kami memberikan kepada Dawud seorang anak bernama Sulaiman sebagai sebuah nikmat dari Kami kepadanya, dan Kami membahagiakannya dengannya. Sebaik-baik hamba adalah Sulaiman, sesungguhnya dia banyak kembali kepada Allah dan pasrah kepada-Nya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*