Tafsir Al-Muyasar Surat Saba’ 41-45

SABA’ : 41-

قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ

TERJEMAH :

Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelin- dung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin[1243]; ke- banyakan mereka beriman kepada jin itu”.

[1243] Yang dimaksud “jin” di sini ialah jin yang durhaka ialah syaitan.

TAFSIR :

Malaikat menjawab : Kami menyucikan-Mu ya Allah dari sekutu dalam ibadah. Engkau adalah wali Kami yang kami taati dan kami sembah semata. Akan tetapi mereka menyembah setan-setan, kebanyakan dari mereka membenarkan dan menaati setan-setan itu.

SABA’ : 42-

فَالْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَّفْعًا وَلَا ضَرًّا وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ

TERJEMAH :

Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: “Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu “.

TAFSIR :

Di Hari Kebangkitan, apa-apa yang disembah selain Allah tidak memiliki apa pun untuk para penyembahnya, tidak manfaat dan tidak pula mudarat. Dan Kami berfirman kepada orang-orang yang menzhalimi diri mereka dengan kesyirikan dan kemaksiatan : Rasakanlah siksa neraka yang dulu kalian dustakan.

SABA’ : 43-

وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالُوا مَا هَذَا إِلَّا رَجُلٌ يُرِيدُ أَن يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ آبَاؤُكُمْ وَقَالُوا مَا هَذَا إِلَّا إِفْكٌ مُّفْتَرًى وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءهُمْ إِنْ هَذَا إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

TERJEMAH :

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang, me- reka berkata: “Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu”, dan mereka berkata: “(Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja”. Dan orang-orang kafir berkata terhadap ke- benaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.

TAFSIR :

Bila ayat-ayat Allah yang jelas dibacakan kepada orang-orang Makkah, maka mereka berkata : Muhammad hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalang-halangi kalian untuk menyembah sembahan-sembahan yang kalian sembah, dan telah disembah sebelumnya oleh nenek moyang kalian. Mereka juga berkata : Al-Qur’an yang kamu bacakan kepada kami (wahai Muhammad) hanyalah dusta yang dibuat-buat. Kamu membuatnya dari dirimu sendiri bukan dari sisi Allah. Dan orang-orang kafir berkata tentang al-Qur’an manakala ia datang kepada mereka : Ini hanyalah sihir yang nyata.

SABA’ : 44-

وَمَا آتَيْنَاهُم مِّن كُتُبٍ يَدْرُسُونَهَا وَمَا أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمْ قَبْلَكَ مِن نَّذِيرٍ

TERJEMAH :

Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang me- reka baca dan sekali-kali tidak pernah (pula) mengutus kepada mereka sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun.

TAFSIR :

Dan Kami tidak menurunkan kepada orang-orang kafir kitab-kitab yang mereka baca sebelum al-Qur’an, lalu kitab-kitab itu menunjukkan kepada mereka atas apa yang mereka klaim bahwa apa yang dibawa oleh Muhammad adalah sihir. Dan Kami tidak mengutus kepada mereka sebelummu wahai Rasul seorang Rasul yang memperingatkan mereka terhadap siksa Kami.

SABA’ : 45-

وَكَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا مِعْشَارَ مَا آتَيْنَاهُمْ فَكَذَّبُوا رُسُلِي فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ

TERJEMAH :

Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan sedang orang- orang kafir Mekah itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa[1244] yang telah Kami berikan kepada orang-orang dahulu itu lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka alangkah hebatnya akibat kemurkaan-Ku.

[1244] Maksud dari “sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada mereka” ialah pemberian Tuhan tentang kepandaian ilmu pengetahuan, umur panjang, kekuatan jasmani, kekayaan harta benda dan sebagai- nya.

TAFSIR :

Dan orang-orang sebelum mereka telah mendustakan utusan-utusan Kami, seperti ‘Ad dan Tsamud. Padahal orang-orang Makkah tidak memiliki sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada umat-umat terdahulu berupa kekuatan,kekayaan melimpah dan usia yang panjang, serta nikmat-nikmat lainnya. Lalu mereka mendustakan utusan-utusan-Ku dalam apa yang mereka bawa kepada mereka. Maka lihatlah (wahai Rasul) bagaimana pengingkaran-Ku atas mereka dan hukuman-Ku terhadap mereka??

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*