Tafsir Al-Muyasar Surat Maryam 1-10

MARYAM : 1

كهيعص
Terjemah :
Kaaf Haa Yaa “Ain Shaad [897].

[897] Lihat not no. 10.
Tafsir :
Kaf Ha Ya “Ain Shad. Pembicaraan tentang huruf-huruf penggalan ini telah dibicarakan di awal surat al-Baqarah.

MARYAM : 2

ذِكْرُ رَحْمَةِ رَبِّكَ عَبْدَهُ زَكَرِيَّا
Terjemah :
(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria,
Tafsir :
Ini adalah keterangan tentang rahmat Rabbmu yang diberikan kepada hamba-Nya, Zakariya. Kami akan menceritakannya kepadamu, karena di dalamnya terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mau mengambil pelajaran.

MARYAM : 3

إِذْ نَادَى رَبَّهُ نِدَاء خَفِيًّا
Terjemah :
yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.
Tafsir :
Ketika ia berdoa kepada Rabbnya dengan suara yang lembut, agar lebih sempurna keikhlasannya karena Allah dan lebih diharapkan terkabul.

MARYAM : 4

قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُن بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا
Terjemah :
Ia berkata “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku.
Tafsir :
Ia berkata : Wahai Rabbku, sesungguhnya aku sudah tua, tulangku telah lemah, dan uban telah merata di kepalaku, dan aku belum pernah terhalang dari terkabulnya doa.

MARYAM : 5

وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِن وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا
Terjemah :
Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku [898] sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera,

[898]Yang dimaksud oleh Zakaria dengan mawali ialah orang-orang yang akan mengendalikan dan melanjutkan urusannya sepeninggalnya.Yang dikhawatirkan Zakaria ialah kalau mereka tidak dapat melaksanakan urusan itu dengan baik, karena tidak seorangpun diantara mereka yang dapat dipercayainva, oleh sebab itu dia meminta dianugerahi seorang anak.
Tafsir :
Sesungguhnya aku khawatir terhadap kaum kerabat dan keluargaku sepeninggalku bila mereka tidak menegakkan agama-Mu sepenuhnya, dan tidak mengajak para hamba-Mu kepada-Mu, sedang istriku adalah seorang yang mandul yang tidak bisa melahirkan anak, maka anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang putra pewaris lagi pembela.

MARYAM : 6

يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا
Terjemah :
yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya”qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai”.
Tafsir :
Ia akan mewarisi kenabianku dan kenabian keluarga Ya”qub. Jadikanlah anak ini sebagai orang yang diridhai oleh-Mu dan para hamba-Mu.

MARYAM : 7

يَا زَكَرِيَّا إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَل لَّهُ مِن قَبْلُ سَمِيًّا
Terjemah :
Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.
Tafsir :
Wahai Zakariya, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu tentang terkabulnya doamu. Sungguh Kami akan berikan kepadamu seorang anak yang bernama Yahya, yang Kami belum pernah memberi nama seorang pun dengan nama ini.

MARYAM : 8

قَالَ رَبِّ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا وَقَدْ بَلَغْتُ مِنَ الْكِبَرِ عِتِيًّا
Terjemah :
Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua”.
Tafsir :
Zakariya pun berkata keheranan : Wahai Rabbbku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul yang tidak mempunyai anak, dan aku juga telah mencapai usia yang sangat tua dan tulangnya sudah lemah??

MARYAM : 9

قَالَ كَذَلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِن قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا
Terjemah :
Tuhan berfirman: “Demikianlah”. Tuhan berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali”.
Tafsir :
Malaikat menjawab Zakariya terhadap keheranannya : Perkara ini sebagaimana yang kamu katakan, yaitu istrimu mandul dan kamu sudah mencapai usia yang sangat tua. Tetapi Rabbmu berfirman : Penciptaan Yahya dengan cara yang seperti ini adalah suatu yang sangat mudah bagi-Ku. Kemudian Allah menyebutkan kepada Zakariya perkara yang lebih mengherankan lagi daripada apa yang ditanyakannya, lewat firman-Nya : Sesungguhnya Aku telah menciptakanmu sebelum Yahya, padahal ketika itu kamu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut dan belum ada.

MARYAM : 10

قَالَ رَبِّ اجْعَل لِّي آيَةً قَالَ آيَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلَاثَ لَيَالٍ سَوِيًّا
Terjemah :
Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda”. Tuhan berfirman: “Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat”.
Tafsir :
Zakariya berkata untuk menambah ketentramannya : Wahai Rabbku, berikanlah kepadaku suatu tanda atas terwujudnya apa yang telah dikabargembirakan kepadaku oleh malaikat. Dia berfirman : Tandamu ialah kamu tidak mampu bercakap-cakap dengan manusia selama tiga hari tiga malam, padahal kamu sehat walafiyat.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*