Tafsir Al-Muyasar Surat Hud 11-20

HUD : 11

إِلاَّ الَّذِينَ صَبَرُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ أُوْلَـئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ
Terjemah :
kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.
Tafsir :
Tetapi orang-orang yang bersabar atas musibah yang menimpa dengan tetap beriman kepada Allah dan mengharap pahala di sisinya dan mengerjakan amal shalih sebagai bentuk syukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya, bagi mereka ampunan atas dosa-dosa mereka dan mendapatkan pahala yang besar di akhirat kelak.

HUD : 12

فَلَعَلَّكَ تَارِكٌ بَعْضَ مَا يُوحَى إِلَيْكَ وَضَآئِقٌ بِهِ صَدْرُكَ أَن يَقُولُواْ لَوْلاَ أُنزِلَ عَلَيْهِ كَنزٌ أَوْ جَاء مَعَهُ مَلَكٌ إِنَّمَا أَنتَ نَذِيرٌ وَاللّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ
Terjemah :
Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebahagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu, karena khawatir bahwa mereka akan mengatakan: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan (kekayaan) atau datang bersama-sama dengan dia seorang malaikat?” Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah Pemelihara segala sesuatu.
Tafsir :
Maka boleh jadi engkau (wahai Rasul) karena begitu besarnya kekufuran dan pendustaan yang engkau lihat pada mereka, engkau hendak meninggalkan sebagian wahyu yang telah Allah turunkan dan perintahkan kepadamu untuk disampaikan, dan hatimu akan merasa sempit karenanya. Engkau khawatir kalau mereka akan meminta darimu permintaan yang menyusahkan, seperti permintaan mereka : Mengapa tidak diturunkan kepadanya harta yang banyak?? Atau : Datang bersamanya malaikat untuk membenarkan risalahnya. Maka sampaikanlah kepada mereka apa yang telah Aku wahyukan kepadamu. Tugasmu hanyalah memberi peringatan dengan apa yang telah Aku wahyukan kepadamu. Dan, Allah Pemelihara segala sesuatu lagi mengatur segala urusan makhluk-Nya.

HUD : 13

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ قُلْ فَأْتُواْ بِعَشْرِ سُوَرٍ مِّثْلِهِ مُفْتَرَيَاتٍ وَادْعُواْ مَنِ اسْتَطَعْتُم مِّن دُونِ اللّهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Terjemah :
Bahkan mereka mengatakan: “Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu”, Katakanlah: “(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar”.
Tafsir :
Bahkan apakah orang-orang musrik Makkah itu mengatakan : Sesungguhnya Muhammad telah membuat-buat al-Qur”an ini. Katakanlah kepada mereka : Apabila sangkaan kalian itu benar, maka datangkalah sepuluh surat buatan yang menyerupai al-Qur”an. Panggillah seluruh makhluk Allah yang kalian anggap mampu untuk membantu kalian mendatangkan (membuat) sepuluh surat itu, apabila yang kalian katakan itu memang benar.

HUD : 14

فَإِن لَّمْ يَسْتَجِيبُواْ لَكُمْ فَاعْلَمُواْ أَنَّمَا أُنزِلِ بِعِلْمِ اللّهِ وَأَن لاَّ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ فَهَلْ أَنتُم مُّسْلِمُونَ
Terjemah :
Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al Quran itu diturunkan dengan ilmu [713] Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?

[713] Yakni: Allah saja yang dapat membuat Al Quran itu.
Tafsir :
Apabila orang-orang musyrik itu tidak menerima permintaan kalian (wahai Rasul dan orang-orang yang beriman bersamamu) untuk membuat semisal al-Qur”an, karena semuanya tidak akan mampu untuk membuatnya, maka ketahuilah oleh kalian bahwa al-Qur”an ini diturunkan Allah kepada Rasul-Nya dengan ilmu Allah, dan bukan perkataan manusia. Ketahuilah, bahwa tidak ada Illah yang disembah dengan benar kecuali Allah. Maka apakah setelah menerima hujjah ini, kalian berserah diri dengan tunduk kepada Allah dan Rasul-Nya??

HUD : 15

مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لاَ يُبْخَسُونَ
Terjemah :
Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.
Tafsir :
Barangsiapa yang bekerja hanya ingin mendapatkan dunia dan kekayaannya, maka Kami berikan buah dari pekerjaan mereka di dunia sepenuhnya, dan tidak akan dikurangi sedikit pun balasan dari pekerjaan duniawi mereka.

HUD : 16

أُوْلَـئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ إِلاَّ النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُواْ فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
Terjemah :
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan [714].
________________________________________
[714] Maksudnya: apa yang mereka usahakan di dunia itu tidak ada pahalanya di akhirat.
Tafsir :
Mereka tidak akan memperoleh apa pun di akhirat, kecuali Neraka Jahanam yang sangat panas. Lenyaplah manfaat pekerjaan yang telah mereka kerjakan di dunia, dan pekerjaan mereka di dunia sia-sia karena tidak dilakukan untuk mencari keridhaan Allah.

HUD : 17

أَفَمَن كَانَ عَلَى بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّهِ وَيَتْلُوهُ شَاهِدٌ مِّنْهُ وَمِن قَبْلِهِ كِتَابُ مُوسَى إَمَامًا وَرَحْمَةً أُوْلَـئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ وَمَن يَكْفُرْ بِهِ مِنَ الأَحْزَابِ فَالنَّارُ مَوْعِدُهُ فَلاَ تَكُ فِي مِرْيَةٍ مِّنْهُ إِنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يُؤْمِنُونَ
Terjemah :
Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) [715] dari Allah dan sebelum Al Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat?. Mereka itu beriman kepada Al Quran. Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Quran itu. Sesungguhnya (Al Quran) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
________________________________________
[715] Ada yang menafsirkan “saksi” di sini dengan Jibril u adapula yang menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan saksi di sini ialah Al Quran itu sendiri karena Al Quran itu adalah suatu mujizat yang tidak dapat dibantah atau dibatalkan.
Tafsir :
Apakah orang yang mempunyai hujjah dan bukti nyata dari Rabb-nya atas apa yang diimaninya, dan menyeru kepadanya dengan wahyu yang diturunkan Allah, yang didalamnya terdapat bukti ini, kemudian mengemukakan bukti lain yang memperkuatnya, yaitu Jibril atau Muhammad صلی الله عليه وسلم, lalu diperkuat oleh bukti yang ketiga dan sebelum al-Qur”an yaitu Taurat (kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa sebagai penuntun dan rahmat bagi orang yang mempercayainya). Maka, apakah dia itu sama seperti orang yang hanya mengharapkan kehidupan duniawi yang fana dengan segala kesenangannya?? Mereka itulah orang-orang yang membenarkan al-Qur”an dan menjalankan hukum-hukumnya. Barangsiapa yang kufur terhadap al-Qur”an, yaitu mereka yang berkumpul menentang Rasulullah صلی الله عليه وسلم, maka balasannya adalah Neraka. Dia pasti akan memasukinya. Janganlah engkau (wahai Rasul) ragu-ragu terhadap urusan al-Qur”an dan bahwa al-Qur”an diturunkan dari sisi Allah, setelah engkau melihat berbagai dalil dan bukti itu. Dan ketahuilah, bahwa agama inilah yang benar dari Rabbmu, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mempercayainya dan tidak menjalankan apa yang diperintahkan kepada mereka. Ini adalah pengarahan yang bersifat umum kepada umat Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم.

HUD : 18

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللّهِ كَذِبًا أُوْلَـئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَى رَبِّهِمْ وَيَقُولُ الأَشْهَادُ هَـؤُلاء الَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَى رَبِّهِمْ أَلاَ لَعْنَةُ اللّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ
Terjemah :
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah?. Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi [716] akan berkata: “Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka”. Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim,
________________________________________
[716] Maksud “para saksi” di sini ialah: malaikat, nabi-nabi dan anggota-anggota badannya sendiri.
Tafsir :
Tidak ada seorang pun yang lebih zhalim dari orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah. Mereka semua akan dihadapkan kepada Rabb mereka pada Hari Kiamat untuk memperhitungkan perbuatan mereka. Para saksi dari malaikat, nabi dan selainnya berkata : Orang-orang inilah yang telah berdusta atas Rabb mereka di dunia, dan Allah telah murka kepada mereka. Maka Allah melaknat mereka dengan laknat yang tidak terputus, karena kezhaliman mereka telah menjadi sifat yang mendarah daging bagi mereka.

HUD : 19

الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُم بِالآخِرَةِ هُمْ كَافِرُونَ
Terjemah :
(yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat.
Tafsir :
Mereka itulah orang-orang zhalim yang mencegah manusia dari jalan Allah yang menghubungkan kepada-Nya. Mereka menghendaki agar jalan ini bengkok demi mengikuti hawa nafsu mereka. Merekalah orang-orang yang kufur terhadap Hari Akhirat, tidak mempercayai adanya hari Kebangkitan dan Pembalasan.

HUD : 20

أُولَـئِكَ لَمْ يَكُونُواْ مُعْجِزِينَ فِي الأَرْضِ وَمَا كَانَ لَهُم مِّن دُونِ اللّهِ مِنْ أَوْلِيَاء يُضَاعَفُ لَهُمُ الْعَذَابُ مَا كَانُواْ يَسْتَطِيعُونَ السَّمْعَ وَمَا كَانُواْ يُبْصِرُونَ
Terjemah :
Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya).
Tafsir :
Orang-orang kafir itu tidak mampu untuk menghilangkan siksa Allah di bumi ini terhadap mereka. Dan tidak ada seorangpun yang menjadi penolong mereka untuk mencegah siksa-Nya. Dan siksa terhadap mereka dilipatgandakan di Neraka Jahanam, karena mereka tidak mampu mendengarkan al-Qur”an untuk diambil faedah atau tidak bisa melihat tanda-tanda kekuasaan Allah di dunia ini untuk mendapatkan hidayah. Mereka sibuk dengan kekufuran yang selama ini mereka kerjakan.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*