Tafsir Al-Muyasar Surat Fushshilat Ayat 36-40

FUSHSHILAT : 36-

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

TERJEMAH :

Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

TAFSIR :

Bila setan membisikkan godaannya ke dalam hatimu untuk membalas orang yang berbuat buruk kepadamu dengan keburukan, maka memohonlah perlindungan kepada Allah dan bernaunglah kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar permohonanmu dan Maha Mengetahui segala urusan makhluk-Nya.

FUSHSHILAT : 37-

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

TERJEMAH :

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.

TAFSIR :

Di antara hujjah-hujjah Allah atas makhluk-Nya, dan bukti-bukti keesaan-Nya dan kesempurnaan kodrat-Nya adalah perbedaan malam dengan siang, dan pergantian di antara keduanya, perbedaan matahari dengan rembulan dan pergantian di antara keduanya. Semua ini di bawah aturan dan tatanan Allah. Jangan bersujud kepada matahari atau rembulan, karena keduanya adalah makhluk yang diatur, sebaliknya bersujudlah kepada Allah yang menciptakan mereka, bila kalian benar-benar tunduk kepada perintah-Nya, mendengar dan menaati-Nya, menyembah-Nya semata tidak ada sekutu bagi-Nya.

FUSHSHILAT : 38-

فَإِنِ اسْتَكْبَرُوا فَالَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَ

TERJEMAH :

Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu.

TAFSIR :

Bila orang-orang musyrikin itu menyombongkan diri dengan menolak untuk sujud kepada Allah, maka sesungguhnya para malaikat yang ada di sisi Rabb-mu tidak menyombongkan diri untuk itu. Sebaliknya mereka selalu bertasbih dan menyucikan Allah dari segala kekurangan siang dan malam, mereka tidak berhenti melakukan dan tidak pernah bosan.

FUSHSHILAT : 39-

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الْأَرْضَ خَاشِعَةً فَإِذَا أَنزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاء اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ إِنَّ الَّذِي أَحْيَاهَا لَمُحْيِي الْمَوْتَى إِنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

TERJEMAH :

Dan di antara tanda-tanda-Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

TAFSIR :

Di antara tanda-tanda keesaan dan kodrat Allah adalah bahwa kamu melihat bumi kering dan tidak bertanaman. Bila Kami menurunkan hujan atasnya, maka kehidupan pun menggeliat padanya, ia bergerak dengan tumbuhnya pohon-pohon yang mengembang dan meninggi. Sesungguhnya Allah yang telah menghidupkan bumi yang mati itu juga pasti mampu menghidupkan kembali makhluk setelah kematian mereka. Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Sebagaimana Dia mampu menumbuhkan bumi yang mati. Dia juga kuasa untuk menghidupkan orang-orang yang sudah mati.

FUSHSHILAT : 40-

إِنَّ الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي آيَاتِنَا لَا يَخْفَوْنَ عَلَيْنَا أَفَمَن يُلْقَى فِي النَّارِ خَيْرٌ أَم مَّن يَأْتِي آمِنًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

TERJEMAH :

Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

TAFSIR :

Sesungguhnya orang-orang yang condong dari kebenaran, mereka kafir dan menyelewengkan al-Qur’an, tidaklah samar bagi kami, sebaliknya Kami mengetahui mereka. Siapa yang lebih baik, pengingkar ayat-ayat Allah yang dicampakkan ke dalam api neraka, atau orang yang dating di Hari Kiamat dalam keadaan aman dari adzab Allah, dan dia berhak atas pahala-Nya karena dia beriman kepada-Nya dan membenarkan ayat-ayat-Nya?? Beramallah kalian (wahai orang-orang yang ingkar) sesuka kalian, karena sesungguhnya Allah Maha Melihat amal perbuatan kalian, tiada sedikit pun yang samar bagi-Nya. Dia akan membalas kalian atas itu. Ayat ini mengandung ancaman bagi mereka.

Asbabun Nuzul :

Ibnul Mundzir meriwayatkan dari Basyir bin Fath berkata : Ayat 40 ini turun pada Abu Jahal dan Ammar bin Yasir.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*