Tafsir Al-Muyasar Surat Fushshilat 21-25

FUSHSHILAT : 21-

وَقَالُوا لِجُلُودِهِمْ لِمَ شَهِدتُّمْ عَلَيْنَا قَالُوا أَنطَقَنَا اللَّهُ الَّذِي أَنطَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ خَلَقَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

TERJEMAH :

Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan”.

TAFSIR :

Musuh-musuh Allah yang digiring ke neraka itu berkata mengingkari kulit-kulit mereka : Mengapa kalian bersaksi atas kami?? Maka kulit-kulit itu menjawab : Allah yang membuat kami bisa berbicara., Dia-lah yang membuat segala sesuatu bisa berbicara, Dia-lah yang menciptakan kalian pertama kali saat kalian bukan apa-apa, dan hanya kepada-Nya tempat kembali kalian setelah kematian untuk menghadapi hisab dan pembalasan.

FUSHSHILAT : 22-

وَمَا كُنتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَنْ يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلَا أَبْصَارُكُمْ وَلَا جُلُودُكُمْ وَلَكِن ظَنَنتُمْ أَنَّ اللَّهَ لَا يَعْلَمُ كَثِيرًا مِّمَّا تَعْمَلُونَ

TERJEMAH :

Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu [1333] bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan


[1333] Mereka itu berbuat dosa dengan terang-terangan karena mereka menyangka bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan mereka dan mereka tidak mengetahui bahwa pendengaran, penglihatan dan kulit mereka akan menjadi saksi di akhirat kelak atas perbuatan mereka.

TAFSIR :

Kalian tidak bisa bersembunyi saat melakukan kemaksiatan-kemaksiatan karena takut bila pendengaran, penglihatan dan kulit kalian akan bersaksi atas kalian di Hari Kiamat. Kalian mengira dengan melakukan kemaksiatan-kemaksiatan bahwa Allah banyak tidak mengetahui dari amal perbuatan kalian yang dengannya kalian mendurhakai-Nya.

Asbabun Nuzul :

Asy-Syaikhan, at-Tirmidzi, Ahmad dan lainnya meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud berkata : Ada tiga orang berselisih di sisi Ka’bah, dua dari Quraisy dan satu dari Tsaqif, atau satu dari Tsaqif dan dua dari Quraisy. Salah seorang dari mereka berkata : Apakah menurut kalian Allah mendengar apa yang kami katakana?? Yang lain menjawab : Dia akan mendengar jika kita berbicara keras dan tidak mendengar jika kita berbicara pelan. Yang lain berkata : Jika Dia bisa mendengar kalau kita berbicara keras, maka Dia pun juga bisa mendengar kalau kita berbicara pelan. Maka Allah menurunkan ayat 22 ini.

FUSHSHILAT : 23-

وَذَلِكُمْ ظَنُّكُمُ الَّذِي ظَنَنتُم بِرَبِّكُمْ أَرْدَاكُمْ فَأَصْبَحْتُم مِّنْ الْخَاسِرِينَ

TERJEMAH :

Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka kepada Tuhanmu, Dia telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi.

TAFSIR :

Itulah dugaan buruk kalian, dugaan kalian terhadap Rabb kalian, ia mencelakakan kalian dan yang membuat kalian masuk neraka. Maka di hari ini kalian termasuk orang-orang yang merugi pada diri dan keluarganya.

FUSHSHILAT : 24-

فَإِن يَصْبِرُوا فَالنَّارُ مَثْوًى لَّهُمْ وَإِن يَسْتَعْتِبُوا فَمَا هُم مِّنَ الْمُعْتَبِينَ

TERJEMAH :

Jika mereka bersabar (menderita azab) maka nerakalah tempat diam mereka dan jika mereka mengemukakan alasan-alasan, maka tidaklah mereka termasuk orang-orang yang diterima alasannya.

TAFSIR :

Bila mereka kuat menerima adzab, maka Neraka adalah tempat tinggal mereka. Bila mereka minta kembali ke dunia untuk mulai beramal shalih, maka permintaan mereka tidak akan dituruti dan alasan-alasan tidak akan diterima dari mereka.

FUSHSHILAT : 25-

وَقَيَّضْنَا لَهُمْ قُرَنَاء فَزَيَّنُوا لَهُم مَّا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَحَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ فِي أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِم مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنَّهُمْ كَانُوا خَاسِرِينَ

TERJEMAH :

Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka [1334] dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jinn dan manusia, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.


[1334] Yang dimaksud dengan “yang ada di hadapan” ialah nafsu dan kelezatan di dunia yang sedang dicapai, sedang yang dimaksud dengan “di belakang mereka” ialah angan-angan dan cita-cita yang tidak dapat dicapai.

TAFSIR :

Dan Kami menyiapkan untuk orang-orang zhalim yang ingkar itu kawan-kawan yang rusak dari setan jin dan manusia. Lalu para setan itu menghiasi perbuatan buruk mereka di dunia, mengajak mereka kepada kenikmatan dan syahwatnya yang haram, membuat mereka lalai terhadap kehidupan akhirat yang menanti mereka, sehingga mereka pun melupakannya dan tidak mengingatnya, mengajak mereka untuk mendustakan hari kebangkitan. Maka dengan itu mereka berhak masuk neraka bersama umat-umat terdahulu dari kalangan jin dan manusia yang kafir. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi amal perbuatan dan keluarganya di dunia dan di akhirat.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*