Tafsir Al-Muyasar Surat Faathir’ 11-15

FAATHIR’ : 11-

وَاللَّهُ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنثَى وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِن مُّعَمَّرٍ وَلَا يُنقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

TERJEMAH :

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan me- lainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

TAFSIR :

Allah menciptakan bapak kalian Adam dari tanah, kemudian menjadikan keturunannya dari air yang hina, kemudian Dia menjadikan kalian laki-laki dan perempuan. Seorang wanita tidak akan hamil dan tidak akan melahirkan kecuali dengan ilmu-Nya. Seseorang juga tidak dipanjangkan umurnya, dan seseorang tidak dipendekkan umurnya kecuali telah termaktub dalam Kitab di sisi Allah, yaitu Luhul Mahfuzh sebelum ibunya mengandung dan melahirkannya. Allah telah mencatat semua itu, dan Dia juga mengetahui sebelum menciptakannya, apa yang telah ditulis dengannya tidak bertambah dan tidak berkurang. Sesungguhnya penciptaan kalian, ilmu tentang keadaan kalian dan penulisannya di Lauhul Mahfuzh, semuanya adalah mudah bagi Allah.

FAATHIR’ : 12-

وَمَا يَسْتَوِي الْبَحْرَانِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ سَائِغٌ شَرَابُهُ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَمِن كُلٍّ تَأْكُلُونَ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُونَ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ فِيهِ مَوَاخِرَ لِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

TERJEMAH :

Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap dimi- num dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.

TAFSIR :

Dua laut tidak sama, ini tawar dan sangat tawar, mudah melewati kerongkongan dan bisa menghilangkan dahaga, sedangkan yang itu sangat asin. Dan dari keduanya kalian makan ikan segar yang lezat. Kalian juga mengeluarkan perhiasan, yaitu mutiara dan batu marjan yang kalian gunakan. Kalian telah melihat bahtera-bahtera membelah air, agar kalian bisa mencari karunia Allah melalui perniagaan dan lainnya. Hal itu mengandung petunjuk bagi kuasa Allah dan keesaan-Nya dan agar kalian bisa bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya yang Dia berikan kepada kalian.

FAATHIR’ : 13-

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ

TERJEMAH :

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan me- nurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.

TAFSIR :

Allah memasukkan sebagian waktu malam ke dalam siang, sehingga siang bertambah sesuai dengan kadar berkurangnya malam. Allah juga memasukkan sebagian waktu siang ke dalam malam, sehingga malam bertambah sesuai dengan kadar berkurangnya siang. Allah menundukkan matahari dan rembulan, keduanya berjalan untuk waktu yang telah ditetapkan. Yang melaukan ini adalah Allah, Rabb kalian, bagi-Nya seluruh kerajaan. Dan orang-orang yang kalian sembah selain Allah tidak memiliki walau qithmir, yaitu kulit tipis putih antara daging kurma dengan bijinya.

FAATHIR’ : 14-

إِن تَدْعُوهُمْ لَا يَسْمَعُوا دُعَاءكُمْ وَلَوْ سَمِعُوا مَا اسْتَجَابُوا لَكُمْ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ وَلَا يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍ

TERJEMAH :

Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyirikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan o- leh Yang Maha Mengetahui [1252].

[1252] Dalam hal ini ialah Allah I

TAFSIR :

Bila kalian (wahai manusia) memanggil sesembahan-sesembahan tersebut selain Allah, mereka tidak mendengar panggilan kalian. Dan kalaupun diasumsikan mereka mendengar maka mereka tetap tidak mampu menjawab kalian. Di Hari Kiamat sesembahan-sesembahan tersebut berlepas diri dari kalian, tiada yang mengabarkan kepadamu (wahai Rasul) yang lebih benar daripada Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

FAATHIR’ : 15-

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنتُمُ الْفُقَرَاء إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

TERJEMAH :

Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia- lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.

TAFSIR :

Wahai manusia, kalian membutuhkan Allah dalam segala sesuatu, kalian tidak bisa terlepas dari memerlukan-Nya sekejap pun, sebaliknya Allah Mahakaya sehingga Dia tidak membutuhkan manusia dan tidak memerlukan apapun dari makhluk-Nya. Dia Maha Terpuji pada Dzat, nama-nama dan sifat-sifat-Nya, Maha Terpuji atas nikmat-nikmat-Nya, karena segala nikmat yang diterima manusia adalah dari-Nya. Bagi-Nya segala puji dan syukur dalam segala keadaan.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*