Tafsir Al-Muyasar Surat AZ-Zumar 16-20

AZ-ZUMAR : 16-

لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ذَلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ

TERJEMAH :

Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku.

TAFSIR :

Orang-orang yang merugi itu di Hari Kiamat dalam  Neraka Jahanam mendapatkan potongan-potongan adzab Neraka dari atas mereka seperti atap yang memayungi, dari bawah mereka juga demikian. Dengan adzab yang seperti itulah Allah menakut-nakuti hamba-hamba-Nya agar mereka mewaspadai-nya. Wahai hamba-hamba-Ku, bertakwalah kepada-Ku dengan menjalankan perintah-perintah-Ku dan menjauhi larangan-larangan-Ku.

AZ-ZUMAR : 17-

وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَى فَبَشِّرْ عِبَادِ

TERJEMAH :

Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembah- nya [1311] dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba- hamba-Ku,

[1311] “Thaghut” ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain Allah I

TAFSIR :

Dan orang-orang yang menolak untuk taat kepada setan dan tidak menyembah selain Allah, bertaubat kepada-Nya dengan beribadah kepada-Nya seraya mengikhlaskan agama untuk-Nya, bagi mereka adalah berita gembira dalam kehidupan dunia ini dengan sanjungan yang bagus dan taufik dari Allah. Sedangkan di akhirat mereka mendapatkan ridha Allah dan kenikmatan langgeng dalam surga. Maka sampaikanlah berita gembira (wahai Nabi) kepada hamba-hamba-Ku.

Asbabun Nuzul :

Juwaibir meriwayatkan dengan sanadnya dari Jabir bin Abdullah berkata : Ketika turun surat Al-Hijr ayat 44, seorang laki-laki Anshar datang kepada Nabi, dia berkata : Ya Rasulullah, aku mempunyai tujuh orang hamba sahaya, dan untuk masing-masing pintu darinya aku telah memerdekakan seorang hamba, maka padanya turun ayat 17-18 ini.

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari Zaid bin Aslam bahwa 17 ayat ini turun pada tiga orang yang berkata pada masa Jahiliyah : Tidak ada Tuhan yang haq selain Allah. Mereka adalah : Zaid bin Amru bin Nufail, Abu Dzar al-Ghifari dan Salman al-Farisi.

AZ-ZUMAR : 18-

الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ أُوْلَئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ وَأُوْلَئِكَ هُمْ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ

TERJEMAH :

yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya [1312]. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.

[1312] Maksudnya ialah mereka yang mendengarkan ajaran- ajaran Al Quraan dan ajaran-ajaran yang lain, tetapi yang diikutinya ialah ajaran-ajaran Al Quraan karena ia adalah yang paling baik.

TAFSIR :

Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti yang paling lurus darinya. Sebaik-baik perkataan dan sekaligus paling lurus adalah kalam Allah kemudian sabda Rasul-Nya. Mereka itu adalah orang-orang yang telah Allah bimbing ke jalan yang benar lagi lurus. Allah menunjukkan kepada mereka akhlak dan perbuatan terbaik dan mereka adalah orang-orang yang memiliki akal yang sempurna.

AZ-ZUMAR : 19-

أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِي النَّارِ

TERJEMAH :

Apakah (kamu hendak merobah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?

TAFSIR :

Apakah orang yang berhak mendapatkan keputusan adzab, karena dia terus-menerus di atas kesesatan dan penentangannya, sesungguhnya tidak ada cara bagimu (wahai Rasul) untuk memberinya petunjuk. Apakah kamu mampu menyelamatkannya dari neraka?? Tidak, kamu tidak kuasa untuk itu.

AZ-ZUMAR : 20-

لَكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَعْدَ اللَّهِ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ الْمِيعَادَ

TERJEMAH :

Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya.

TAFSIR :

Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Rabb mereka dengan menaati-Nya dan mengikhlaskan ibadahnya hanya kepada-Nya, di surga mereka memperoleh kamar-kamar, sebagian darinya dibangun di atas sebagian yang lain, sungai-sungai mengalir dari bawah tempat tinggal dan kamar-kamar mereka. Semua itu Allah janjikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa sebagai janji yang pasti, Allah tidak menyelisihi janji.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*