Tafsir Al-Muyasar Surat As-Sajdah 6-10

AS-SAJDAH : 6-

ذَلِكَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

TERJEMAH :

Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

 TAFSIR :

Itulah Allah yang Maha mencipta dan mengatur segala urusan alam semesta, yang mengetahui apa yang ghaib dari pandangan mata dan apa yang disimpan oleh dada dan disembunyikan dalam hati. Dia mengetahui apa yang disaksikan oleh mata. Dia Mahakuat lagi Mahaperkasa yang tidak dikalahkan, Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.

AS-SAJDAH : 7-

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ

TERJEMAH :

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.

 TAFSIR :

Dia-lah Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya dan Dia mengawali penciptaan manusia yaitu Adam dari tanah.

AS-SAJDAH : 8-

ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِن سُلَالَةٍ مِّن مَّاء مَّهِينٍ

TERJEMAH :

Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.

 TAFSIR :

Kemudian Dia menjadikan anak-anak keturunannya berkembang dari sperma yang lengket dan hina.

AS-SAJDAH : 9-

ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

TERJEMAH :

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

 TAFSIR :

Kemudian Allah menyempurnakan penciptaan manusia tanpa contoh sebelumnya dan membaguskannya. Dia meniupkan dari ruh-Nya kepadanya melalui malaikat yang meniupkan ruh kepadanya. Dia menjadikan untuk kalian (wahai manusia) pendengaran dan penglihatan, dengannya kalian bisa membedakan suara-suara, warna-warna, dzat-dzat dan orang-orang, serta nikmat akal yang dengannya kalian bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk, yang berguna dan berbahaya. Namun kalian tidak banyak bersyukur kepada Rabb kalian atas nikmat-nikmat-Nya kepada kalian.

AS-SAJDAH : 10-

وَقَالُوا أَئِذَا ضَلَلْنَا فِي الْأَرْضِ أَئِنَّا لَفِي خَلْقٍ جَدِيدٍ بَلْ هُم بِلِقَاء رَبِّهِمْ كَافِرُونَ

TERJEMAH :

Dan mereka berkata: “Apakah bila kami telah lenyap (hancur) dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru [1192]?” Bahkan mereka ingkar akan menemui Tuhannya.

[1192] Maksudnya dihidupkan kembali untuk menerima balasan Tuhan pada hari kiamat

 TAFSIR :

Orang-orang yang mempersekutkan Allah yang mendustakan kebangkitan berkata : Apakah bila daging dan tulang kita sudah menjadi tanah di dalam perut bumi, apakah kita akan dibangkitkan sebagai makhluk yang baru lagi?? Mereka merasa hal itu sangat mustahil tapi tanpa berusaha mencari jalan kepada kebenaran. Sebaliknya ia hanyalah kezhaliman dan pengingkaran dari mereka, karena mereka telah ingkar kepada perjumpaan dengan Rabb mereka pada Hari Kiamat.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*