Tafsir Al-Muyasar Surat As-Sajdah 1-5

AS-SAJDAH : 1-

الم

TERJEMAH :

Alif Laam Miim [1179]

[1179] Lihat not 10

 TAFSIR :

Alif Laam Miim. Perbicaraan tentang hutuf-huruf penggalan ini telah hadir di awal surat al-Baqarah.

AS-SAJDAH : 2-

تَنزِيلُ الْكِتَابِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ الْعَالَمِينَ

TERJEMAH :

Turunnya Al-Quraan yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam.

 TAFSIR :

Al-Qur’an yang dibawa oleh Muhammad  صلی الله عليه وسلم ini tidak mengandung keraguan bahwa ia diturunkan dari sisi Allah, Rabb seluruh makhluk.

AS-SAJDAH : 3-

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أَتَاهُم مِّن نَّذِيرٍ مِّن قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

TERJEMAH :

Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: “Dia Muhammad mengada-adakannya.” Sebenarnya Al-Quraan itu adalah kebenaran dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.

 TAFSIR :

Namun orang-orang musyrikin justru berkata : Muhammad صلی الله عليه وسلم  telah membuat al-Qur’an. Mereka dusta, karena al-Qur’an adalah haq yang pasti yang diturunkan kepadamu (wahai Rasul) dari Rabbmu, agar dengan al-Qur’an itu kamu memberi peringatan kepada suatu kaum yang belum didatangi pembawa peringatan sebelummu. Semoga mereka mau mengikuti petunjuk, mengetahui yang haq dan beriman kepadanya serta mendahulukannya, di samping itu mereka pun beriman kepadamu.

AS-SAJDAH : 4-

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ مَا لَكُم مِّن دُونِهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

TERJEMAH :

Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy [1189]. Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at [1190]. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

[1189] Lihat footnote [548] [1190] Lihat arti syafa’at pada footnote [46]

 TAFSIR :

Allah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, karena sebuah hikmah yang Dia ketahui. Padahal Dia mampu untuk menciptakannya dengan kalimat : Kun, maka iapun jadi. Kemudian Allah bersemayam, yakni naik dan meninggi sehingga Dia di atas Arsy sesuai dengan keagungan-Nya, tidak ditanyakan bagaimana dan tidak disamakan dengan makhluk. Tidak ada untuk kalian (wahai manusia) yang mengurusi perkara kalian, atau pemberi syafaat yang membantu kalian di sisi Allah untuk mengentaskan kalian dari siksa-Nya. Mengapa kalian tidak merenungkan dan memikirkan hal itu sehingga kalian mengesakan Allah dalam uluhiyah-Nya dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya??

AS-SAJDAH : 5-

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاء إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

TERJEMAH :

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu [1191]

[1191] Maksud “urusan itu naik kepadaNya” ialah beritanya yang dibawa oleh malaikat. Ayat ini suatu tamsil bagi kebesaran Allah dan keagunganNya.

 TAFSIR :

Allah mengatur urusan seluruh makhluk dari langit ke bumi, kemudian urusan dan pengaturan tersebut naik kepada Allah dari bumike langit pada hari yang kadarnya seribu tahun dari hari dunia yang dihitung manusia.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*