Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nuur 56-60

AN-NUUR : 56-

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

TERJEMAH :

Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.

TAFSIR :

Dirikanlah shalat dengan sempurna, tunaikanlah zakat kepada orang-orang yang berhak, dan taatlah kepada Rasul صلی الله عليه وسلم dengan harapan supaya kalian dirahmati oleh Allah.

AN-NUUR : 57-

لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مُعْجِزِينَ فِي الْأَرْضِ وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ وَلَبِئْسَ الْمَصِيرُ

TERJEMAH :

Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini, sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu.

TAFSIR :

Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan Allah di bumi ini. Sebaliknya Allah mampu menghancurkan mereka. Tempat kembali mereka di akhirat nanti adalah neraka dan itu adalah seburuk-buruk tempat. Ayat ini merupakan arahan untuk seluruh umat manusia meskipun secara khusus disampaikan kepada Rasulullah صلی الله عليه وسلم.

AN-NUUR : 58-

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مِن قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُم مِّنَ الظَّهِيرَةِ وَمِن بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاء ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَّكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ طَوَّافُونَ عَلَيْكُم بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

TERJEMAH :

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya’. (Itulah) tiga ‘aurat bagi kamu [1048]. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu [1049]. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

[1048] Maksudnya: tiga macam waktu yang biasanya di waktu-waktu itu badan banyak terbuka. Oleh sebab itu Allah melarang budak-budak dan anak-anak dibawah umur untuk masuk ke kamar tidur orang dewasa tanpa idzin pada waktu-waktu tersebut.
[1049] Maksudnya: tidak berdosa kalau mereka tidak dicegah masuk tanpa izin, dan tidak pula mereka berdosa kalau masuk tanpa meminta izin.

TAFSIR :

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariat-Nya. Perintahkanlah kepada para budak kalian, yang perempuan maupun lelaki dan kepada anak-anak yang belum baligh untuk meminta izin ketika masuk ke tempat kalian pada tiga waktu, yaitu saat kalian sedang membuka aurat kalian. Yakni, sebelum shalat Shubuh, karena waktu itu adalah waktu untuk mengganti pakaian tidur dengan pakaian biasa, dan pada waktu kalian membuka pakaian untuk istirahat sebelum Zhuhur, kemudian sesudah waktu Isya’ karena waktu untuk tidur. Tiga waktu ini merupakan waktu kalian membuka aurat, dan hanya sedikit sekali yang menutupnya. Adapun di selain waktu tersebut, mereka dibolehkan masuk tanpa izin terlebih dahulu. Karena kebutuhan masuk untuk menemui kalian, mereka selalu mondar-mandir untuk melayani keperluan kalian, karena kebiasaan kalian mondar-mandir untuk menunaikan kemaslahatan. Sebagaimana Allah menjelaskan kepada kalian tentang hukum-hukum meminta izin, Dia juga menjelaskan tentang ayat-ayat-Nya, hukum-hukum-Nya, dalil-dalil-Nya dan syariat agama-Nya. Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui sesuatu yang terbaik untuk hamba-Nya, Maha Bijaksana di dalam mengatur urusan mereka.

AN-NUUR : 59-

وَإِذَا بَلَغَ الْأَطْفَالُ مِنكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

TERJEMAH :

Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin [1050]. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

[1050] Maksudnya: anak-anak dari orang-orang yang merdeka yang bukan mahram, yang telah balig haruslah meminta izin lebih dahulu kalau hendak masuk menurut cara orang-orang yang tersebut dalam ayat 27 dan 28 surat ini meminta izin.

TAFSIR :

Apabila anak-anakmu telah sampai umur baligh dan sudah mukallaf yakni sudah terbebani hukum-hukum syariat, maka hendaklah mereka meminta izin ketika ingin masuk kepada kalian di setiap waktu seperti orang yang sudah dewasa. Sebagaimana Allah menjelaskan kepada kalian tentang adab meminta izin begitu juga Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya . Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk para hamba-Nya lagi Maha Bijaksana di dalam pensyariatan-Nya.

AN-NUUR : 60-

وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَاء اللَّاتِي لَا يَرْجُونَ نِكَاحًا فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ أَن يَضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتٍ بِزِينَةٍ وَأَن يَسْتَعْفِفْنَ خَيْرٌ لَّهُنَّ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

TERJEMAH :

Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian [1051] mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana.

[1051] Maksudnya: pakaian luar yang kalau dibuka tidak menampakkan aurat.

TAFSIR :

Para wanita yang sudah tidak berkeinginan lagi untuk berhubungan intim dan sudah tidak ada syahwat lagi karena sudah tua, serta sudah tidak ingin menikah dengan seorang lelaki, begitu juga sudah tidak ada lagi lelaki yang mau menikahinya. Maka mereka itu dibolehkan menaggalkan sebagian pakaiannya, misalnya pakaian luar, tanpa bermaksud menampakkan perhiasannya. Bila mereka tetap memakainya untuk tujuan menutup aurat dan menjaga kehormatannya, maka hal itu lebih baik bagi mereka. Allah adalah dzat yang Maha Mendegar ucapan-ucapan kalian, lagi Maha Mengetahui niat dan perbuatan kalian.

 

 

 

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*