Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nuur 41-45

AN-NUUR : 41-

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالطَّيْرُ صَافَّاتٍ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُ وَتَسْبِيحَهُ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ

TERJEMAH :

Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya [1044], dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

[1044] Masing-masing makhluk mengetahui cara shalat dan tasbih kepada Allah dengan ilham dari Allah.

TAFSIR :

Tidakkah kamu tahu (wahai Rasul) bahwasanya semua makhluk yang ada di langit dan di bumi dan juga burung yang mengembangkan sayapnya di angkasa bertasbih kepada Allah?? Semua makhluk telah diberi petunjuk oleh Allah tentang bagaimana cara shalat dan bertasbih kepada-Nya. Allah adalah Dzat yang Mahasuci dan Maha Mengetahui. Dia melihat apa yang dilakukan semua hamba-Nya yang bertasbih. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari diri-Nya dan dengan itu Dia akan memberikan balasannya.

AN-NUUR : 42-

وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

TERJEMAH :

Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk).

TAFSIR :

Hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dialah Raja pada keduanya dan hanya kepada-Nya tempat kembali semua makhluk pada Hari Kiamat nanti.

AN-NUUR : 43-

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاء مِن جِبَالٍ فِيهَا مِن بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَن يَشَاء وَيَصْرِفُهُ عَن مَّن يَشَاء يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ

TERJEMAH :

Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah- celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung- gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.

TAFSIR :

Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarahkan awan sesuai dengan kehendak-Nya, kemudian mengumpulkannya setelah bercerai berai, kemudian menjadikannya bertumpuk-tumpuk, lalu turun hujan di antara celah-celahnya?? Dan Allah juga menurunkan butiran es dari gumpalan awan yang besarnya seperti gunung. Kemudian Allah timpakan butiran e situ kepada siapa pun dari hamba-Nya yang Dia kehendaki dan dipalingkan dari siapa pun dari hamba-Nya yang Dia kehendaki sesuai dengan hikmah dan takdir-Nya. Kilauan kilat yang ada di dalam awan itu karena silaunya hamper-hampir menghilangkan penglihatan orang-orang yang melihatnya.

AN-NUUR : 44-

يُقَلِّبُ اللَّهُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لِّأُوْلِي الْأَبْصَارِ

TERJEMAH :

Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.

TAFSIR :

Di antara bukti kekuasaan Allah adalah Dia mempergantikan malam dan siang. Yakni dengan datangnya salah satu di antara keduanya setelah selesainya yang lain, dan adanya perbedaan di antara keduanya dalam panjang dan pendeknya waktu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.

AN-NUUR : 45-

وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِن مَّاء فَمِنْهُم مَّن يَمْشِي عَلَى بَطْنِهِ وَمِنْهُم مَّن يَمْشِي عَلَى رِجْلَيْنِ وَمِنْهُم مَّن يَمْشِي عَلَى أَرْبَعٍ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاء إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

TERJEMAH :

Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

TAFSIR :

Allah telah menciptakan semua jenis makhluk yang melata di muka bumi dari air. Air merupakan asal penciptaan makhluk-Nya. Di antara makhluk itu ada yang berjalan di atas perutnya seperti ular dan yang semisalnya. Ada yang berjalan dengan dua kaki, misalnya manusia. Ada yang berjalan dengan empat kaki, misalnya hewan ternak dan yang semisalnya. Allah menciptakan makhluk-Nya sesuai dengan kehendak-Nya. Dia adalah Dzat yang Mahakuasa atas segala sesuatu.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*