Tafsir Al-Muyasar Surat An-Naml 71-75

AN-NAML : 71-

وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

TERJEMAH :

Dan mereka (orang-orang kafir) berkata: “Bilakah datangnya azab itu, jika memang kamu orang-orang yang benar”.

TAFSIR :

Orang-orang musyrikin dari kaummu berkata kepadamu wahai Rasul : Kapan saat terwujudnya ancaman siksa yang telah engkau dan para pengikutmu katakan kepada kami, bila kalian adalah orang-orang yang benar dalam memberikan ancaman kepada kami??

AN-NAML : 72-

قُلْ عَسَى أَن يَكُونَ رَدِفَ لَكُم بَعْضُ الَّذِي تَسْتَعْجِلُونَ

TERJEMAH :

Katakanlah: “Mungkin telah hampir datang kepadamu sebagian dari (azab) yang kamu minta (supaya) disegerakan itu [1108].

[1108] Maksudnya: Allah menerangkan bahwa kedatangan sebagian azab kepada mereka telah pasti. Para mufassirin menafsirkan bahwa azab yang akan segera mereka alami ialah kekalahan mereka di peperangan Badar.

TAFSIR :

Katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka : Sebagian siksa Allah yang kalian minta untuk disegerakan bisa jadi telah dekat saatnya.

AN-NAML : 73-

وَإِنَّ رَبَّكَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَشْكُرُونَ

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai kurnia yang besar (yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya).

TAFSIR :

Sesungguhnya Rabbmu pemilik karunia atas manusia dengan tidak menyegerakan hukuman atas mereka karena kemaksiatan mereka kepada-Nya dan kekufuran mereka kepada-Nya. Akan tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur kepada Allah karena itu, sehingga mereka beriman dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya.

AN-NAML : 74-

وَإِنَّ رَبَّكَ لَيَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمْ وَمَا يُعْلِنُونَ

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar mengetahui apa yang disembunyikan hati mereka dan apa yang mereka nyatakan.

TAFSIR :

Sesungguhnya Rabbmu mengetahui apa yang tersimpan dalam dada makhluk-Nya dan apa yang mereka tampakkan.

AN-NAML : 75-

وَمَا مِنْ غَائِبَةٍ فِي السَّمَاء وَالْأَرْضِ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

TERJEMAH :

Tiada sesuatupun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh).

TAFSIR :

Tiada sesuatu yang ghaib dari pandangan makhluk di langit dan di bumi kecuali ia tertulis dalam kitab yang nyata di sisi Allah. Kitab tersebut meliputi segala apa yang terjadi dan akan terjadi.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*