Tafsir Al-Muyasar Surat An-Naml 11-15

AN-NAML : 11-

إِلَّا مَن ظَلَمَ ثُمَّ بَدَّلَ حُسْنًا بَعْدَ سُوءٍ فَإِنِّي غَفُورٌ رَّحِيمٌ

TERJEMAH :

tetapi orang yang berlaku zalim, kemudian ditukarnya kezalimannya dengan kebaikan (Allah akan mengampuninya); maka seaungguhnya Aku Maha Pangampun lagi Maha Penyayang.

TAFSIR :

Akan tetapi siapa yang melakukan pelanggaran dengan berbuat dosa, kemudian dia bertaubat, sehiingga kebaikan taubat menggantikan keburukan dosa, maka sesungguhnya Aku Maha Pengampun kepadanya dan Maha Penyayang kepadanya. Maka jangan ada seseorang berputus asa dari rahmat Allah dan ampunan-Nya.

AN-NAML : 12-

وَأَدْخِلْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاء مِنْ غَيْرِ سُوءٍ فِي تِسْعِ آيَاتٍ إِلَى فِرْعَوْنَ وَقَوْمِهِ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ

TERJEMAH :

Dan masukkanlah tanganmu ke leher bajumu [1092], niscaya ia akan ke luar putih (bersinar) bukan karena penyakit. (Kedua mu’jizat ini) termasuk sembilan buah mu’jizat (yang akan dikemukakan) kepada Fir’aun dan kaumnya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik”.

[1092] Maksudnya: Meletakkan tangan ke dada melalui leher baju.

TAFSIR :

Masukkanlah tanganmu di celah bajumu yang ada di bagian atas dadamu itu, niscaya ia akan keluar bersinar terang seperti salju bukan karena penyakit sopak, dalam kumpulan Sembilan mukjizat; yaitu tangan yang putih,tongkat,tahun paceklik, menipisnya buah-buahan, angin topan, belalang,kutu,kodok dan darah, untuk mendukungmu dalam mengemban risalahmu kepada Fir’aun dan kaumnya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang keluar dari perintah Allah dan ingkar kepada-Nya.

AN-NAML : 13-

فَلَمَّا جَاءتْهُمْ آيَاتُنَا مُبْصِرَةً قَالُوا هَذَا سِحْرٌ مُّبِينٌ

TERJEMAH :

Maka tatkala mu’jizat-mu’jizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka, berkatalah mereka: “Ini adalah sihir yang nyata”.

TAFSIR :

Manakala mukjizat ini datang kepada mereka dengan jelas dan nyata, siapa yang melihatnya pasti akan mengetahui hakikat dari apa yang ditunjukkannya, mereka berkata : Ini adalah sihir yang jelas lagi nyata.

AN-NAML : 14-

وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنفُسُهُمْ ظُلْمًا وَعُلُوًّا فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ

TERJEMAH :

Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.

TAFSIR :

Fir’aun dan kaumnya mendustakan meukjizat yang berjumlah Sembilan itu, padahal ia adalah mukjizat yang jelas yang membuktikan kebenaran kenabian Musa dan dakwahnya. Mereka mengingkari dengan lisan mereka bahwa ia dari Allah, padahal hati mereka meyakininya. Hal itu merupakan pelanggaran terhadap kebenaran, sebagai bentuk kesombongan sehingga menolak untuk mengakuinya. Maka lihatlah (wahai Rasul) bagaimana akhir perjalanan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan membuat kerusakan di muka bumi, manakala Allah menenggelamkan mereka di laut?? Dan hal itu mengandung pelajaran bagi siapa yang mengambil pelajaran.

AN-NAML : 15-

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا وَقَالَا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَى كَثِيرٍ مِّنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman”.

TAFSIR :

Sungguh Kami telah memberikan ilmu kepada Dawud dan Sulaiman lalu keduanya mengamalkannya. Keduanya berkata : Segala puji bagi Allah yang telah memberikan karunia ini kepada kami sehingga kami lebih dari hamba-hamba-Nya yang beriman. Ayat ini menunjukkan kemuliaan ilmu dan ketinggian orang yang berilmu.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*