Tafsir Al-Muyasar Surat An-Nahl 41-50

AN NAHL : 41

وَالَّذِينَ هَاجَرُواْ فِي اللّهِ مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُواْ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَلَأَجْرُ الآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ
Terjemah :
Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui,
Tafsir :
Orang-orang yang meninggalkan negeri mereka karena Allah, lalu mereka berhijrah sesudah mereka dizhalimi, sungguh Kami akan menempatkan mereka di dunia pada tempat yang bagus, dan sungguh pahala akhirat itu lebih besar, karena balasan mereka di dalamnya adalah surga. Seandainya orang-orang yang tidak berhijrah itu mengetahui dengan penuh keyakinan apa yang ada di sisi Allah berupa pahala bagi orang-orang yang berhijrah di jalan-Nya, niscaya tidak ada seorang pun dari mereka yang tertinggal darinya.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Jarir meriwayatkan dari Dawud bin Abu Hind berkata : Ayat 41 dan 42 ini turun pada Abu Jandal bin Suhail.

AN NAHL : 42

الَّذِينَ صَبَرُواْ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Terjemah :
(yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakkal.
Tafsir :
Orang-orang yang berhijrah di jalan Allah itu adalah orang-orang yang sabar dalam melaksanakan perintah-perintah Allah, menjauhi larangan-larangan-Nya, dan terhadap ketentuan-Nya yang menyakitkan, serta hanya kepada Rabb mereka sajalah mereka bersandar, sehingga mereka mendapatkan kedudukan yang besar ini.

AN NAHL : 43

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلاَّ رِجَالاً نُّوحِي إِلَيْهِمْ فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
Terjemah :
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan [828] jika kamu tidak mengetahui,
________________________________________
[828] Yakni: orang-orang yang mempunyai pengetahuan tentang nabi dan kitab-kitab.
Tafsir :
Kami tidak mengutus pada umat-umat sebelummu, wahai Rasul, kecuali Rasul dari kalangan laki-laki, bukan dari kalangan malaikat, yang Kami berikan wahyu kepada mereka. Jika kalian, wahai orang-orang musyrik Quraisy, tidak percaya akan hal itu, maka bertanyalah kepada Ahlul Kitab sebelumnya supaya mereka menyampaikan kepada kalian bahwa para Nabi itu semuanya manusia, jika kalian tidak mengetahui bahwa mereka itu manusia. Ayat ini berlaku umum dalam semua persoalan agama. Jika seseorang tidak memiliki pengetahuan tentangnya, maka hendaklah ia bertanya kepada orang yang mengetahuinya, yaitu ulama yang mendalam ilmunya.

AN NAHL : 44

بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Terjemah :
keterangan-keterangan (mu”jizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur”an, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka [829] dan supaya mereka memikirkan,
________________________________________
[829] Yakni: perintah-perintah, larangan-larangan, aturan dan lain-lain yang terdapat dalam Al Qur”an.
Tafsir :
Kami mengutus para Rasul terdahulu dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan kitab-kitab samawi. Kami turunkan kepadamu, wahai Rasul, al-Qur”an, agar kamu menerangkan kepada manusia makna-makna dan hukum-hukum yang tidak mereka ketahui, dan agar mereka memperhatikannya lalu menjadikannya sebagai petunjuk mereka.

AN NAHL : 45

أَفَأَمِنَ الَّذِينَ مَكَرُواْ السَّيِّئَاتِ أَن يَخْسِفَ اللّهُ بِهِمُ الأَرْضَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَشْعُرُونَ
Terjemah :
maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari,
Tafsir :
Apakah orang-orang kafir yang merencanakan tipu daya itu merasa aman dari ditenggelamkan Allah ke dalam tanah, sebagaimana yang dilakukan terhadap Qarun, atau adzab datang kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari dan tidak mereka duga kedatangannya,

AN NAHL : 46

أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ
Terjemah :
atau Allah mengazab mereka diwaktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab itu),
Tafsir :
Atau adzab menimpa mereka saat dalam perjalanan mereka atau aktifitas mereka?? Mereka tidak bisa mendahului Allah, tidak bisa luput dari-Nya, dan tidak pula bisa menyelamatkan diri dari adzab-Nya; karena Dia Mahakuat yang tidak bisa dilemahkan oleh suatu pun.

AN NAHL : 47

أَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلَى تَخَوُّفٍ فَإِنَّ رَبَّكُمْ لَرؤُوفٌ رَّحِيمٌ
Terjemah :
atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa) [830]. Maka sesungguhnya Tuhanmu adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
________________________________________
[830] Menurut sebahagian ahli tafsir, “Takhawwuf” berarti dalam keadaan takut.
Tafsir :
Atau Allah mengadzab mereka, dengan mengurangi harta, jiwa dan hasil tanaman, atau saat ketakutan mereka bila Dia mengambilnya dari mereka. Sesungguhnya Rabb kalian benar-benar mengasihi makhluk-Nya dengan rahmat yang luas, baik di dunia maupun akhirat mereka.

AN NAHL : 48

أَوَ لَمْ يَرَوْاْ إِلَى مَا خَلَقَ اللّهُ مِن شَيْءٍ يَتَفَيَّأُ ظِلاَلُهُ عَنِ الْيَمِينِ وَالْشَّمَآئِلِ سُجَّدًا لِلّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ
Terjemah :
Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?
Tafsir :
Apakah orang-orang kafir itu telah buta, lau mereka tidak melihat sedikit pun dari ciptaan Allah yang memiliki bayangan, seperti gunung dan pepohonan, yang bayangannya terkadang condong ke kanan dan terkadang condong ke kiri; karena mengikuti pergerakan mataharipada siang hari dan bulan pada malam hari, semuanya tunduk kepada keagungan dan kebesaran Rabbnya, dan semuanya tunduk dalam perencanaan pengaturan dan kekuasaan-Nya??

AN NAHL : 49

وَلِلّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مِن دَآبَّةٍ وَالْمَلآئِكَةُ وَهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ
Terjemah :
Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.
Tafsir :
Semua yang ada di langit dan yang melata di bumi bersujud kepada Allah semata, dan juga para malaikat bersujud kepada-Nya dan tidak menolak dari beribadah kepada-Nya. Malaikat disebutkan secara khusus setelah keumuman, karena keutamaan, kemuliaan dan banyak ibadah mereka.

AN NAHL : 50

يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Terjemah :
Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka). Manusia yang dalam keadaan terjepit ingat kembali kepada Allah.
Tafsir :
Malaikat takut kepada Rabb mereka yang ada diatas mereka, baik Dzat, kekuasaan maupun kesempurnaan sifat-sifat-Nya, dan mereka melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka berupa ketaatan kepada Allah. Ayat ini berisikan penetapan sifat Uluw dan Fauqiyyah bagi Allah, yaitu Allah diatas semua makhluk-Nya sebagaimana yang patut menurut keagungan dan kesempurnaan-Nya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*