Tafsir Al-Muyasar Surat Ali Imran 51-60

ALI IMRAN : 51

إِنَّ اللّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ هَـذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ
Terjemah :
Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.
Tafsir :
Sesungguhnya Allah di mana aku mengajak kalian kepada-Nya adalah Tuhanku dan Tuhan kalian juga, maka sembahlah Dia. Aku dan kalian dalam perkara penghambaan dan ketundukan kepada-Nya adalah sama, inilah jalan yang lurus.

ALI IMRAN : 52

فَلَمَّا أَحَسَّ عِيسَى مِنْهُمُ الْكُفْرَ قَالَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللّهِ آمَنَّا بِاللّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Terjemah :
Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah? Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.
Tafsir :
Manakala Isa merasakan kaumnya tetap bersikukuh di atas kekufuran, dia memanggil sahabat-sahabat-nya yang tulus : Siapa yang akan bersamaku dalam menolong agama Allah? Maka orang-orang yang setia kepadanya menjawab : Kami adalah penolong-penolong Allah dan penyeru kepada-Nya, kami beriman kepada-Nya dan kami mengikutimu. Saksikanlah kami wahai Isa bahwa sesungguhnya kami menyerahkan diri kami kepada Allah dengan bertauhid dan ketaatan kepada-Nya.

ALI IMRAN : 53

رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنزَلَتْ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Terjemah :
Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah).
Tafsir :
Ya Tuhan kami, kami membenarkan injil yang telah Engkau turunkan, kami mengikuti Rasul-Mu Isa, maka jadikanlah kami termasuk orang-orang yang mengakui keesaan-Mu dan mengimani risalah para Nabi-Mu. Dan mereka adalah umat Muhammad صلی الله عليه وسلم yang bersaksi untuk para Rasul bahwa mereka telah menyampaikan kepada umat-umat mereka.

ALI IMRAN : 54

وَمَكَرُواْ وَمَكَرَ اللّهُ وَاللّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
Terjemah :
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.
Tafsir :
Orang-orang kafir dari Bani Israil membuat makar terhadap Isa, mereka menyuruh seseorang untuk membunuhnya secara sembunyi-sembunyi. Maka Allah menjadikan seseorang yang sangat mirip dengan Isa di mana orang tersebut akan menunjukkan Isa kepada mereka, lalu mereka menagkapnya, membunuhnya dan menyalibnya karena mereka mengira bahwa orang tersebut adalah Isa. Dan Allah adalah sebaik-baik pembuat rencana. Ini merupakan penetapan sifat al-makru bagi Allah sesuai dengan kebesaran dan keagungan-Nya, ia adalah makar yang benar dan dalam rangka membalas makar orang-orang yang berbuat makar.

ALI IMRAN : 55

إِذْ قَالَ اللّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُواْ وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُواْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Terjemah :
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang- orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.
Tafsir :
Allah membatalkan makar mereka saat Dia berfirman kepada Isa : Sesungguhnya Aku memegangmu dari bumi sehingga mereka tidak bisa menimpakan keburukan kepadamu, dan mengangkatmu kepadaku dengan jasad dan ruhmu, menyelamatkanmu dari orang-orang yang kafir kepadamu, menjadikan orang-orang yang mengikutimu, yakni orang-orang yang berjalan di atas agamamu, beriman kepada apa yang kamu bawa dari Allah berupa agama dan kabar gembira tentang kehadairan Muhammad صلی الله عليه وسلم dan mereka juga beriman kepada Muhammad setelah dia diutus, dan berpegang kepada syariatnya, unggul di atas orang-orang yang mengingkari kenabianmu sampai Hari Kiamat. Kemudian hanya kepadaKu tempat kembali kalian di hari pembalasan, lalu Aku akan menetapkan keputusan di antara kalian dalam perkara yang kalian perselisihkan terkait dengan perkara Isa.

ALI IMRAN : 56

فَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُواْ فَأُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَا لَهُم مِّن نَّاصِرِينَ
Terjemah :
Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.
Tafsir :
Adapun orang-orang yang kafir kepada al-Masih dari kalangan orang-orang Yahudi atau orang-orang yang mengkultuskannya dari kalangan orang-orang Nasrani, maka Aku akan menyiksa mereka dengan keras di kehidupan dunia ini dengan kematian, terampasnya harta benda dan lenyapnya kekuasaan. Sedangkan di akhirat Aku menyiksa mereka dengan api Neraka, mereka tidak mempunyai penolong yang bisa menolong mereka dan menolak siksa Allah dari mereka.

ALI IMRAN : 57

وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Terjemah :
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.
Tafsir :
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya, menjalankan amal-amal shalih, maka Allah akan memberi mereka pahala atas amal perbuatan mereka secara utuh tanpa dikurangi. Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat zhalim melalui kekufuran dan kesyirikan.

ALI IMRAN : 58

ذَلِكَ نَتْلُوهُ عَلَيْكَ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ
Terjemah :
Demikianlah (kisah Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al Quran yang penuh hikmah.
Tafsir :
Apa yang Kami kisahkan kepadamu tentang Isa termasuk bukti nyata atas kebenaran risalahmu dan keabsahan al-Quran yang bijaksana yang membedakan antara yang haq dan yang batil, tiada kebimbangan dan keragu-raguan padanya.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari al-Hasan, ia berkata : Dua orang Rahib dari Najran datang kepada Rasulullahصلی الله عليه وسلم salah satu dari mereka berkata : Siapa bapak Isa? Rasulullah صلی الله عليه وسلم tidak tergesa-gesa menjawab sehingga Allah memberikan jawabannya, maka turun ayat 58-60 ini kepada beliau.

ALI IMRAN : 59

إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِندَ اللّهِ كَمَثَلِ آدَمَ خَلَقَهُ مِن تُرَابٍ ثِمَّ قَالَ لَهُ كُن فَيَكُونُ
Terjemah :
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: Jadilah (seorang manusia), maka jadilah dia.
Tafsir :
Perumpamaan penciptaan Allah terhadap Isa tanpa ayah adalah seperti penciptaan Adam tanpa ayah dan tanpa ibu. Karena Allah menciptakannya dari tanah, kemudian berfirman kepadanya, Jadilah manusia maka ia pun jadi. Klaim Isa sebagai Tuhan hanya karena dia diciptakan tanpa ayah adalah klaim batil, Adam diciptakan tanpa ayah dan ibu, sementara semua orang sepakat bahwa dia adalah hamba di antara hamba-hamba Allah.

ALI IMRAN : 60

الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلاَ تَكُن مِّن الْمُمْتَرِينَ
Terjemah :
(Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
Tafsir :
Kebenaran yang tidak mengandung keraguan tentang perkara Isa adalah apa yang datang kepadamu wahai Rasul dari Tuhanmu, maka peganglah keyakinanmu dan jangan membuat kepalsuan atas nama Allah, jangan menjadi orang-orang yang meragukan. Hal ini merupakan peneguhan dari Allah dan penenangan untuk Rasulullahصلی الله عليه وسلم .

ASBABUN NUZUL :

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari jalan al-Aufi dari Ibnu Abbas, ia berkata, Ada beberapa orang Nasrani Najran datang kepada Nabi, diantara mereka ada as-Sayyid dan al-Aqib, mereka berkata, Mengapa kamu menyebut teman kami? Nabi menjawab, Siapa? Mereka berkata, Isa, kamu menganggapnya sebagai hamba Allah Nabi menjawab Benar. Mereka berkata, Apakah kamu melihat seperti Isa atau kamu diberi berita tentangnya? Kemudian mereka keluar dari sisi Nabi, maka datanglah Jibril, dia berkata, Katakan kepada mereka jika mereka datang kepadamu,Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah adalah sama dengan Adam Sampai firman-Nya, Termasuk orang-orang yang meragukan. Ayat 59-60.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*