Tafsir Al-Muyasar Surat Ali Imran 171-180

ALI IMRAN : 171

ูŠูŽุณู’ุชูŽุจู’ุดูุฑููˆู†ูŽ ุจูู†ูุนู’ู…ูŽุฉู ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽููŽุถู’ู„ู ูˆูŽุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูุถููŠุนู ุฃูŽุฌู’ุฑูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ
Terjemah :
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.
Tafsir :
Bahwa mereka dalam kebahagiaan besar dengan nikmat-nikmat yang telah Allah limpahkan kepada mereka dan pemberian-pemberian-Nya yang besar. Dan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang mukmin, sebaliknya Dia menumbuhkannya dan menambahkannya dari kemurahan-Nya.

ALI IMRAN : 172

ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุงุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจููˆุงู’ ู„ูู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุงู„ุฑูŽู‘ุณููˆู„ู ู…ูู† ุจูŽุนู’ุฏู ู…ูŽุข ุฃูŽุตูŽุงุจูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ู‚ูŽุฑู’ุญู ู„ูู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ููˆุงู’ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ูŽูˆุงู’ ุฃูŽุฌู’ุฑูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ
Terjemah :
(Yaitu) orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul- Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan diantara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar.
Tafsir :
Orang-orang yang merespon panggilan Allah dan Rasul-Nya dan keluar untuk melawan orang-orang musyrikin di Hamraul Asad setelah kekalahan mereka di perang Uhud sekalipun saat itu mereka sedang dalam keadaan sedih dan terluka, akan tetapi mereka tetap mengeluarkan usaha maksimal dan memegang petunjuk Nabi mereka, dan orang-orang yang berbuat baik dan bertakwa dari mereka akan mendapatkan pahala yang besar.

ALI IMRAN : 173

ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽู…ูŽุนููˆุงู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ููŽุงุฎู’ุดูŽูˆู’ู‡ูู…ู’ ููŽุฒูŽุงุฏูŽู‡ูู…ู’ ุฅููŠู…ูŽุงู†ุงู‹ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุงู’ ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ู’ูˆูŽูƒููŠู„ู
Terjemah :
(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya manusia [250] telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
________________________________________
[250] Maksudnya: orang Quraisy.
Tafsir :
Mereka adalah orang-orang di mana sebagian kaum musyrikin berkata kepada mereka : Sesungguhnya Abu Sufyan dan orang-orangnya telah sepakat untuk kembali kepada kalian guna membantai habis kalian, berhati-hatilah kepada mereka dan jangan coba-coba melawan mereka, karena kalian sudah tidak memiliki daya yang cukup untuk melawan mereka. Namun peringatan tersebut justru menambah keyakinan dan keteguhan mereka terhadap janji Allah. Hal itu tidak menyurutkan tekad mereka, maka mereka tetap keluar sampai di tempat yang dikehendaki oleh Allah dan mereka berkata : Cukuplah Allah sebagai Penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik Penolong, kepada-Nya segala urusan manusia diserahkan.

ALI IMRAN : 174

ููŽุงู†ู‚ูŽู„ูŽุจููˆุงู’ ุจูู†ูุนู’ู…ูŽุฉู ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽููŽุถู’ู„ู ู„ูŽู‘ู…ู’ ูŠูŽู…ู’ุณูŽุณู’ู‡ูู…ู’ ุณููˆุกูŒ ูˆูŽุงุชูŽู‘ุจูŽุนููˆุงู’ ุฑูุถู’ูˆูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ู‡ู ุฐููˆ ููŽุถู’ู„ู ุนูŽุธููŠู…ู
Terjemah :
Maka mereka kembali dengan nimat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar [251].
________________________________________
[251] Ayat 172, 173 dan 174, di atas membicarakan tentang peristiwa perang Badar Shughra (Badar kecil) yang terjadi setahun sesudah perang Uhud. Sewaktu meninggalkan perang Uhud itu, Abu Sufyan pemimpin orang Quraisy menantang Nabi dan sahabat-sahabat beliau bahwa dia bersedia bertemu kembali dengan kaum muslimin pada tahun berikutnya di Badar. Tetapi karena tahun itu (4 H) musim paceklik dan Abu Sufyan sendiri waktu itu merasa takut, maka dia beserta tentaranya tidak jadi meneruskan perjalanan ke Badar, lalu dia menyuruh Nuaim Ibnu Masud dan kawan-kawan pergi ke Madinah untuk menakut-nakuti kaum muslimin dengan menyebarkan kabar bohong, seperti yang disebut dalam ayat 173. Namun demikian Nabi beserta sahabat-sahabat tetap maju ke Badar. Oleh karena tidak terjadi perang, dan pada waktu itu di Badar kebetulan musim pasar, maka kaum muslimin melakukan perdagangan dan memperoleh laba yang besar. Keuntungan ini mereka bawa pulang ke Madinah seperti yang tersebut pada ayat 174.
Tafsir :
Mereka pulang dari Hamraul Asad ke Madinah dengan membawa nikmat dari Allah berupa pahala yang besar dan karunia dari-Nya berupa kedudukan yang tinggi. Iman dan keyakinan mereka semakin meningkat, mereka berhasil merendahkan musuh-musuh Allah, mereka juga meraih keselamatan dari peperangan dan kematian, mengikuti ridha Alllah dengan ketaatan mereka kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya. Allah adalah pemilik kebaikan dan pemberian yang banyak lagi luas kepada mereka dan kepada selain mereka.

ALI IMRAN : 175

ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุฐูŽู„ููƒูู…ู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ูŠูุฎูŽูˆูู‘ูู ุฃูŽูˆู’ู„ููŠูŽุงุกู‡ู ููŽู„ุงูŽ ุชูŽุฎูŽุงูููˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฎูŽุงูููˆู†ู ุฅูู† ูƒูู†ุชูู… ู…ูู‘ุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ
Terjemah :
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
Tafsir :
Pihak yang telah menggembosi kalian adalah setan. Dia datang kepada kalian dengan menakut-nakuti kalian supaya kalian gentar dalam menghadapi kawan-kawan-nya. Maka jangan takut kepada orang-orang musyrikin, karena mereka adalah orang-orang yang lemah yang tidak memiliki penolong. Sebaliknya takutlah kalian hanya kepada-Ku dengan menaati-Ku bila kalian memang membenarkan-Ku dan mengikuti Rasul-Ku.

ALI IMRAN : 176

ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุญู’ุฒูู†ูƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูุณูŽุงุฑูุนููˆู†ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ูƒููู’ุฑู ุฅูู†ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ู„ูŽู† ูŠูŽุถูุฑูู‘ูˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ ูŠูุฑููŠุฏู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุฃูŽู„ุงูŽู‘ ูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุญูŽุธู‹ู‘ุง ูููŠ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ
Terjemah :
Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir [252]; sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.
________________________________________
[252] Yakni: orang-orang kafir Mekah atau orang-orang munafik yang selalu merongrong agama Islam.
Tafsir :
Jangan sampai hatimu wahai Nabi dibuat sedih oleh orang-orang kafir itu karena kecepatan mereka dalam pengingkaran dan kesesatan. Sesungguhnya mereka tidak sedikit pun merugikan Allah, sebaliknya mereka yang merugikan diri mereka sendiri dengan kegagalan mereka untuk mendapatkan manisnya iman dan besarnya pahala. Allah tidak berkehendak memberikan pahala bagi mereka di akhirat, karena mereka berpaling dari dakwah kebenaran dan bagi mereka siksa yang keras.

ALI IMRAN : 177

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุงุดู’ุชูŽุฑูŽูˆูุงู’ ุงู„ู’ูƒููู’ุฑูŽ ุจูุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ู„ูŽู† ูŠูŽุถูุฑูู‘ูˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ูˆูŽู„ู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุฃูŽู„ููŠู…ูŒ
Terjemah :
Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekafiran, sekali-kali mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun; dan bagi mereka azab yang pedih.
Tafsir :
Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekufuran, mereka itu tidak merugikan Allah sedikit pun. Sebaliknya kerugian dari perbuatan mereka kembali kepada diri mereka sendiri dan di akhirat nanti mereka akan mendapatkan siksa yang menyakitkan.

ALI IMRAN : 178

ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุญู’ุณูŽุจูŽู†ูŽู‘ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูƒูŽููŽุฑููˆุงู’ ุฃูŽู†ูŽู‘ู…ูŽุง ู†ูู…ู’ู„ููŠ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูู‘ุฃูŽู†ููุณูู‡ูู…ู’ ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ู†ูู…ู’ู„ููŠ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู„ููŠูŽุฒู’ุฏูŽุงุฏููˆุงู’ ุฅูุซู’ู…ู‹ุง ูˆูŽู„ูŽู‡ู’ู…ู ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ู…ูู‘ู‡ููŠู†ูŒ
Terjemah :
Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka [253]adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan.
________________________________________
[253] Yakni: dengan memperpanjang umur mereka dan membiarkan mereka berbuat dosa sesuka hatinya.
Tafsir :
Orang-orang yang mengingkari itu jangan menyangka bahwa bila Kami memanjangkan umur mereka, memberi mereka kenikmatan-kenikmatan dunia dan bahwa mereka tidak akan disiksa didunia atas kekufuran dan dosa-dosa mereka, bahwa mereka telah meraih kebaikan dengan itu untuk diri mereka, tidak demikian. Kami hanya menunda ajal dan siksa mereka agar mereka semakin zhalim dan berdosa, mereka akan mendapatkan siksa yang menghinakan dan merendahkan mereka.

ALI IMRAN : 179

ู…ูŽู‘ุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ู„ููŠูŽุฐูŽุฑูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุข ุฃูŽู†ุชูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ูŽ ูŠูŽู…ููŠุฒูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุจููŠุซูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุทูŽู‘ูŠูู‘ุจู ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ู„ููŠูุทู’ู„ูุนูŽูƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุบูŽูŠู’ุจู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูŠูŽุฌู’ุชูŽุจููŠ ู…ูู† ุฑูู‘ุณูู„ูู‡ู ู…ูŽู† ูŠูŽุดูŽุงุก ููŽุขู…ูู†ููˆุงู’ ุจูุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุฑูุณูู„ูู‡ู ูˆูŽุฅูู† ุชูุคู’ู…ูู†ููˆุงู’ ูˆูŽุชูŽุชูŽู‘ู‚ููˆุงู’ ููŽู„ูŽูƒูู…ู’ ุฃูŽุฌู’ุฑูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ
Terjemah :
Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini [254], sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mumin). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya [255]. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.
________________________________________
[254] Yaitu: keadaan kaum muslimin bercampur baur dengan kaum munafikin.
[255] Di antara rasul-rasul, Nabi Muhammad r dipilih oleh Allah dengan memberi keistimewaan kepada beliau berupa pengetahuan untuk menanggapi isi hati manusia, sehingga beliau dapat menentukan siapa di antara mereka yang betul-betul beriman dan siapa pula yang munafik atau kafir.
Tafsir :
Allah tidak akan membiarkan kalian wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan RasulNya dan mengamalkan syariatNya berada dalam keadaaan kalian saat ini, di mana orang mukmin bercampur dengan orang munafik sampai Allah membedakan yang buruk dengan yang baik, sehingga orang munafik dipilah dari orang mukmin yang benar. Buka termasuk hikmah Allah wahai orang-orang mukmin bila Allah membuat kalian mengetahui hal-hal ghaib yang Dia ketahui dari hamba-hamba-Nya, sehingga kalian dapat mengetahui yang mukmin dari mereka dengan yang munafik. Akan tetapi Allah membedakan mereka melalui ujian dan cobaan, hanya saja Allah memilih dari utusan-utusan-Nya siapa yang Dia kehendaki untuk diberitahu sebagian ilmu ghaib dengan wahyu dari-Nya. Maka berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya, bila kalian beriman dengan benar dan bertakwa kepada Tuhan kalian dengan menaati-Nya, maka kalian akan memperoleh pahala besar di sisi Allah.

ALI IMRAN : 180

ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุญู’ุณูŽุจูŽู†ูŽู‘ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุจู’ุฎูŽู„ููˆู†ูŽ ุจูู…ูŽุง ุขุชูŽุงู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ู…ูู† ููŽุถู’ู„ูู‡ู ู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ุจูŽู„ู’ ู‡ููˆูŽ ุดูŽุฑูŒู‘ ู„ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ุณูŽูŠูุทูŽูˆูŽู‘ู‚ููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ุจูŽุฎูู„ููˆุงู’ ุจูู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽู„ูู„ู‘ู‡ู ู…ููŠุฑูŽุงุซู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ู‡ู ุจูู…ูŽุง ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ
Terjemah :
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Tafsir :
Janganlah orang-orang yang kikir terhadap apa yang telah Allah limpahkan kepada mereka berupa kenikmatan sebagai sebuah karunia dari-Nya mengira bahwa kekikiran tersebut lebih baik bagi mereka, sebaliknya ia lebih buruk bagi mereka. Karena harta yang mereka kumpulkan akan diubah menjadi kalung besar dari neraka yang dilingkarkan di leher mereka di Hari Kiamat. Allah adalah pemilik kerajaan, Dialah yang kekal setelah seluruh makhluk-Nya fana, Dia Maha Mengenal perbuatan-perbuatan kalian semuanya dan akan membalas masing-masing dari kalian sesuai dengan haknya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*