Tafsir Al-Muyasar Surat Ali Imran 1-10

ALI IMRAN : 1

الم
Terjemah :
Alif laam miim.
Tafsir :
Alif, laam, miim, penjelasannya telah hadir di awal surat al-Baqarah.

ALI IMRAN : 2

اللّهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Terjemah :
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya [181].

[181] Maksudnya: Allah mengatur langit dan bumi serta seisinya.
Tafsir :
Dialah Allah, tiada Tuhan yang haq kecuali Dia, yang disifati dengan kehidupan yang sempurna sesuai dengan keagungan-Nya, pemelihara segala sesuatu.

Asbabun Nuzul :

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari ar-Rabi bahwa serombongan orang Nasrani datang kepada Nabi, mereka mendebat beliau tentang Isa, maka Allah menurunkan ayat ke 2 ini berikut delapan ayat sesudahnya.

ALI IMRAN : 3

نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ التَّوْرَاةَ وَالإِنجِيلَ
Terjemah :
Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,
Tafsir :
Allah telah menurunkan kepadamu wahai Rasul al-Qur an dengan haq. Tidak ada keraguan padanya. Al-Qur an mempersaksikan kebenaran kitab-kitab dan rasul-rasul yang datang sebelumnya. Dia menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa sebelum Al-Qur an untuk membimbing orang-orang yang bertakwa kepada iman, kebaikan agama dan dunia mereka. Allah menurunkan apa yang membedakan antara yang haq dengan yang batil. Orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah yang diturunkan, bagi mereka siksa yang besar. Allah Mahaperkasa tidak terkalahkan, membalas siapa yang mengingkari hujjah-hujjah dan dalil-dalil-Nya serta keesaan-Nya dalam uluhiyah-Nya.

ALI IMRAN : 3-4

نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ التَّوْرَاةَ وَالإِنجِيلَ

مِن قَبْلُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَأَنزَلَ الْفُرْقَانَ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ بِآيَاتِ اللّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَاللّهُ عَزِيزٌ ذُو انتِقَامٍ
Terjemah :
3.Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,

4. sebelum (Al Qur an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan [182]. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).

[182] Al Furqaan ialah kitab yang membedakan antara yang benar dan yang salah.
Tafsir :
Allah telah menurunkan kepadamu wahai Rasul al-Qur an dengan haq. Tidak ada keraguan padanya. Al-Qur an mempersaksikan kebenaran kitab-kitab dan rasul-rasul yang datang sebelumnya. Dia menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa sebelum Al-Qur an untuk membimbing orang-orang yang bertakwa kepada iman, kebaikan agama dan dunia mereka. Allah menurunkan apa yang membedakan antara yang haq dengan yang batil. Orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah yang diturunkan, bagi mereka siksa yang besar. Allah Mahaperkasa tidak terkalahkan, membalas siapa yang mengingkari hujjah-hujjah dan dalil-dalil-Nya serta keesaan-Nya dalam uluhiyah-Nya.

ALI IMRAN : 5

إِنَّ اللّهَ لاَ يَخْفَىَ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاء
Terjemah :
Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit.
Tafsir :
Sesungguhnya ilmuAllah mencakup seluruh makhluk-Nya, tidak ada sesuatu di langit dan di bumi yang samar bagi Allah sedikit atau pun banyak.

ALI IMRAN : 6

هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاء لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Terjemah :
Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Tafsir :
Dialah Allah yang telah menciptakanmu dalam rahim ibumu sebagaimana Dia kehendaki, laki-laki atau perempuan, baik atau buruk, sengsara atau berbahagia. Tiada sesembahan yang haq kecuali Dia semata, Mahaperkasa yang tidak dikalahkan, Maha Bijaksana dalam perintah dan pengaturan-Nya.

ALI IMRAN : 7

هُوَ الَّذِيَ أَنزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُّحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ في قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاء الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاء تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلاَّ اللّهُ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِّنْ عِندِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُواْ الألْبَابِ
Terjemah :
Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat [183], itulah pokok-pokok isi Al quran dan yang lain (ayat-ayat) mu- tasyaabihaat [184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari tawilnya, padahal tidak ada yang mengetahui tawilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.
________________________________________
[183] Ayat yang muhkamaat ialah ayat-ayat yang terang dan tegas maksudnya, dapat dipahami dengan mudah.
[184] Termasuk dalam pengertian ayat-ayat mutasyaabihaat: ayat-ayat yang mengandung beberapa pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam; atau ayat-ayat yang pengertiannya hanya Allah yang mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan dengan yang ghaib-ghaib misalnya ayat-ayat yang mengenai hari kiamat, surga, neraka dan lain-lain.
Tafsir :
Dialah Allah semata yang menurunkan al-Qur an kepadamu; diantara al-Qur an ada ayat-ayat yang petunjuknya jelas, ayat-ayat tersebut merupakan induk al-Qur an yang menjadi rujukan saat terjadi kemusykilan, apa yang menyelisihinya dikembalikan kepadanya. Di antara al-Qur an ada ayat-ayat yang mutasyabihat yang hanya mengandung sebagian makna-makna. Maksudnya tidak bisa dipastikan kecuali bila ia dikembalikan kepada muhkam. Orang-orang yang memiliki hati yang sakit lagi menyimpang, mereka hanya mengikuti ayat-ayat mutasyabihat semata untuk menimbulkan syubhat-syubhat di kalangan manusia, sehingga mereka menyesatkan manusia dan agar bisa menakwilkannya sesuai dengan madzhab rusak mereka. Hakikat makna dari ayat-ayat mutasyabihat hanya diketahui oleh Allah, sedangkan orang-orang yang berilmu mendalam berkata: Kami beriman kepada al-Qur an ini, seluruhnya datang dari sisi Tuhan kami melalui lisan Rasul-Nya Muhamnad, mereka mengembalikan ayat-ayat mutasyabihat kepada muhkamat. Yang memahami, mengerti dan merenungkan ayat-ayat Allah dengan benar hanyalah orang-orang yang berakal lurus

ALI IMRAN : 8

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
Terjemah :
(Mereka berdoa) : Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).
Tafsir :
Mereka berkata : Ya Tuhan kami, janganlah engkau membelokkan hati kami dari iman setelah Engkau melimpahkan hidayah kepada kami kepada agama-Mu, berikanlah kepada kami rahmat yang luas dari karunia-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Memberi; banyak karunia dan pemberian-Nya, Engkau memberi siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.

ALI IMRAN : 9

رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لاَّ رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللّهَ لاَ يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Terjemah :
Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.
Tafsir :
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mengakui dan bersaksi bahwa Engkau akan mengumpulkan manusia di suatu hari yang tidak diragukan, yaitu Hari Kiamat. Karena sesungguhnya Engkau tidak menyelisihi janji kepada para hamba-Mu.

ALI IMRAN : 10

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلاَ أَوْلاَدُهُم مِّنَ اللّهِ شَيْئًا وَأُولَـئِكَ هُمْ وَقُودُ النَّارِ
Terjemah :
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka,
Tafsir :
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari dan menolak agama yang haq, harta dan anak-anak mereka tidak akan bisa untuk membantu mereka untuk selamat dari adzab Allah sedikitpun bila adzab tersebut menimpa mereka di dunia. Ia juga tidak akan bisa melindungi mereka darinya di akhirat dan mereka adalah bahan bakar api Neraka di Hari Kiamat.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*