Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 56-60

AL-QASHASH : 56-

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاء وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

TERJEMAH :

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.

TAFSIR :

Sesungguhnya kamu wahai Rasul tidak akan mampu memberi hidayah taufik kepada siapa yang kamu inginkan hidayahnya, karena hal itu ada di tangan Allah. Dia memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki kepada iman dan memberi taufik kepadanya, dan Dia lebih mengetahui siapa yan patut mendapatkan hidayah sehingga Dia pun memberinya hidayah.

Asbabun Nuzul :

Muslim dan lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah : Rasulullah صلی الله عليه وسلم  bersabda kepada pamannya : Ucapkan Laa ilaaha illallah, aku akan bersaksi untukmu di Hari Kiamat. Dia berkata : Kalau bukan karena para wanita Quraisy mencelaku, mereka berkata : Dia melakukan itu karena kelemahan, niscaya aku menenangkan kedua matamu. Maka Allah menurunkan ayat 56 ini.

AL-QASHASH : 57-

وَقَالُوا إِن نَّتَّبِعِ الْهُدَى مَعَكَ نُتَخَطَّفْ مِنْ أَرْضِنَا أَوَلَمْ نُمَكِّن لَّهُمْ حَرَمًا آمِنًا يُجْبَى إِلَيْهِ ثَمَرَاتُ كُلِّ شَيْءٍ رِزْقًا مِن لَّدُنَّا وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

TERJEMAH :

Dan mereka berkata: “Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, nis- caya kami akan diusir dari negeri kami”. Dan apakah Kami tidak mene- guhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh- tumbuhan) untuk menjadi rezki (bagimu) dari sisi Kami?. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

TAFSIR :

Orang-orang kafir Makkah berkata : Bila kami mengikuti kebenaran yang kamu bawa, dan kami berlepas diri dari sesembahan-sesembahan dan tuhan-tuhan kami, maka kami tidak merasa aman di negeri sendiri, karena kami akan dibunuh, ditawan dan harta kami dirampas. Apakah Allah tidak membuat mereka tinggal dengan tenang di negeri yang aman, Kami mengharamkan pertumpahan darah di dalamnya, kepadanya segala bentuk buah-buahan dibawa ke sana sebagai rizki dari Kami?? Sayangnya kebanyakan orang-orang musyrikin tidak menyadari besarnya kadar nikimat-nikmat ini, sehingga mereka mau mensyukuri pemberinya dan menaati-Nya.

AL-QASHASH : 58-

وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ بَطِرَتْ مَعِيشَتَهَا فَتِلْكَ مَسَاكِنُهُمْ لَمْ تُسْكَن مِّن بَعْدِهِمْ إِلَّا قَلِيلًا وَكُنَّا نَحْنُ الْوَارِثِينَ

TERJEMAH :

Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah bersenang-senang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada di diami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebahagian kecil. Dan Kami adalah Pewaris(nya)[1130].

[1130] Maksudnya: sesudah mereka hancur tempat itu sudah kosong dan tidak dimakmurkan lagi, hingga kembalilah ia kepada pemiliknya yang hakiki yaitu Allah.

TAFSIR :

Tidak sedikit penduduk negeri yang Kami binasakan manakala kehidupan telah melupakan mereka dari iman kepada para rasul sehingga mereka pun kafir dan melampaui batas. Lihatlah tempat-tempat tinggal mereka, ia tidak ditinggali lagi sesudah mereka kecuali beberapa waktu yang tidak lama. Dan Kami adalah pewaris para hamba dengan mematikan mereka, kemudian mereka dipulangkan kepada Kami, lalu Kami membalas mereka sesuai dengan amal perbuatan mereka.

AL-QASHASH : 59-

وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى حَتَّى يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًا يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَى إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ

TERJEMAH :

Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.

TAFSIR :

Rabbmu (wahai Rasul) tidak membinasakan negeri-negeri di seputar Makkah di zamanmu sehingga Dia mengutus induknya (yaitu Makkah) seorang Rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka. Dan Kami tidak membinasakan penduduk suatu negeri, kecuali bila penduduknya adalah orang-orang zhalim terhadap diri mereka dengan kekufuran kepada Allah dan kemaksiatan kepada-Nya. Dalam keadaan tersebut mereka berhak dihukum dan diadzab.

AL-QASHASH : 60-

وَمَا أُوتِيتُم مِّن شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَزِينَتُهَا وَمَا عِندَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقَى أَفَلَا تَعْقِلُونَ

TERJEMAH :

Dan apa saja[1131] yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah ke- ni’matan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?

[1131] Maksudnya: hal-hal yang berhubungan dengan duniawi seperti, pangkat kekayaan keturunan dan sebagainya.

TAFSIR :

Apa yang diberikan kepada kalian wahai manusia berupa harta dan anak-anak maka ia hanyalah kesenangan yang kalian nikmati dalam kehidupan dunia ini, perhiasan yang dipakai untuk berhias. Sedangkan apa yang ada di sisi Allah untuk orang-orang yang menaati-Nya dan orang-orang yang dekat kepada-Nya adalah lebih baik dan lebih kekal, karena ia abadi tidak ada penghabisannya. Apakah kalian (wahai orang-orang) tidak memiliki akal yang dengannya kalian merenung, sehingga kalian mengetahui kebaikan dan keburukan??

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*