Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 31-35

AL-QASHASH : 31-

وَأَنْ أَلْقِ عَصَاكَ فَلَمَّا رَآهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَانٌّ وَلَّى مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ يَا مُوسَى أَقْبِلْ وَلَا تَخَفْ إِنَّكَ مِنَ الْآمِنِينَ

TERJEMAH :

dan lemparkanlah tongkatmu. Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seolah-olah dia seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. (Kemudian Musa diseru): “Hai Musa datanglah kepada-Ku dan janganlah kamu takut. Se- sungguhnya kamu termasuk orang-orang yang aman.

TAFSIR :

Lemparkanlah tongkatmu. Maka Musa pun melemparkannya, ia berubah menjadi ular yang menggeliat. Manakala Musa melihatnya bergerak-gerak seolah-olah ia adalah jin ular, Musa pun berlari menjauhinya tanpa menoleh karena ketakutan. Maka Rabbnya memanggilnya : Wahai Musa, kembalilah kepada-Ku dan jangan takut, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang aman dari segala hal yang tidak dikehendaki.

AL-QASHASH : 32-

اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاء مِنْ غَيْرِ سُوءٍ وَاضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِ فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِن رَّبِّكَ إِلَى فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ

TERJEMAH :

Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu[1122], niscaya ia keluar putih tidak bercacat bukan karena penyakit, dan dekapkanlah kedua tanganmu (ke dada)mu bila ketakutan[1123], maka yang demikian itu adalah dua mu’jizat dari Tuhanmu (yang akan kamu hadapkan kepada Fir’aun dan pembesar-pembesarnya). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang fasik”.

[1122] Maksudnya: meletakkan tangan ke dada leher baju.
[1123] Maksudnya: karena Musa merasa takut, Allah memerintahkan untuk mendekapkan tangan ke dadanya agar rasa takut itu hilang.

TAFSIR :

Masukkanlah tanganmu di celah bajumu di bagian atas dadamu, lalu keluarkanlah, maka ia pun keluar bersinar putih seperti salju bukan karena sakit atau karena penyakit sopak. Genggamlah tanganmu kepada dirimu agar kamu merasa aman dari ketakutan. Dua perkara tersebut yang telah Aku perlihatkan kepadamu wahai Musa, berupa perubahan tongkat menjadi ular, menjadikan tanganmu putih bersinar bukan karena sakit atau penyakit sopak, merupakan dua mukjizat dari Rabbmu kepada Fir’aun dan para pembesar kaumnya. Sesungguhnya Fir’aun dan para tokohnya adalah orang-orang yang kafir.

AL-QASHASH : 33-

قَالَ رَبِّ إِنِّي قَتَلْتُ مِنْهُمْ نَفْسًا فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ

TERJEMAH :

Musa berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku, telah membunuh seorang manusia dari golongan mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.

TAFSIR :

Musa berkata : Ya Rabbi, sesungguhnya aku pernah membunuh seseorang dari kaum Fir’aun, aku takut mereka akan membunuhku,

AL-QASHASH : 34-

وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا يُصَدِّقُنِي إِنِّي أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ

TERJEMAH :

Dan saudaraku Harun dia lebih fasih lidahnya daripadaku[1124], maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkata- an)ku; sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakanku”.

[1124] Nabi Musa u selain merasa takut kepada Fir’aun juga merasa dirinya kurang lancar berbicara menghadapi Fir’aun. Maka dimohonkannya agar Allah mengutus Harun u bersamanya, yang lebih petah lidahnya.

TAFSIR :

sementara saudaraku Harun lebih fasih lisannya dariku. Maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantu yang membenarkanku dan menjelaskan untuk mereka apa yang aku sampaikan kepada mereka. Sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku dalam apa yang aku katakan kepada mereka bahwa aku adalah utusan-Mu kepada mereka.

AL-QASHASH : 35-

قَالَ سَنَشُدُّ عَضُدَكَ بِأَخِيكَ وَنَجْعَلُ لَكُمَا سُلْطَانًا فَلَا يَصِلُونَ إِلَيْكُمَا بِآيَاتِنَا أَنتُمَا وَمَنِ اتَّبَعَكُمَا الْغَالِبُونَ

TERJEMAH :

Allah berfirman: “Kami akan membantumu dengan saudaramu, dan Kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar, maka mereka tidak dapat mencapaimu; (berangkatlah kamu berdua) dengan membawa mu’jizat Kami, kamu berdua dan orang yang mengikuti kamulah yang akan menang.

TAFSIR :

Allah berfirman kepada Musa : Kami akan menguatkanmu dengan saudaramu dan memberikan hujjah kepada kalian berdua atas Fir’aun dan kaumnya, sehingga mereka tidak akan bisa menimpakan keburukan kepada kalian berdua. Kalian berdua (wahai Musa dan Harun) serta orang-orang yang beriman kepada kalian adalah orang-orang yang ditolong dalam menghadapi Fir’aun dan kaumnya, disebabkan oleh ayat-ayat Kami dan kebenaran yang ditunjukkannya.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*