Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Qashash 21-25

AL-QASHASH : 21-

فَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

TERJEMAH :

Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu[1118] dengan khawatir, dia berdo’a: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu”.

[1118] Maksudnya: merasa sangat khawatir, kalau-kalau ada orang yang menyusul untuk menangkapnya.

TAFSIR :

Maka Musa meninggalkan negeri Fir’aun dalam keadaan ketakutan terhadap kejaran orang-orang yang hendak membunuhnya. Musa berdoa kepada Allah agar Dia menyelamatkannya dari kaum yang zhalim.

AL-QASHASH : 22-

وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاء مَدْيَنَ قَالَ عَسَى رَبِّي أَن يَهْدِيَنِي سَوَاء السَّبِيلِ

TERJEMAH :

Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Mad-yan ia berdo’a (lagi): “Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar”.

TAFSIR :

Manakala Musa menuju negeri Madyan meninggalkan negeri Fir’aun, Musa berkata : Mudah-mudahan Rabbku membimbingku kepada jalan terbaik ke Madyan.

AL-QASHASH : 23-

وَلَمَّا وَرَدَ مَاء مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِّنَ النَّاسِ يَسْقُونَ وَوَجَدَ مِن دُونِهِمُ امْرَأتَيْنِ تَذُودَانِ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا قَالَتَا لَا نَسْقِي حَتَّى يُصْدِرَ الرِّعَاء وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ

TERJEMAH :

Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia men- jumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: “Apakah maksudmu (dengan berbuat at begitu)?” Kedua wanita itu menjawab: “Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya”.

TAFSIR :

Manakala Musa tiba di mata air Madyan, dia melihat beberapa orang sedang mengambil air member minum ternak-ternak mereka. Dia juga melihat ada dua orang wanita yang sedikit menjauh dari kumpulan orang-orang, keduanya sedang menahan domba-domba mereka dari air, karena keduanya tidak kuasa berdesak-desakan dengan kaum laki-laki. Keduanya menunggu sampai seluruh penggembala selesai memberi minum ternak-ternak mereka, kemudian keduanya baru memberi minum ternak mereka. Manakala Musa melihat keduanya, dia merasa kasihan, kemudian Musa bertanya : Apa urusan kalian berdua?? Keduanya menjawab : Kami tidak mampu berebut dengan kaum laki-laki. Kami hanya bisa memberi minum bila mereka semuanya telah selesai, sedangkan bapak kami adalah laki-laki udzur yang tidak kuasa memberi minum ternaknya karena dia sudah tua dan lemah.

AL-QASHASH : 24-

فَسَقَى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّى إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

TERJEMAH :

Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, ke- mudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdo’a: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan[1119] yang Engkau turunkan kepadaku”.

[1119] Yang dimaksud dengan “Khair” (kebaikan) dalam ayat ini menurut sebagian besar ahli Tafsir ialah “barang sedikit makanan”.

TAFSIR :

Maka Musa memberi minum ternak  dua wanita tersebut, lalu dia menyingkir ke bawah pohon dan berteduh dibawahnya. Musa berkata : Ya Rabbi, sesungguhnya aku sangat membutuhkan kebaikan apa pun yang Engkau berikan kepadaku, seperti makanan. Hal itu karena ia sudah didera rasa lapar.

AL-QASHASH : 25-

فَجَاءتْهُ إِحْدَاهُمَا تَمْشِي عَلَى اسْتِحْيَاء قَالَتْ إِنَّ أَبِي يَدْعُوكَ لِيَجْزِيَكَ أَجْرَ مَا سَقَيْتَ لَنَا فَلَمَّا جَاءهُ وَقَصَّ عَلَيْهِ الْقَصَصَ قَالَ لَا تَخَفْ نَجَوْتَ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

TERJEMAH :

Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan, ia berkata: “Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami”. Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu’aib) dan menceritakan kepadanya cerita (mengenai dirinya), Syu’aib berkata: “Janganlah kamu takut. Kamu telah selamat dari orang-orang yang zalim itu”.

TAFSIR :

Lalu salah seorang wanita yang ternaknya diberi minum oleh Musa datang kepada Musa dengan berjalan penuh malu, dia berkata : Sesungguhnya bapakku mengundangmu untuk memberimu upah atas apa yang kamu lakukan kepada kami. Maka Musa berjalan mengikutinya kepada bapaknya. Manakala Musa bertemu bapaknya, dia menceritakan kisahnya dengan Fir’aun dan kaumnya. Maka bapak kedua wanita tersebut berkata kepada Musa : Jangan takut, kamu telah selamat dari kaum yang zhalim, dan mereka adalah Fir’aun dan bala tentaranya, karena mereka tidak memiliki kekuasaan di negeri kami.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*