Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Mukminuun 96-100

AL-MUKMINUUN : 96-

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ

TERJEMAH :

Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan [1021].

[1021] Maksudnya: perkataan-perkataan dan perbuatan- perbuatan kaum musyrikin yang tidak baik itu hendaklah dihadapi oleh Nabi dengan yang baik, umpama dengan mema’afkannya, asal tidak membawa kepada kelemahan dan kemunduran da’wah.

TAFSIR :

Wahai Rasul!! Jika sekiranya musuh-musuhmu berbuat buruk terhadap dirimu, baik dengan ucapan maupun perbuatan, janganlah engkau membalasnya dengan keburukan. Namun tolaklah perbuatan buruk mereka dengan berbuat baik kepada mereka. Kami lebih mengetahui apa yang disifatkan orang-orang musyrik itu berupa kesyirikan dan pendustaan. Kami akan membalas mereka dengan balasan yang paling buruk.

AL-MUKMINUUN : 97-

وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ

TERJEMAH :

Dan katakanlah: “Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan.

TAFSIR :

Katakanlah wahai Nabi : Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan yang menipu pada kebatilan, kerusakan, menentang kebenaran dan penyakit was-was.

AL-MUKMINUUN : 98-

وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

TERJEMAH :

Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”

TAFSIR :

Dan aku berlindung kepada-Mu wahai Rabb, dari kedatangan mereka di dalam sesuatu dari urusan-urusanku.

AL-MUKMINUUN : 99-

حَتَّى إِذَا جَاء أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ

TERJEMAH :

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia) [1022],

[1022] Maksudnya: orang-orang kafir di waktu menghadapi sakratil maut, minta supaya diperpanjang umur mereka, agar mereka dapat beriman.

TAFSIR :

Allah mengabarkan tentang keadaan orang kafir dan orang yang merendahkan syariat-Nya yang sedang sakaratul maut hingga datang kematian kepadanya dan menyaksikan adzab yang disediakan untuk dirinya, dia berkata : Wahai Rabb, kembalikanlah aku ke dunia.

AL-MUKMINUUN : 100-

لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلَّا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِن وَرَائِهِم بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

TERJEMAH :

agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan [1023].

[1023] Maksudnya: mereka sekarang telah menghadapi suatu kehidupan baru, yaitu kehidupan dalam kubur, yang membatasi antara dunia dan akhirat.

TAFSIR :

Agar aku melaksanakan apa yang telah aku tinggalkan, yakni iman dan taat. Dia tidak akan bisa berbuat seperti yang dia inginkan, dan permintaannya tidak akan dikabulkan dan juga tidak ditunda. Namun hal itu adalah perkataan yang diucapkannya saja dan tidak akan bermanfaat. Dan ia adalah orang yang tidak bisa dipercaya. Meskipun ia dikembalikan ke dunia niscaya, ia akan kembali kepada perkara-perkara yang dilarang. Orang-orang yang sudah meninggal akan selalu berada di dalam barzakh, yakni dinding pemisah antara dunia dan akhirat hingga hari kebangkitan dan hari perhimpunan.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*