Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Mukminuun 76-80

AL-MUKMINUUN : 76-

وَلَقَدْ أَخَذْنَاهُم بِالْعَذَابِ فَمَا اسْتَكَانُوا لِرَبِّهِمْ وَمَا يَتَضَرَّعُونَ

TERJEMAH :

Dan sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka [1016], maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri.

[1016] Yang dimaksud dengan azab tersebut antara lain kekalahan mereka pada peperangan Badar, yang dalam peperangan itu orang-orang yang terkemuka dari mereka banyak terbunuh atau ditawan, dan musim kering yang menimpa mereka, hingga mereka menderita kelaparan. (lihat not ayat 75 surat ini).

TAFSIR :

Sesungguhnya Kami telah menimpakan berbagai macam bentuk musibah kepada mereka. Namun mereka tetap tidak mau tunduk kepada Rabb-nya, dan juga tidak berdoa kepada Allah dengan khusyu’ pada saat musibah itu menimpa.

ASBABUN NUZUL :

Al-Baihaqi meriwayatkan dalam ad-Dalail dengan lafazh : Pada saat Tsumamah bin Utsal Al-Hanafi dibawa kepada Nabi صلی الله عليه وسلم  dalam keadaan tertawan, beliau membebaskannya lalu diapun masuk Islam, lalu pergi ke Makkah lalu pulang ke Yamamah. Dia mengembargo Makkah dengan tidak mengirim gandum ke sana, sampai-sampai orang-orang Quraisy harus makan kotoran campur darah. Lalu Abu Sufyan datang kepada Nabi صلی الله عليه وسلم , ia berkata : Bukankah kamu berkata bahwa kamu diutus sebagai rahmat bagi alam semesta?? Nabi صلی الله عليه وسلم  menjawab : Benar. Dia berkata : Kamu telah membunuh orang tua dengan pedang dan membunuh anak-anak dengan kelaparan. Lalu turun ayat 76 ini.

AL-MUKMINUUN : 77-

حَتَّى إِذَا فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًا ذَا عَذَابٍ شَدِيدٍ إِذَا هُمْ فِيهِ مُبْلِسُونَ

TERJEMAH :

Hingga apabila Kami bukakan untuk mereka suatu pintu tempat azab yang amat sangat (di waktu itulah) tiba-tiba mereka menjadi putus asa.

TAFSIR :

Hingga apabila Kami bukakan untuk mereka suatu pintu tempat adzab yang sangat pedih di akhirat nanti, di waktu itulah tiba-tiba mereka menjadi putus asa terhadap segala macam bentuk kebaikan. Mereka dalam kebingungan tidak mengerti apa yang harus dilakukan.

AL-MUKMINUUN : 78-

وَهُوَ الَّذِي أَنشَأَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

TERJEMAH :

Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur [1017].

[1017] Yang dimaksud dengan bersyukur di ayat ini ialah menggunakan alat-alat tersebut untuk memperhatikan bukti-bukti kebesaran dan keesaan Tuhan, yang dapat membawa mereka beriman kepada Allah Iserta ta’at dan patuh kepada-Nya. Kaum musyrikin memang tidak berbuat demikian.

TAFSIR :

Dia-lah yang telah menciptakan untuk kalian pendengaran agar bisa mendengar, menciptakan penglihatan agar bisa melihat dan hati agar kalian bisa berfikir. Namun, rasa syukur kalian terhadap kenikmatan-kenikmatan tersebut amat sedikit sekali.

AL-MUKMINUUN : 79-

وَهُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

TERJEMAH :

Dan Dialah yang menciptakan serta mengembang biakkan kamu di bumi ini dan kepada-Nyalah kamu akan dihimpunkan.

TAFSIR :

Dia-lah yang telah menciptakan seluruh manusia yang ada di muka bumi. Hanya kepada-Nya kalian dihimpun setelah kalian meninggal. Dan perbuatan kalian akan diberi balasan yang baik maupun yang buruk.

AL-MUKMINUUN : 80-

وَهُوَ الَّذِي يُحْيِي وَيُمِيتُ وَلَهُ اخْتِلَافُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

TERJEMAH :

Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya?

TAFSIR :

Hanya Dia-lah yang menghidupkan dari yang tidak ada dan mematikan setelah adanya kehidupan. Dia-lah yang mengatur pertukaran malam dan siang dan perbedaan keduanya. Apakah kalian tidak memahami kekuasaan dank e-esaan-Nya??

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*