Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Maidah 41-50

AL MAIDAH : 41

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ لاَ يَحْزُنكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ مِنَ الَّذِينَ قَالُواْ آمَنَّا بِأَفْوَاهِهِمْ وَلَمْ تُؤْمِن قُلُوبُهُمْ وَمِنَ الَّذِينَ هِادُواْ سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ سَمَّاعُونَ لِقَوْمٍ آخَرِينَ لَمْ يَأْتُوكَ يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ مِن بَعْدِ مَوَاضِعِهِ يَقُولُونَ إِنْ أُوتِيتُمْ هَـذَا فَخُذُوهُ وَإِن لَّمْ تُؤْتَوْهُ فَاحْذَرُواْ وَمَن يُرِدِ اللّهُ فِتْنَتَهُ فَلَن تَمْلِكَ لَهُ مِنَ اللّهِ شَيْئًا أُوْلَـئِكَ الَّذِينَ لَمْ يُرِدِ اللّهُ أَن يُطَهِّرَ قُلُوبَهُمْ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Terjemah :
Hai Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka:Kami telah beriman, padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong [415] dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu [416]; mereka merobah [417] perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: Jika diberikan ini (yang sudah di robah-robah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini maka hati-hatilah. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.
________________________________________
[415] Maksudnya ialah: orang Yahudi amat suka mendengar perkataan-perkataam pendeta mereka yang bohong, atau amat suka mendengar perkataan-perkataan Nabi Muhammad r untuk disampaikan kepada pendeta-pendeta dan kawan-kawan mereka dengan cara yang tidak jujur.
[416] Maksudnya: mereka amat suka mendengar perkataan-perkataan pemimpin-pemimpin mereka yang bohong yang belum pernah bertemu dengan Nabi Muhammad r karena sangat benci kepada beliau, atau amat suka mendengarkan perkataan- perkataan Nabi Muhammad r untuk disampaikan secara tidak jujur kepada kawan-kawannya tersebut.
[417] lihat no. 407
Tafsir :
Wahai Rasul, janganlah kamu dibuat sedih oleh orang-orang yang bersegera dalam mendustakan kenabianmu dari kalangan orang-orang munafik yang memperlihatkan Islam sedangkan hati mereka kosong darinya, karena sesungguhnya Aku menolongmu atas mereka. Janganlah kamu dibuat sedih oleh kecepatan orang-orang Yahudi dalam mengingkari kenabianmu, karena mereka adalah suatu kaum yang hanya mendengarkan kebohongan, menerima pemalsuan yang dibuat oleh para ahli agama mereka dan mengikuti kaum yang lain yang tidak menghadiri majlismu. Kaum yang lain tersebut mengganti kalam Allah setelah mereka memahaminya. Mereka berkata : Bila kalian menerima keterangan dari Muhammad yang sesuai dengan keterangan Taurat yang telah kami rubah dan ganti maka terimalah ia. Bila sebaliknya maka waspadailah ia dan jangan menerima dan mengamalkannya. Barangsiapa yang dikehendaki kesesatannya oleh Allah maka kamu wahai Rasul tidak akan sanggup menolaknya darinya, dan kamu tidak mampu memberinya petunjuk. Allah tidak berkehendak membersihkan hati orang-orang munafik dan orang-orang Yahudi dari kotoran kekufuran, bagi mereka kehinaan dan kerendahan di dunia dan bagi mereka siksa yang besar di akhirat.

Asbabun Nuzul :

Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda : Ya Allah akulah orang pertama yang menghidupkan perintah-Mu ketika mereka mematikannya. Maka beliau memerintahkan agar orang yang berzina dirajam, maka Allah menurunkan ayat 41 ini. Mereka berkata : Datanglah kepada Muhammad, jika dia memutuskan mencoreng dan mencambuk maka terimalah, jika dia menetapkan rajam maka berhati-hatilah sampai kepada firman-Nya ayat 41-45.

AL MAIDAH : 42

سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ فَإِن جَآؤُوكَ فَاحْكُم بَيْنَهُم أَوْ أَعْرِضْ عَنْهُمْ وَإِن تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَن يَضُرُّوكَ شَيْئًا وَإِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُم بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Terjemah :
Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram [418]. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka, atau berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.
________________________________________
[418] Seperti uang sogokan dan sebagainya.
Tafsir :
Orang-orang Yahudi itu menggabungkan antara mendengarkan kebohongan dengan memakan yang haram. Bila mereka datang untuk memintamu sebagai penengah bagi mereka, maka tetapkanlah keputusan di antara mereka atau biarkanlah mereka. Bila kamu tidak menetapkan diantara mereka, maka mereka tidak akan mampu menimpakan mudharat apapun atas kalian. Namun bila kamu menetapkan hukum diantara mereka, maka tetapkanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah menyintai orang-orang yang adil.

Asbabun Nuzul :

Al-Humaidi meriwayatkan dalam Musnadnya dari Jabir bin Abdullah, ia berkata : Seorang laki-laki dari Fadak berzina, maka penduduk Fadak menulis kepada orang-orang Yahudi di Madinah : Tanyakanlah kepada Muhammad tentang hal ini. Jika dia memerintahkan hukuman cambuk maka ambillah darinya dan jika dia memerintahkan hukuman rajam maka jangan diambil darinya. Mereka pun bertanya kepada Nabi صلی الله عليه وسلم. Dan beliau menyebutkan jawaban yang mirip dengan keterangan diatas. Laki-laki yang berzina itupun dirajam, maka turunlah ayat 42 ini. Al-Baihaqi meriwayatkan dalam ad-Dalail dari hadits Abu Hurairah.

AL MAIDAH : 43

وَكَيْفَ يُحَكِّمُونَكَ وَعِندَهُمُ التَّوْرَاةُ فِيهَا حُكْمُ اللّهِ ثُمَّ يَتَوَلَّوْنَ مِن بَعْدِ ذَلِكَ وَمَا أُوْلَـئِكَ بِالْمُؤْمِنِينَ
Terjemah :
Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang didalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
Tafsir :
Sesungguhnya perbuatan orang-orang Yahudi tersebut adalah aneh. Mereka berhakim kepadamu wahai Rasul, tetapi mereka tetap tidak beriman kepadamu, tidak beriman kepada kitabmu dan Taurat yang mereka imani ada di tangan mereka. Di sana terdapat hukum-hukum Allah, kemudian bila hukum yang kamu tetapkan tidak mereka inginkan maka mereka pasti berpaling. Maka mereka telah menyatukan dua perkara : kufur kepada syariat mereka sendiri dan berpaling dari hukum yang kamu tetapkan. Orang-orang dengan sifat-sifat demikian bukanlah orang-orang Mukmin kepadamu dan kepada ketetapan hukum yang kamu tetapkan.

AL MAIDAH : 44

إِنَّا أَنزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُواْ لِلَّذِينَ هَادُواْ وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُواْ مِن كِتَابِ اللّهِ وَكَانُواْ عَلَيْهِ شُهَدَاء فَلاَ تَخْشَوُاْ النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلاَ تَشْتَرُواْ بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلاً وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
Terjemah :
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
Tafsir :
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Taurat, di dalamnya terdapat petunjuk dari kesesatan, dan keterangan tentang hukum-hukum. Para nabi yang tunduk kepada hukum-hukum Allah dan mengakuinya telah berhukum kepadanya di antara orang-orang Yahudi. Para nabi tersebut tidak menyimpang dari hukum-hukumnya dan tidak menyelewengkannya, para ahli ibadah dan ahli ilmu yang mendidik manusia berdasarkan syariat Allah di kalangan orang-orang Yahudi juga berhakim kepadanya. Hal itu karena para nabi di kalangan mereka tetap menyerahkan tugas menyampaikan Taurat, memahami Taurat dan mengamalkannya kepada para ulama dan ahli ibadah di antara mereka. Orang-orang Rabbaniyin dan para ahli ilmu diantara mereka telah bersaksi bahwa nabi-nabi mereka telah menetapkan kitab Allah sebagai sumber hokum diantara orang-orang Yahudi. Allah berfirman kepada para ahliibadah dan ahli ilmu diantara orang-orang Yahudi : Jangan takut kepada manusia dalam menetapkan hokum-Ku, karena mereka tidak mampu member manfaat kepada kalian dan tidak pula mudharat. Akan tetapi takutlah kalian kepada-Ku karena Aku-lah pemberi manfaat dan penimpa mudharat. Jangan menukar apa yang Aku turunkan dengan harga yang remeh. Karena berhukum kepada selain apa yang diturunkan oleh Allah termasuk perbuatan kekufuran. Orang-orang yang mengganti hokum Allah yang Dia turunkan didalam kitab-Nya lalu mereka menyembunyikannya, mengingkarinya dan menetapkan hokum dengan selainnya dengan keyakinan bahwa hal itu halal dan boleh, maka mereka adalah orang-orang kafir.

AL MAIDAH : 45

وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالأَنفَ بِالأَنفِ وَالأُذُنَ بِالأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ فَمَن تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَّهُ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Terjemah :
Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.
Tafsir :
Kami telah menetapkan atas mereka di dalam Taurat bahwa jiwa dibunuh dengan jiwa, mata diqishash dengan mata, hidung dipotong dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi ditanggalkan dengan gigi, bahwa qishash juga berlaku pada luka-luka. Barangsiapa yang mengambil lebih dari haknya dalam qishash dari sipelaku, maka hal itu adalah pelebur bagi sebagian dosa pelanggar dan peluruh baginya. Barangsiapa tidak berhukum kepada apa yang diturunkan oleh Allah dalam perkara qishash dan lainnya, maka mereka adlaah orang-orang yang melebihi batasan-batasan Allah.

AL MAIDAH : 46

وَقَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِم بِعَيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَآتَيْنَاهُ الإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ
Terjemah :
Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
Tafsir :
Kami menggabungkan Isa putra Maryam dalam deretan nabi-nabi Bani Israil. Dia beriman kepada apa yang tercantum di dalam Taurat, dan mengamalkan isinya yang tidak dinasakh oleh kitabnya. Kami menurunkan Injil kepadanya sebagai pembimbing kepada kebenaran, penjelas hukum-hukum Allah yang tidak diketahui oleh manusia, saksi atas kebenaran Taurat mencakup hukum-hukum yang dikandungnya, Kami menjadikannya sebagai keterangan bagi orang-orang yang takut kepada Allah dan peringatan bagi mereka agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang.

AL MAIDAH : 47

وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الإِنجِيلِ بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فِيهِ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Terjemah :
Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya [419]. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik [420].
________________________________________
[419] Pengikut pengikut Injil itu diharuskan memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalam Injil itu, sampai pada masa diturunkan Al Quran.
[420] Orang yang tidak memutuskan perkara menurut hukum Allah, ada tiga macam: a. karena benci dan ingkarnya kepada hukum Allah, orang yang semacam ini kafir (ayat 44 surat Al Maa-idah). b. karena menurut hawa nafsu dan merugikan orang lain dinamakan zalim (ayat 45 surat Al Maa-idah). c. karena fasik sebagaimana ditunjuk oleh ayat 47 surat ini.
Tafsir :
Hendaknya Ahli Injil di mana Isa diturunkan kepada mereka kepada apa yang diturunkan oleh Allah. Barangsiapa yang tidak berhukum kepada apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka adalah orang-orang yang menyimpang dari perintah Allah dan durhaka kepada-Nya.

AL MAIDAH : 48

وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءهُمْ عَمَّا جَاءكَ مِنَ الْحَقِّ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا وَلَوْ شَاء اللّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَـكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَآ آتَاكُم فَاسْتَبِقُوا الخَيْرَاتِ إِلَى الله مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Terjemah :
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian [421] terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu [422], Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
________________________________________
[421] Maksudnya: Al Quran adalah ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya.
[422] Maksudnya: umat Nabi Muhammad r dan umat-umat yang sebelumnya.
Tafsir :
Kami telah menurunkan al-Qur an kepadamu (wahai Rasul). Segala apa yang ada didalamnya merupakan kebenaran yang bersaksi atas kebenaran kitab-kitab sebelumnya. Ia adalah dari sisi Allah, yang mengakui kebenaran apa yang terkandung didalamnya, menjelaskan penyimpangan yang terjadi padanya, dan menasakh sebagian syariatnya. Maka tetapkanlah hukum di antara orang-orang yang menjadikanmu sebagai hakim dari kalangan orang-orang Yahudi dengan apa yang Allah turunkan kepadamu dalam al-Qur an ini. Dan jangan berpaling dari kebenaran yang telah Allah perintahkan padamu kepada hawa nafsu mereka dan apa yang menjadi kebiasaan mereka. Kami telah menjadikan syariat untuk setiap umat dan jalan yang terang yang mereka amalkan. Bila Allah berkenan niscaya Dia menjadikan syariat kalian semua satu, akan tetapi Allah menjadikannya berbeda-beda untuk menguji kalian, sehingga terlihat orang yang taat dengan orang yang durhaka. Maka bersegeralah kepada apa yang baik bagi kalian di dunia dan di akhirat dengan mengamalkan al-Qur an, karena sesungguhnya tempat kembali kalian hanya kepada Allah. Dia akan mengabarkan kepada kalian apa yang kalian perselisihkan dan membalas masing-masing dengan amal perbuatannya.

AL MAIDAH : 49

وَأَنِ احْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ اللّهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَن يَفْتِنُوكَ عَن بَعْضِ مَا أَنزَلَ اللّهُ إِلَيْكَ فَإِن تَوَلَّوْاْ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللّهُ أَن يُصِيبَهُم بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ
Terjemah :
dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.
Tafsir :
Tetapkanlah hukum wahai Rasul di antara orang-orang Yahudi dengan apa yang Allah turunkan di dalam al-Qur an, dan jangan mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak berkenan berhakim kepadamu. Berhati-hatilah dari mereka sehingga mereka tidak menghalang-halangimu dari sebagian apa yang diturunkan oleh Allah kepadamu sehingga kamu tidak mengamalkannya. Bila orang-orang itu berpaling dari hukum yang kamu tetapkan, maka ketahuilah bahwa Allah ingin memalingkan mereka dari hidayah disebabkan oleh dosa-dosa yang mereka lakukan sebelumnya. Sesungguhnya kebanyakan manusia menyimpang dari ketaatan kepada Rabb mereka.

AL MAIDAH : 50

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ
Terjemah :
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?
Tafsir :
Apakah orang-orang Yahudi tersebut ingin kamu menetapkan hukum di antara mereka berdasarkan kesesatan-kesesatan dan kebodohan-kebodohan yang dikenal oleh orang-orang musyrikin para penyembah berhala? Hal itu tidak terjadi dan tidak patut terjadi. Siapa yang lebih adil hukumnya daripada Allah bagi orang-orang yang berakal yang memahami syariat Allah, beriman kepada-Nya dan meyakini bahwa hukum Allah adalah kebenaran?

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*