Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Hajj 6-10

AL-HAJJ : 6-

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَى وَأَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

TERJEMAH :

Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq [978] dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,

[978] Maksudnya: Allah-lah Tuhan Yang sebenarnya, Yang wajib disembah, Yang berkuasa dan sebagainya.

TAFSIR :

Apa yang telah disebutkan berupa tanda-tanda keuasaan Allah itu, di dalamnya terdapat dalil yang pasti bahwa Allah adalah Rabb yang berhak disembah, yang tidak patut ibadah dilakukan kecuali untuk-Nya. Dia-lah yang menghidupkan segala yang mati, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

AL-HAJJ : 7-

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِي الْقُبُورِ

TERJEMAH :

dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

TAFSIR :

Hari kebangkitan itu pasti akan dating, tidak ada keraguan di dalamnya. Dan Allah akan membangkitkan semua orang yang sudah mati dari kubur mereka untuk dihisab dan diberi balasan.

AL-HAJJ : 8-

وَمِنَ النَّاسِ مَن يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتَابٍ مُّنِيرٍ

TERJEMAH :

Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya [979],

[979] Maksud yang “bercahaya” ialah: yang menjelaskan antara yang hak dan yang batil.

TAFSIR :

Di antara orang-orang kafir terdapat orang-orang yang membantah dengan kebatilan terhadap Allah, tauhid-Nya,Rasul-Nya صلی الله عليه وسلم  yang dipilih-Nya, dan al-Qur’an yang diturunkan-Nya. Bantahan tersebut dengan tanpa ilmu, tanpa penjelasan, dan tanpa kitab dari Allah yang berisikan keterangan dan hujjah yang nyata,

Asbabun Nuzul :

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan dari Abu Malik tentang ayat 8 ini, ia berkata : Ayat ini turun pada an-Nadhr bin al-Harits.

AL-HAJJ : 9-

ثَانِيَ عِطْفِهِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَنُذِيقُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَذَابَ الْحَرِيقِ

TERJEMAH :

dengan memalingkan lambungnya [980] untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan dihari kiamat Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar.

[980] Maksudnya: menyombongkan diri.

TAFSIR :

sambil memalingkan lehernya karena kesombongan, berpaling dari kebenaran, untuk menghalangi orang lain dari masuk ke dalam agama Allah. Kelak ia akan mendapat kehinaan di dunia, dengan tersiarnya keburukannya, dan Kami akan membakarnya dengan api neraka pada Hari Kiamat.

AL-HAJJ : 10-

ذَلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ

TERJEMAH :

(Akan dikatakan kepadanya): “Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya”.

TAFSIR :

Dikatakan kepadanya : Adzab itu disebabkan kemaksiatan dan dosa yang telah kamu kerjakan, dan Allah tidak akan mengadzab seorang pun dengan tanpa dosa.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*