Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Furqaan 41-45

AL-FURQAAN : 41-

وَإِذَا رَأَوْكَ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَذَا الَّذِي بَعَثَ اللَّهُ رَسُولًا

TERJEMAH :

Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan): “Inikah orangnya yang di utus Allah sebagai Rasul?.

TAFSIR :

Wahai Rasul!! Apabila para pendusta itu melihatmu, maka mereka akan mengejekmu dengan mengatakan : Inikah orang yang mengaku dirinya telah diutus oleh Allah sebagai Rasul kepada kita??

AL-FURQAAN : 42-

إِن كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ آلِهَتِنَا لَوْلَا أَن صَبَرْنَا عَلَيْهَا وَسَوْفَ يَعْلَمُونَ حِينَ يَرَوْنَ الْعَذَابَ مَنْ أَضَلُّ سَبِيلًا

TERJEMAH :

Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sembahan- sembahan kita, seandainya kita tidak sabar(menyembah)nya” dan mereka kelak akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.

TAFSIR :

Sesungguhnya hampir saja dia menyesatkan kita dari ibadah kepada berhala-berhala kita karena kuatnya argument dan penjelasannya, sekiranya kita tidak konsisten untuk tetap beribadah kepada berhala-berhala tersebut. Mereka kelak akan mengetahui ketika melihat adzab yang pantas untuk mereka dapatkan, siapa yang lebih sesat agamanya, apakah mereka atau Muhammad??

AL-FURQAAN : 43-

أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا

TERJEMAH :

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,

TAFSIR :

Wahai Rasul!! Perhatikanlah!! Alangkah menakjubkannya orang-orang yang menaati hawa nafsunya seperti mereka menaati Allah?? Apakah kamu bertanggung jawab menjaganya hingga kamu mengembalikan mereka kepada keimanan??

AL-FURQAAN : 44-

أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ إِنْ هُمْ إِلَّا كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا

TERJEMAH :

atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).

TAFSIR :

Ataukah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar ayat-ayat Allah dengan merenungkannya atau memahaminya?? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, sama-sama tidak mau mengambil manfaat dari apa yang mereka dengar. Bahkan mereka jauh lebih sesat jalannya dari binatang ternak itu.

AL-FURQAAN : 45-

أَلَمْ تَرَ إِلَى رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّ وَلَوْ شَاء لَجَعَلَهُ سَاكِنًا ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلًا

TERJEMAH :

Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang- bayang itu,

TAFSIR :

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Allah memanjangkan bayang-bayang saat terbit fajar sampai terbit matahari?? Kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikannya itu tetap dan tidak dihilangkan oleh matahari. Kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*