Tafsir Al-Muyasar Surat AL-Furqaan 16-20

AL-FURQAAN : 16-

لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَاؤُونَ خَالِدِينَ كَانَ عَلَى رَبِّكَ وَعْدًا مَسْؤُولًا

TERJEMAH :

Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya). Soal jawab antara Allah dengan sembahan-sembahan orang-orang kafir di hari kiamat.

TAFSIR :

Bagi orang-orang yang taat di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki dari berbagai macam kenikmatan. Kesenangan mereka di dalam surga kekal. (Wahai Rasul) mereka masuk ke dalam surga karena janji Rabbmu yang bisa dipertanggungjawabkan. Jani yang akan diminta oleh para hamba Allah yang bertakwa. Dan Allah tidak akan menyelisihi janji-Nya.

AL-FURQAAN : 17-

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ فَيَقُولُ أَأَنتُمْ أَضْلَلْتُمْ عِبَادِي هَؤُلَاء أَمْ هُمْ ضَلُّوا السَّبِيلَ

TERJEMAH :

Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah); “Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?”.

TAFSIR :

Pada Hari Kiamat Allah mengumpulkan orang musyrik dan sesembahan yang mereka sembah selain Allah. Allah berfirman kepada para sesembahan tersebut : Apakah kalian menyesatkan para hamba-Ku dari jalan yang benar, dan kalian perintahkan mereka untuk beribadah kepada kalian, ataukah mereka yang tersesat dari jalan-Ku kemudian beribadah kepada kalian dengan keinginan mereka sendiri??

AL-FURQAAN : 18-

قَالُوا سُبْحَانَكَ مَا كَانَ يَنبَغِي لَنَا أَن نَّتَّخِذَ مِن دُونِكَ مِنْ أَوْلِيَاء وَلَكِن مَّتَّعْتَهُمْ وَآبَاءهُمْ حَتَّى نَسُوا الذِّكْرَ وَكَانُوا قَوْمًا بُورًا

TERJEMAH :

Mereka (yang disembah itu) menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagi kami mengambil selain engkau (untuk jadi) pelindung [1060], akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka keni’matan hidup, sampai mereka lupa mengingati (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa”.

[1060] Maksudnya: setelah mereka dikumpulkan bersama-sama apa yang mereka sembah, yaitu: malaikat, Uzair, nabi Isa a.s dan berhala- berhala dan setelah Tuhan menanyakan kepada yang disembah itu, apakah mereka yang menyesatkan orang-orang itu ataukah orang- orang itu yang sesat sendirinya, maka yang disembah itu menjawab bahwa tidaklah patut bagi mereka untuk menyembah selain Allah, apalagi untuk menyuruh orang lain menyembah selain Allah.

TAFSIR :

Para sesembahan selain Allah tersebut kemudian menjawab : Mahasuci Engkau wahai Rabb kami, dari perbuatan apa yang mereka lakukan. Tidaklah patut bagi kami mengangkat selain Engkau para wali yang kami berikan loyalitas kami kepada mereka. Namun Engkau telah memberikan kesenangan kepada orang-orang musyrik tersebut dan nenek moyang mereka dengan harta dan kesehatan saat di dunia, hingga mereka melupakan diri-Mu dan menyekutukan-Mu. Mereka adalah kaum yang akan hancur dan dikuasai oleh kecelakaan dan kehinaan.

AL-FURQAAN : 19-

فَقَدْ كَذَّبُوكُم بِمَا تَقُولُونَ فَمَا تَسْتَطِيعُونَ صَرْفًا وَلَا نَصْرًا وَمَن يَظْلِم مِّنكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيرًا

TERJEMAH :

maka sesungguhnya mereka (yang disembah itu) telah mendustakan kamu tentang apa yang kamu katakan maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.

TAFSIR :

Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang berbuat kesyirikan : Sesungguhnya sesembahan yang kalian sembah telah mendustakan apa yang kalian katakan tentang mereka. Maka mereka pasti tidak akan mampu menolak adzab dari diri kalian dan tidak akan dapat menolong. Barangsiapa yang berbuat syirik kepada Allah dan berbuat zhalim terhadap dirinya dengan beribadah kepada selain Allah dan meninggal dalam keadaan seperti itu, maka Allah akan menimpakan adzab yang sangat dahsyat kepadanya.

AL-FURQAAN : 20-

وَما أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الْأَسْوَاقِ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا

TERJEMAH :

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat.

TAFSIR :

Wahai Rasul!! Kami tidak mengutus Rasul-Rasul sebelum dirimu melainkan mereka adalah manusia biasa. Mereka memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Wahai sekalian manusia!! Kami jadikan sebagian kalian cobaan dan ujian bagi sebagian yang lain yakni dengan petunjuk dan kesesatan, kekayaan dan kemiskinan, sehat dan sakit, apakah kalian akan bersabar dan tetap menjalankan kewajiban yang telah diwajibkan Allah atas kalian. Serta mensyukurinya sehingga Maula kalian (Allah) akan memberikan pahala kepada kalian?? Atukah kalian tidak bersabar sehingga kalian berhak mendapatkan hukuman?? Wahai Rasul!! Rabbmu melihat mana orang yang putus asa dan mana orang yang sabar, mana orang yang kufur dan mana orang yang bersyukur.

Asababun Nuzul :

Al-Wahidi meriwayatkan dari jalan Juwaibir dari adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas berkata : Ketika orang-orang musyrik mencela Rasulullah صلی الله عليه وسلم  karena miskin dan mereka berkata : Mengapa Rasul ini makan makanan dan berkeliling di pasar-pasar. Maka Rasulullah صلی الله عليه وسلم  pun bersedih, maka turun ayat 20 ini.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*