Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Baqoroh 91-100

AL BAQARAH : 91

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُواْ بِمَا أَنزَلَ اللّهُ قَالُواْ نُؤْمِنُ بِمَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا وَيَكْفُرونَ بِمَا وَرَاءهُ وَهُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقاً لِّمَا مَعَهُمْ قُلْ فَلِمَ تَقْتُلُونَ أَنبِيَاء اللّهِ مِن قَبْلُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Terjemah :
Dan apabila dikatakan kepada mereka: Berimanlah kepada Al Quran yang diturunkan Allah, mereka berkata: Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami. Dan mereka kafir kepada Al Quran yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Quran itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?
Tafsir :
Bila sebagian kau muslimin berkata kepada orang-orang Yahudi, Berimanah kepada Al-Quran yang diturunkan oleh Allah. Maka mereka akan menjawab. Kami hanya percaya apa yang Allah turunkan kepada nabi-nabi kami. Dan mereka mengingkari apa yang Allah turunkan setelah itu, padahal ia merupakan kebenaran yang membenarkan apa yang ada di tangan mereka. Seandainya mereka benar-benar beriman kepada Allah, niscaya mereka akan beriman kepada Al-Quran yang membenarkannya. Katakan kepada mereka wahai rasul, Bila kalian beriman kepada apa yang diturunkan oleh Allah kepada kalian, mengapa kalian membunuh nabi-nabi Allah sebelumnya?

AL BAQARAH : 92

وَلَقَدْ جَاءكُم مُّوسَى بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِن بَعْدِهِ وَأَنتُمْ ظَالِمُونَ
Terjemah :
Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mujizat), kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya [73], dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim.
________________________________________
[73] Maksudnya kepergian Musa u ke bukit Thur yang terletak di Sinai, sesudah didatangkan kepadanya mujizat-mujizat.
Tafsir :
Sungguh nabi kalian Musa telah datang kepada kalian dengan membawa mukjizat-mukjizaat yang nyata sebagai bukti atas kebenarannya, seperti angin topan, belalang, kutu, kodok dan lain-lainnya yang Allah sebutkan di dalam Al-Quran yang agung. Sekalipun demikian, kalian justru menjadikan anak sapi sebagai sesembahan setelah Musa pergi untuk bermunajat kepada Rabbnya, kalian telah melanggar batas-batas Allah.

AL BAQARAH : 93

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ خُذُواْ مَا آتَيْنَاكُم بِقُوَّةٍ وَاسْمَعُواْ قَالُواْ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَأُشْرِبُواْ فِي قُلُوبِهِمُ الْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُمْ بِهِ إِيمَانُكُمْ إِن كُنتُمْ مُّؤْمِنِينَ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah! Mereka menjawab: Kami mendengar tetapi tidak mentaati. Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: Amat jahat [74] perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).
________________________________________
[74] Perbuatan jahat yang mereka kerjakan ialah menyembah anak sapi, membunuh nabi-nabi dan melanggar janji.
Tafsir :
Ingatlah saat Kami mengambil perjanjian yang tegas atas kalian agar kalian menerima apa yang dibawa oleh Musa, yaitu Taurat, lalu kalian melanggar perjanjian tersebut, maka Kami mengangat gunung Thur di atas kepala kalian. Kami berfirman kepada kalian, Ambillah apa yang telah Kami berikan kepada kalian dengan sungguh-sungguh, dengarkanlah dan taatilah, bila tidak maka Kami akan menimpakan gunung ini kepada kalian. Lalu mereka menjawab. Kami mendengar firman-Mu dan mendurhakai perintah-Mu. Hal itu karena penyembahan kepada anak sapi telah merasuk ke dalam darah-daging kalian disebabkan sikap kalian yang senantiasa bersikukuh berjalan di atas kekufuran. Katakan kepada mereka wahai Rasul. Benar-benar buruk yang diperintahkan oleh imam kalian kepada kalian, yaitu kesesatan dan kekufuran, bila kalian memang benar-benar membenarkan apa yang diturunkan oleh Allah kepada kalian.

AL BAQARAH : 94

قُلْ إِن كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الآَخِرَةُ عِندَ اللّهِ خَالِصَةً مِّن دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُاْ الْمَوْتَ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Terjemah :
Katakanlah: Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah [75] kematian(mu), jika kamu memang benar.
________________________________________
[75] Maksudnya: mintalah agar kamu dimatikan sekarang juga.
Tafsir :
katakanlah wahai rasul kepada orang-orang yahudi yang mengklaim bahwa surga adalah hak khusus mereka saja, karena mereka mengaku wali-wali Allah bukan manusia yang lain dan bahwa mereka adalah anak-anak dan orang-orang terkasih-nya, Bila perkaranya memang demikian, maka beharapkan kematian untuk orang-orang yang berdusta dari kalian atau dari selain kalian, billa kalian atau dari selain kalian, bila kalian memang benar dalam apa yang kalian dakwaan tersebut.

AL BAQARAH : 95

وَلَن يَتَمَنَّوْهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ وَاللّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمينَ
Terjemah :
Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri), dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya.
Tafsir :
mereka tidak akan melakukan hal tersebut selama-lamanya, karena mereka mengetahui kebenaran Rasulullah dan kebohongan serta kedustaan diri mereka. Ditambah dengan kekufuran dan kedurhakaan yang mereka lakukan yang menyebabkan mereka gagal meraih surga dan berhak atas neraka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zhalim dari para hamba-Nya dan Dia akan membalas mereka atas nya.

AL BAQARAH : 96

وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَى حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُواْ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَن يُعَمَّرَ وَاللّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
Terjemah :
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Tafsir :
ketahuilah wahai Rasul, bahwa orang-orang yahudi adalah orang-orang yang paling berambisi untuk hidup dalam keadaan apapun, sekalipun hidup dengan kehinaan dan kerendahan. Bahkan keinginan mereka untuk hidup mengalahkan keinginan orang-orang musyrikin. Seorang dari mereka berharap hidup seribu tahun. Bila umur yang panjang tersebut terwujud, ia tetap tidak menghindarkannya dari siksa Allah. Tidak sedikitpun dari apa yang mereka lakukan samar bagi Allah, da Dia akan membalas mereka dengan siksaan yang memang layak mereka dapatkan.

AL BAQARAH : 97

قُلْ مَن كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللّهِ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُؤْمِنِينَ
Terjemah :
Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.
Tafsir :
katakanlah wahai Rasul kepada orang-orang yahudi saat mereka berkata, Malaikat musuk kami adalah Jibril. Katakan kepada mereka, Barang siapa menjadi musuh bagi Jibril maka dia menurunkan Al-Quran ke hatimu dengan izin Allah yang membenarkan kitab-kitab Allah yang mendahuluinya, memberi kabar gembira berupa kebaikan dunia dan akhirat bagi orang-orang yang membenarkannya.

Asbabun Nuzul :

Tentang sebab Nuzul ayat ini terdapat kisah yang shahih selain dari kisah Abdullah bin Salam. Ahmad, at-Tirmidzi dan an-Nasa i meriwayatkan dari jalan Bakr bin Syihab dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas, ia berkata : Orang-orang Yahudi datang kepada Rasulullah, mereka berkata : Wahai Abul Qasim, kami menanyakan kepadamu tentang lima perkara, jika kamu bisa menjawab maka kami yakin bahwa kamu adalah Nabi. Lalu dia menyebutkan haditsnya, di dalamnya : Mereka bertanya tentang apa yang diharamkan oleh Israil atas dirinya, tentang tanda Nabi, tentang halilintar dan suaranya, bagimana wanita bisa melahirkan anak laki-laki dan perempuan dan tentang siapa yang datang kepadanya membawa berita dari langit, sampai mereka bertanya : Katakan kepada kami siapa temanmu? Nabi menjawab, Jibril. Mereka berkata : Jibril yang menurunkan perang, peperangan dan adzab, dia adalah musuh kami, kalau kamu berkata, Mikail yang menurunkan rahmat dan hujan bagi tumbuh-tumbuhan niscaya itu baik. Maka turunlah ayat ini.

AL BAQARAH : 98

مَن كَانَ عَدُوًّا لِّلّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللّهَ عَدُوٌّ لِّلْكَافِرِينَ
Terjemah :
Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.
Tafsir :
Barangsiapa memusuhi Allah, malaikat-malaikat-Nya dan utusan-utusan-Nya dari kalangan malaikat dan manusia, khususnya dua malaikat: Jibril dan Mikail, karena orang-orang yahudi mengklaim bahwa musuh mereka adalah Jibril sedangkan Mikail adalah kawan mereka. Katakanlah kepada mereka bahwa siapa yang memusuhi salah seorang dari keduanya, berarti telah memusuhi yang lain sekaligus memusuhi Allah. Karena Allah adalah musuh bagi orang-orang yang mengingkari apa yang dia turunkan kepada Rasul-Nya Muhammad.

AL BAQARAH : 99

وَلَقَدْ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ وَمَا يَكْفُرُ بِهَا إِلاَّ الْفَاسِقُونَ
Terjemah :
Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik.
Tafsir :
Sungguh Kami telah menurunkan kepadamu wahai Rasul ayat-ayat yang jelas lagi nyata yang menetapkan bahwa engkau adalah utusan dari Allah dengan benar dan jujur. Tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Allah kecuali orang-orang yang menyimpang dari agama Allah.

AL BAQARAH : 100

أَوَكُلَّمَا عَاهَدُواْ عَهْداً نَّبَذَهُ فَرِيقٌ مِّنْهُم بَلْ أَكْثَرُهُمْ لاَ يُؤْمِنُونَ
Terjemah :
Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.
Tafsir :
Betapa buruk keadaan Bani Israil saat mereka melanggar perjanjian. Setiap kali mereka menyepakati suatu perjanjian, sekelompok orang dari mereka langsung mencampakkan perjanjian tersebut dan melanggarnya. Engkau bisa melihat mereka menyetujui perjanjian hari ini dan membatalkannya esok hari, bahkan kebanyakan dari mereka tidak membenarkan apa yang dibawa oleh Nabiyullah dan utusan-Nya Muhammad.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*