Tafsir Al-Muyasar Surat Al-Baqoroh 81-90

AL BAQARAH : 81

بَلَى مَن كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيـئَتُهُ فَأُوْلَـئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Terjemah :
(Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
Tafsir :
Hukum Allah tetap, bahwa pelaku dosa-dosa yang menyeretnya kepada kekufuran, dosa-dosanya melingkupinya dari segala arah. Hal ini hanya terjadi pada orang yang mempersekutukan Allah. Mereka adalah orang-orang musyrikin lagi kafir, yang akan menjadi penghuni Neraka Jahanam untuk selama-lamnya, tidak akan pernah terputus darinya.

AL BAQARAH : 82

وَالَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ أُولَـئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Terjemah :
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
Tafsir :
Hukum Alah juga berlaku untuk sebaliknya, bahwa siapa yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya dengan ikhlas, melakukan amal shalih yang sesuai dengan syariat Allah yang Dia wahyukan kepada Rasul-rasul-Nya, mereka ini di akhirat adalah para penghuni surga untuk selama-lamnya, tidak akan pernah terputus baginya.

AL BAQARAH : 83

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لاَ تَعْبُدُونَ إِلاَّ اللّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً وَذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَقُولُواْ لِلنَّاسِ حُسْناً وَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ وَآتُواْ الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلاَّ قَلِيلاً مِّنكُمْ وَأَنتُم مِّعْرِضُونَ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.
Tafsir :
Ingatlah wahai Bani Israil saat kami mengambil perjanjian yang tegas atas kalian, agar kalian menyembah Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, berbuat baik kepada kedua orang tua, para kerabat, anak-anak yang ditinggal mati bapak mereka sebelum mereka mencapai usia baligh, orang-orang yang membutuhkan yang tidak mempunyai apa yang bisa menutup hajat kebutuhan mereka, agar kalian berkata dengan perkataan paling baik kepada manusia, ditambah dengan mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Namun kalian justru berpaling dan membatalkan perjanjian tersebut, kecuali sedikit orang dari kalian, dan kalian tetap bersikukuh menolah dan berpaling.

AL BAQARAH : 84

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ لاَ تَسْفِكُونَ دِمَاءكُمْ وَلاَ تُخْرِجُونَ أَنفُسَكُم مِّن دِيَارِكُمْ ثُمَّ أَقْرَرْتُمْ وَأَنتُمْ تَشْهَدُونَ
Terjemah :
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu): kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya.
Tafsir :
ingatlah wahai Bani Israil saat Kami mengambil perjanjiaan yang tegas atas kalian di dalam Taurat agar sebagian dari kalian tidak menumpahkan darah sebagian yang lain, dan sebagian dari kalian tidak mengusir sebagian yang lain dari tanah tumpah darahnya. Kalian mengakui hal itu dan kalian bersaksi atas kebenarannya.

AL BAQARAH : 85

ثُمَّ أَنتُمْ هَـؤُلاء تَقْتُلُونَ أَنفُسَكُمْ وَتُخْرِجُونَ فَرِيقاً مِّنكُم مِّن دِيَارِهِمْ تَظَاهَرُونَ عَلَيْهِم بِالإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَإِن يَأتُوكُمْ أُسَارَى تُفَادُوهُمْ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْكُمْ إِخْرَاجُهُمْ أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاء مَن يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنكُمْ إِلاَّ خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا اللّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Terjemah :
Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa) dan mengusir segolongan daripada kamu dari kampung halamannya, kamu bantu membantu terhadap mereka dengan membuat dosa dan permusuhan; tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, padahal mengusir mereka itu (juga) terlarang bagimu. Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat [68].
________________________________________
[68] Ayat ini berkenaan dengan cerita orang Yahudi di Madinah pada permulaan Hijrah. Yahudi Bani Quraizhah bersekutu dengan suku Aus, dan Yahudi dari Bani Nadhir bersekutu dengan orang-orang Khazraj. Antara suku Aus dan suku Khazraj sebelum Islam selalu terjadi persengketaan dan peperangan yang menyebabkan Bani Quraizhah membantu Aus dan Bani Nadhir membantu orang-orang Khazraj. Sampai antara kedua suku Yahudi itupun terjadi peperangan dan tawan menawan, karena membantu sekutunya. Tapi jika kemudian ada orang-orang Yahudi tertawan, maka kedua suku Yahudi itu bersepakat untuk menebusnya kendatipun mereka tadinya berperang-perangan.
Tafsir :
kemudian kalian wahai Bani Israil melanggarnya, sebagian dari kalian membunuh sebagian yang lain, sebagiian dari kalian mengusir sebagian yang lain dari tanah kelahirannya, sebagian dari kalian bersengkongkol dengan sebagian yang lain untuk melakukan pelanggaran terhadap sebagian yang lain. Bila datang kepada kalian para tawanan di tangan musuh, maka kalian akan berusaha untuk membebaskan mereka dari tawanan melalui tebusan, padahal mengusir mereka dari tanah tanah kelahiran mereka adalah haram atas kalian. Betapa buruk apa yang kalian kerjakan saat kalian beriman kepada sebagian hukkum Taurat dan kafir kepada sebagian hukumnya yang lain! Maka siapa yang melakukan hal tersebut di antara kalian, tidak mendapatkan balasan kecuali kehinaan dan kerendahan di dunia. Sementara di Hari Kiamat kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam siksa yang paling buruk di Neraka. Allah tidak lalai terhadap apa yang akan kalian lakukan.

AL BAQARAH : 86

أُولَـئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُاْ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالآَخِرَةِ فَلاَ يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلاَ هُمْ يُنصَرُونَ
Terjemah :
Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.
Tafsir :
Mereka adalah orang-orang yang mengedepankan kehidupan dunia atas akhirat, maka siksa tidak akan diringankan dari mereka, dan mereka tidak mempunyai penolong yang membantu mereka lepad dari adzab Allah.

AL BAQARAH : 87

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِن بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ أَفَكُلَّمَا جَاءكُمْ رَسُولٌ بِمَا لاَ تَهْوَى أَنفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقاً كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقاً تَقْتُلُونَ
Terjemah :
Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mujizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus [69]. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?
________________________________________
[69] Maksudnya: kejadian Isa u adalah kejadian yang luar biasa, tanpa bapak, yaitu dengan tiupan Ruhul Qudus oleh Jibril kepada diri Maryam. Ini termasuk mujizat Isa u Menurut jumhur musafirin, bahwa Ruhul Qudus itu ialah malaikat Jibril.
Tafsir :
Sungguh Kami telah memberikan Taurat kepada Musa, dan Kami mengutus para rasul kepada Bani Israil setelahnya. Kami memberikan mukjizat-mukjizat yang jelas kepada Isa putra Maryam, dan Kami mendukungnya dengan Jibril. Apakah setiap kali kalian didatangi oleh seorang Rasul dari sisi Allah yang tidak sejalan dengan hawa nafsu kalian, kalian menyombongkan diri kepadanya, sebagian dari para rasul tersebut kalian bunuh dan sebagian yang lainnya kalian dustakan.

AL BAQARAH : 88

وَقَالُواْ قُلُوبُنَا غُلْفٌ بَل لَّعَنَهُمُ اللَّه بِكُفْرِهِمْ فَقَلِيلاً مَّا يُؤْمِنُونَ
Terjemah :
Dan mereka berkata : Hati kami tertutup. Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman.
Tafsir :
Bani Israil berkata kepada Nabiyullah dan utusan-Nya Muhammad SAW, Hati kami tertutup, ucapanmu tidak merasuk kedalamnya. Padahal perkaranya tidak seperti yang mereka katakan. Sebaliknya hati mereka dilaknat, dikunci rapat oleh Allah, mereka terusir dari rahmat Allah disebabkan karena pengingkaran mereka, sehingga mereka tidak beriman kecuali dengan iman yang sangat sedikit yang tidak berguna bagi mereka.

AL BAQARAH : 89

َلَمَّا جَاءهُمْ كِتَابٌ مِّنْ عِندِ اللّهِ مُصَدِّقٌ لِّمَا مَعَهُمْ وَكَانُواْ مِن قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُواْ فَلَمَّا جَاءهُم مَّا عَرَفُواْ كَفَرُواْ بِهِ فَلَعْنَةُ اللَّه عَلَى الْكَافِرِينَ
Terjemah :
Dan setelah datang kepada mereka Al Quran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka [70], padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka lanat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
________________________________________
[70] Maksudnya kedatangan Nabi Muhammad yang tersebut dalam Taurat dimana diterangkan sifat-sifatnya.
Tafsir :
Saat Al-Quran datang kepada mereka dari Allah dengan membenarkan Taurat yang ada di tangan mereka, mereka mengingkarinya kenabian Muhammad SAW, padahal sebelum Muhammad diutus mereka berharap akan mendapatkan kemenangan dengannya melaawan orang-orang musyrikin Arab. Mereka berkata, Telah dekat saat diutusnya Nabi akhir zaman, kami akan mengikutinya dan akan memerangi kalian bersamanya. Akan tetapi saat Rasul yang mereka ketahui sifat-sifatnya dan kejujurannya tersebut datang, mereka justru mendustakanna dan mengingkarinya. Maka laknat Allah atas siapa pun yang kafir kepada Nabiyullah dan utusan-Nya, Muhammad SAW dan kitab-kitab-Nya yang Dia wahyukan kepada-Nya.

Asbabun Nuzul :

Al-Hakim meriwayatkan dalam Al-Mustadrak dan al-Baihaqi dalam ad-Dalail dengan sanad dhaif dari Ibnu Abbas, ia berkata : Orang-orang Yahudi Khaibar berperang melawan orang-orang Ghathafan, setiap kali perang terjadi orang-orang Yahudi selalu kalah, maka mereka berkindung keapda doa ini : Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dengan hak Muhammad, Nabi yang ummi, di mana Engkau telah menjanjikan keapada kami untuk mengutusnya di akhir zaman, berilah kami kemenangan atas mereka. MaKa setiap kali mereka berperang, mereka membaca doa ini dan mereka mengalahkan orang-orang Ghathafan, tetapi ketika Nabi telah diutus mereka kafir kepadanya maka Allah menurunkan ayat 89 ini.

AL BAQARAH : 90

ِئْسَمَا اشْتَرَوْاْ بِهِ أَنفُسَهُمْ أَن يَكْفُرُواْ بِمَا أنَزَلَ اللّهُ بَغْياً أَن يُنَزِّلُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ عَلَى مَن يَشَاء مِنْ عِبَادِهِ فَبَآؤُواْ بِغَضَبٍ عَلَى غَضَبٍ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُّهِينٌ
Terjemah :
Alangkah buruknya (hasil perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya [71] kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka mendapat murka sesudah (mendapat) kemurkaan [72]. Dan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan.
________________________________________
[71] Maksudnya: Allah menurunkan wahyu (kenabian) kepada Muhammad
[72] Maksudnya: mereka mendapat kemurkaan yang berlipat-ganda yaitu kemurkaan karena tidak beriman kepada Muhammad r dan kemurkaan yang disebabkan perbuatan mereka dahulu, yaitu membunnuh nabi, mendustakannya, merobah-robah isi Taurat dan sebagainya.
Tafsir :
Sungguh buruk apa yang dipilih oleh Bani Israil untuk diri mereka, saat mereka menukar iman dengan kekufuran karena kezaliman dan hasad, hanya karena Allah SWT menurunkan karunia-Nya berupa Al-Quran kepada Nabiyullah dan utusan-Nya Muhammad SAW, Maka mereka memikul murka dari Allah disebabkan oleh pengingkaran mereka terhadap Nabi Muhammad SAW setelah mereka juga mendapatkan murka-Nya disebabkan oleh penyelewengan mereka terhadap Taurat. Orang-orang yang mengingkari kenabian Muhammad SAW mendapatkan siksa yang menghinakan dan merendahkan mereka.

bagikan ini

Leave a Reply

You are not allowed to enter any URLs in the comment area.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*